
Rama dan ana akhirnya sampe rumah, rehan pun menyambut kakak iparnya dengan bahagia dirumah juga ada ayu.
"Kakak ipar, aku sangat merindukanmu" Ucap Rehan sambil menarik tangan ana masuk kedalam rumah.
Ana yang melihat ayu ada dirumah merasa kaget tidak biasanya ayu kesini kalau dirinya tidak dirumah.
"Apa kalian sedang pacaran di siang bolong seperti ini" Ucap Rama tiba-tiba.
"Hahh, apa kamu pacaran dengan adik iparku ayu" Ucap ana Ingin tau.
"Aduh kalian berdua apaan sih kak, kita disini tidak sedang pacaran" Ucap Rehan pada ana dan Rama.
"Benar, apa kata Rehan kita tidak pacaran tuan Rama, ana" Timpal ayu.
"Ayu, jika kalian pacaran juga aku akan bahagia kelak kau akan jadi saudara iparku" Ucap ana penuh hayalan.
Ayu hanya menggelengkan kepalanya tidak percaya dengan pemikiran sahabatnya bisa sampe sejauh itu.
"Sudahlah sayang, ayo kita ke kamar biarkan mereka berduaan atau kita akan menjadi obat nyamuk disini" Ucap Rama sambil menarik tangan ana untuk segera menuju kamarnya.
Dikamar.
__ADS_1
"Lelah sekali hari ini" Ucap ana sambil merebahkan diri di ranjang tempat tidurnya.
"Sayang, kasur ini empuk sekali aku rindu kasur ini" Ucap ana sambil memejamkan matanya.
"Kamu istrihatlah istriku, aku masih ada kerjaan yang harus aku selesaikan" Ucap Rama sambil duduk ditempat kerjanya.
Tempat kerja Rama sekerang dipindahkan ke dalam kamar, karena istrinya yang penakut jadi Rama akhirnya memindahkannya ke kamar agar bisa menemani ana.
Ana tertidur pulas karena sangat lelah.
Dimeja kerja Rama, Rama pun sedang duduk sambil mengerjakan pekerjaannya yang beberapa hari ini ditinggalkannya, setelah beberapa lama akhirnya pekerjaan Rama pun selesai.
*Tidak terasa pernikahanku sudah berjalan hampir 5 bulan, tapi ana belum hamil juga* Keluh Rama dalam hati yang memang sudah ingin punya anak.
"Istirahatlah sayang, pasti beberapa hari kamu sangat lelah dan tidak nyaman tinggal ditempat kecil seperti kemarin" Ucap Rama sambil memperhatikan wajah istrinya yang begitu tenang ketika tidur.
Rama akhirnya turun menuju ruang bawah menemui ayu dan Rehan.
"Kalian sudah makan" Tanya Rama tiba-tiba.
"Belum kakak" Jawab Rehan.
__ADS_1
"Ayu juga belum makan?" Tanya Rama.
"Belum tuan, Rehan tidak memberikan makan padaku" Ucap ayu pada Rama.
"Panggil kakak saja ayu, jangan tuan" Ucap Rama pada ayu.
"Baik kakak Rama" Ucap ayu dengan pelan.
"Rehan, pesanlah beberapa makanan untuk makan siang kalian pesankan juga buat kakak iparmu" Ucap Rama pada Rehan sambil memberikan beberapa lembar uang pada Rehan.
Rehan segera memesan beberapa menu makanan kesukaan ayu, kesukaan kakak iparnya dan kesukaan untuk dirinya sendiri.
Setelah beberapa saat akhirnya makanan yang dipesan oleh Rehan pun sampe dan sekarang ayu dan rehan sedang menikmati makanannya sedangkan Rama sedang duduk menonton televisi.
"Bagaimana? kakak Rama lebih perhatian dari pada dirimu Rehan" Ucap ayu tidak menyangka.
"Ayu, kak Rama tadi cuma kebetulan bertanya saja pada kita" Ucap Rehan yang tidak terima disalahkan oleh ayu.
"Kamu ngeles aja Rehan, bilang saja kamu memang tidak peka atau sengaja membiarkan aku kelaparan" Ucap ayu yang kesal pada Rehan.
Rehan yang lupa menyiapkan makanan untuk ayu, Rehan jadi merasa bersalah.
__ADS_1
Selamat malam buat pembaca setia, terimakasih buat yang sudah vote dan meninggalkan jejaknya😘😘