Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
138. Berkunjung kerumah rian


__ADS_3

 


Ana pun menghabiskan mangga muda yang diberikan oleh suaminya.


 


"Sayang, ini segar sekali dan sekarang aku sudah tidak merasakan mual lagi sayang" Ucap ana pada rama dengan senyum manisnya.


"Iya sayang, ayo sekarang kita kerumah rian!" Ajak rama pada ana.


"Emangnya tuan rian libur, dia biasanya ada tempat kerjanya kalau jam segini" Ucap ana, ana yang merasa mantan pegawai kerja ditempat rian jadi terbiasa menyebut nama rian dengan sebutan tuan rian.


"Rian dirumah, aku sudah bilang mau mengunjungi kerumahnya" Ucap rama.


Ana pun tidak menjawab perkataan suaminya lagi dan langsung bangkit dari tempat duduknya untuk segera bersiap-siap.


"Aku ganti baju sebentar ya, sayang" Ucap ana, karena kali ini ana masih memakai daster rumahan.

__ADS_1


"Iya jangan lama-lama" Jawab rama.


Ana pun pergi menuju masuk ke dalam kamarnya dan berganti pakaian, setelah beberapa saat ana selesei berganti pakaian dan langsung menemui suaminya.


"Ayo, kita berangkat aku udah siap" Ajak ana.


Rama pun bangkit dari duduknya dan langsung menuju ke mobilnya. seperti biasa rama selalu membukakan pintu mobilnya buat istri tercinta.


Didalam mobil.


"Sayang, aku bahagia sekali punya kamu" Ucap rama tiba-tiba dengan penuh arti.


Rama tersenyum melihat wanita disampingnya begitu bahagia karena cinta dan kasih sayangnya selama ini.


Setelah beberapa saat sampailah di kediaman rian.


Rian yang sedang duduk dikursi depan rumah langsung melihat kedatangan sahabatnya bersama istrinya.

__ADS_1


"Hey bocah tengil, tumben datang ke rumahku dan kali ini membawa istrimu, apa kalian akan bertengkar dirumahku" Tanya rian penuh tanda tanya.


"Hey manusia jomblo, apa aku harus jauh-jauh datang kerumahmu hanya untuk menumpang untuk bertengkar dengan istriku? kamarku begitu luas dirumah dan aku bisa melakukannya pertengkaran sengit dengan istriku nanti malam" Ucap rama yang tidak mau kalah.


"Tuan rian, apa ana boleh duduk ana sudah berdiri dari tadi?" Tanya ana tiba-tiba.


Rian pun tersenyum jail melihat ana namun merasa kasian pada ana.


"Ana panggil saya, kak rian aja kan sekarang kamu adalah istri dari rama dan sudah bukan menjadi pegawaiku lagi" Ucap rian dengan begitu lembut, dan mempersilahkan ana untuk duduk dikursi.


"Apa kamu sedang menggoda istriku? kenapa kamu berbicara dengan begitu lembut pada istriku sedangkan denganku kamu selalu memperkeras suaramu" Ucap rama dengan nada kesal.


"Apa-apaan kau ini ram? ana itu wanita patutlah aku berbicara lembut padanya, dan satu lagi mana mungkin aku menggoda gadis kecil seperti ana, aku bukan kamu rama yang sukanya daun muda dan dihatiku hanya ada satu wanita selama ini" Ucap rian dengan nada kesal, namun tetap diiringi dengan tawa-tawa kecil seperti orang sedang bercanda.


"Aku tahu, gadis itu silvia maharani. kamu tahu via sudah pulang dari luar negeri aku sudah bertemu dengannya" Ucap rama dengan nada begitu serius.


Ana hanya duduk sambil memakan cemilan yang ada dimeja kecil tanpa meminta izin dengan rian. ana pun hanya melihat dan mendengarkan suaminya dan rian saling bicara.

__ADS_1


"Apakah sungguh via sudah pulang ram?" Tanya rian dengan nada penasaran, karena via tak pernah memberikan kabar padanya.


Buat para pembaca setia, terimakasih ya😘🙏


__ADS_2