Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
131. Periksa ke dokter


__ADS_3

Karena ana sudah bangun mami dan rehan Pun ingin ikut mengantar periksa ke dokter.


Akhirnya rama pun menyuruh ana agar segera


Bersiap untuk pergi periksa.


"Sayang, bersiaplah kita pergi ke dokter. aku Tunggu kamu dibawah ya mami dan rehan Juga ikut sayang" Ucap rama pada ana.


Ana pun bangkit dari tidurnya dan segera Bersiap-siap, Ana pun memakai baju dress Yang biasanya namun sekarang agak sempit.


*Apa baju ini kekecilan, padahalkan baju ini Belum lama dibeli oleh rama. apa benar aku Sedang hamil namun aku tidak merasakan Adanya tanda-tanda kehamilan seperti mual Atau muntah* Guman ana dalam hati.


Ana pun mencari pakean yang lain yang agak Besar dan longgar, sambil memakai pakaian Ana pun berbicara sendiri di depan meja rias.


"Ini baju muat, mungkin rama yang membeli


Bajunya kekecilan" Ucap ana sambil Bercermin.


Setelah setengah jam lebih lamanya, akhirnya


Ana keluar dari kamarnya dan menuju ke Ruang tengah diruang tengah pulau sudah Ada mami, rehan dan rama yang sedang Menunggu ana.


"Sayang, kenapa kamu begitu lama" Tanya Rama tiba-tiba dengan nada sedikit kesal.


"Aku mencari pakaian yang pas dibadan Aku, kamu tahu baju yang kamu belikan Beberapa lalu masa sudah tidak dimuat lagi dibadan Aku" Jawab ana dengan panjang lebar, Namun biarpun menunjukkan rasanya kesal

__ADS_1


Tapi wajahnya masih terlihat imut.


"Sayang, kamu tidak usah kesal nanti setelah


Periksa kita membeli baju lagi buat kamu" Ucap rama berusaha membuat istrinya agar Tidak kesal lagi.


"Iya nak benar kata suamimu, nanti mami Juga akan membelikan beberapa untukmu Ana" Timpal mami tiba-tiba, Ana pun begitu Bahagia karena mertuanya juga sangat Sayang dan perhatian pada dirinya.


"Mami, rama terimakasih ya" Ucap ana Dengan nada bahagia.


Setelah obrolan beberapa saat akhirnya rama Dan semuanya pun pergi menuju mobil.


"Rehan, kamu yang bawa mobilnya" Ucap Rama sambil melempar kunci mobilnya pada Rehan.


Rehan pun langsung menangkap kunci mobil Tersebut dan langsun membukakan pintu Untuk maminya.


Sedangkan ana dan rama duduk dibelakang.


"Sayang masuklah, hati-hati ya" Ucap Rama


Ana pun langsung masuk ke dalam mobil.


Setelah semuanya siap rehan pun langsung Melajukan mobilnya untuk segera menuju Kerumah sakit xx.


Setelah beberapa saat sampelah dirumah Sakit, rama dan yang lainnya pun langsung Masuk ke dalam.

__ADS_1


Setelah menunggu beberapa saat, akhirnya Nama ana pun dipanggil. rama dan ana pun


Langsung masuk keruang tempat periksa.


"Selamat malam tuan rama" Ucap dokter Silvia, dokter silvia adalah teman rama jadi mereka sudah saling mengenal.


"Selamat malam juga dok" Jawab rama.


"Kenapa tidak bikin janji dulu ram, jadikan Harus mengantri coba kalo bikin janji dulu" Ucap dokter silvia pada rama.


"Tidak apa-apa dok, dokter saya ingin Memeriksakan istri saya apa istri saya sudah Hamil atau belum" Ucap rama pada dokter.


"Apa kamu sudah menikah ram?" Ucap dokter Silvia kaget karena memang waktu itu dokter Silvia tidak diundang oleh rama.


"Sudah hampir satu tahun dok, apa waktu itu


Rian tidak bilang padamu" Ucap rama pada Silvia.


Ana bingung kenapa rama dan silvia begitu Akrab, namun ana memilih mendengarkan Percakapan mereka.


"Tidak, setelah kepergian aku waktu itu aku Benar-benar tidak menghubungi rian sama Sekali. aku sudah pulang saja rian tidak tahu" Ucap silvia pada rama.


"Dia masih menunggumu sampai saat ini via Dia bahkan dia membuka pintu hatinya untuk Wanita lain via" Ucap rama tiba-tiba, Membuat silvia salah tingkah.


,"Rama, apakah ini istrimu dia cantik sekali" Ucap silvia berusaha mengalihkan Pembicaraan rama.

__ADS_1


"Nona cantik, ayo kita periksa dulu ya" Ucap Silvia pada ana, ana pun mengikuti langkah Silvia dan meninggalkan suaminya yang Masih terdiam ntah apa yang suaminya Pikirkan untuk saat ini.


Selamat sore semuanya🙏🙏


__ADS_2