Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
53. Kedatangan ayu


__ADS_3

Rama yang melihat istrinya tertidur Sangat pulas hanya bisa tersenyum bahagia bisa melihat wajah istrinya yang begitu tenang.


Rama pun menghampiri ana yang sedang tertidur diranjang tempat mereka tidur, ana pun terbangun merasakan sentuhan tangan Rama.



"Apakah kau sangat lelah sayang, sampai melupakan suamimu" Ucap dengan lembut.


Ana pun menatap Rama dengan senyum manisnya.


"Haruskah aku melupakan suamiku yang serba bisa ini" Ucap ana dengan nada meledek Rama.


"Jika kamu lupa, aku akan mengingatkannya" Ucap Rama Sambil mengecup bibir mungil ana.


"Selalu tanpa izin kalo mau melakukannya" Ucap dengan nada protes.


"Semua ini milikku sayang, apakah harus izin pada yang punya" Ucap Rama Sambil memeluk erat tubuh ana.


"Tentu saja sayang, agar aku siap dan bisa menerimanya dengan baik" Goda ana yang membuat Rama tergoda


"Haruskah kita mengulanginya kembali" Ucap Rama yang sudah perlahan mendaratkan bibirnya dibibir mungil ana yang sudah mulai bisa mengimbangi permainan Rama dalam berciuman membuat Rama perlahan-lahan menikmati permainan dari ana, setelah beberapa detik nafas ana sudah tidak diatur ana pun mengigit bibir Rama memberi tanda agar melepaskan ciumannya.


"Sayang, kenapa kamu selalu menggigitku bibirku kalau akan mengakhiri ciuman" Ucap Rama kesal sambil memegang bibirnya yang baru saja digigit oleh ana.

__ADS_1


"Maafkan aku sayang, tapi gigitanku enakkan sayang" Goda ana pada Rama yang membuat Rama ingin melakukannya lagi namun ditolak sama ana.


"Kenapa sayang" Ucap Rama ingin tau.


"Kita lanjutkan nanti sayang, ayu akan datang kerumah" Ucap ana memberi penjelasan pada Rama.


Rama pun mengerti dengan ucapan ana.


"Aku kebawah dulu ya sayang" Ucap ana pada Rama.


"Iya sayang, nanti aku akan menyusul" Ucap Rama pada ana.


Ana pergi meninggalkan Rama dan menemui ayu yang sudah ada diruang tamu.


"Ana, aku juga sangat merindukanmu" Ucap ayu Sambil membalas pelukan ana.


"Ana, aku bawakan makanan kesukaanmu" Ucap ayu Sambil melepaskan pelukannya dari tubuh ana.


"Sungguh ayu, terimakasih aku kangen sekali dengan makanan ini" Ucap ana penuh semangat.


"Kakak ipar, apa yang kau masak kenapa begitu enak sekali aromanya" Ucap rehan tiba-tiba.


Rehan yang tidak tau ada ayu Rehan pun kaget melihat ayu ada dirumahnya.

__ADS_1


"Ayu, apa kau merindukanku makanya kau sengaja datang ke rumahku??" Ucap Rehan penuh dengan begitu percaya diri.


"Aku sama sekali tidak merindukan dirimu!! saya merindukan ana" Ucap ayu pada Rehan.


"Kurasa kalian berdua sangat cocok" Ucap Rama tiba-tiba.


"Apa kabar tuan Rama" Ucap ayu pada Rama dan tidak mempedulikan kata-kata Rama.


"Saya baik ayu, duduklah" Ucap Rama pada ayu.


"Kak Rama, kata-kata yang kau ucapkan benar aku sangat cocok dengan ayu" Ucap Rehan percaya diri.


"Rehan, menurutmu kita sangat cocok tapi bagi saya tidak ada kecocokan diantara kita" Ucap ayu tegas kepada Rehan.


"Berhentilah kalian berdebat atau kalian akan saling jatuh cinta dengan sikap kalian ini" Ucap ana tiba-tiba sesuai pengalaman ana dulu waktu pertama kali mengenal Rama hampir setiap hari Rama dan berdebat tidak jelas tapi akhirnya menikah juga.


"Aku akan sangat bahagia kakak ipar, jika ayu kelak mencintaiku" Ucap Rehan menanggapi ucapan kakak iparnya.


"Ayu, aku tidak apa-apa jika kau jatuh cinta pada adikku ini" Ucap Rama yang sudah memberi restu pada ayu.


"Ana apa kau tidak pusing menghadapi kakak dan adik yang selalu merasa benar dengan ucapannya setiap hari" Ucap ayu pada ana yang ditunjukkan pada Rama dan Rehan.


"Aku sudah terbiasa ayu" Ucap ana pada ayu.

__ADS_1


Nihh kalo lagi gak ada kerjaan author bisa up banyak 😘😘🙏🙏


__ADS_2