Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
149. Mencari serabi solo


__ADS_3

 


Setelah menyelesaikan semua pekerjaannya rama pun bergegas untuk pulang, diperjalanan pulang pun rama mencarikan serabi solo untuk istrinya.


"Jam segini dimana yang menjual serabi solo?? kadang keinginan calon anakku itu aneh-aneh, kenapa sih nak kamu pinginnya yang susah sekali papa cari?" keluh rama, yang memang sendirinya saja belum pernah makan serabi solo itu seperti apa?


Rama pun memberhentikan mobilnya disetiap ada tukang kue bahkan tukang kue pinggir jalan saja rama datangin, untuk memastikan ada atau tidak serabi solonya.


"Pak, apa ada serabi solo?" tanya rama dengan nada sopan pada penjual kue.


"Tinggal 2 biji nak, ini rasa coklat dan pisang" ucap tukang kue tersebut.


Rama pun merasakan bersyukur biarpun hanya dua biji setidaknya rama bisa memberikan kepada istrinya dengan senang hati.


"Iya pak, tidak apa-apa. berapa pak semuanya?" tanya rama pada penjual kue.


"Semuanya 5 ribu rupiah nak" jawab penjual kue tersebut, sambil memasukkan serabi solo tersebut kedalam plastik, setelah dimasukkan ke dalam plastik penjual kue tersebut pun langsung memberikan serabi solo tersebut pada rama.


Rama pun menerima serabi solo tersebut dengan begitu bahagia, biarpun hanya dapat dua biji setidaknya rama bisa menuruti ngidam istrinya.

__ADS_1


"Iya pak uangnya" ucap rama sambil memberikan dua lembar uang seratus ribuan pada penjual kue tersebut.


Penjual kue tersebut pun bingung dan bertanya pada rama.


"Nak, maaf ini kebanyakan uangnya" ucap penjual kue, sambil memberikan uangnya kembali pada rama.


"Tidak apa-apa, itu buat bapak!! terimakasih ya pak" ucap rama pada penjual kue tersebut.


"Sungguh, bapak yang harusnya berterimakasih padamu nak" ucap bapak penjual kue.


Rama pun tersenyum pada penjual kue tersebut dan langsung berpamitan dengan penjual kue tersebut.


*Didalam mobil.


"Ternyata ini sangat wangi, rasanya juga seperti enak harganya juga terjangkau. sayang-sayang padahal kamu bisa ngidam yang mahal-mahal yang enak-enak, tapi ya sudahlah yang penting anak dan istriku senang aku membawakan ini untuk mereka" ucap rama pada diri sendiri, yang begitu plin plan dengan ucapannya sendiri.


Setelah beberapa saat, rama pun sampe di depan rumah dan langsung memarkirkan mobilnya dibagasi rumahnya, setelah memarkirkan mobilnya rama pun langsung bergegas masuk untuk menemui istrinya.


"Sayang, ana sayang aku pulang" teriak rama yang melihat rumahnya begitu sepi.

__ADS_1


Mami rama yang sedang duduk nonton tv pun menjawab pertanyaan rama.


"Rama, istrimu ada dikamar dia baru saja masuk kedalam kamar" jawab mami tiba-tiba.


"Kirain tadi tidak ada orang mam, ternyata ada mami. ya udah mam rama ke kamar dulu ya" ucap rama, dan langsung meninggalkan maminya yang sedang asik menonton tv.


Dikamar rama.


Ana sedang berbaring ditempat tidur sambil membaca novel kesukaannya.


"Sayang, buku apa yang sedang kamu baca?" tanya rama tiba-tiba, membuat ana kaget karena rama masuk ke dalam kamarnya tanpa bersuara.


"Rama, kamu mengagetkan aku saja ih" ucap ana yang masih merasa kaget.


"Maafkan aku sayang, ini aku bawakan serabi solo bukankah kamu ingin makan ini" ucap rama dengan begitu senang, rama pun menghampiri istrinya yang sedang berbaring di ranjang tempat tidurnya.


"Sayang, maaf tapi aku sudah pingin makan serabi solo lagi" ucap ana sambil memeluk rama dengan begitu manja.


Rama pun langsung merasa kesal, namun rama tetap berusaha sabar dan tidak mau sampe membentak atau membuat istrinya menangis lagi seperti tadi pagi.

__ADS_1


"Baiklah sayang, tidak apa-apa biar nanti aku yang makan serebi solonya" ucap rama penuh rasa sabar.


Selamat siang semuanya, pokoknya terimakasih buat yang sudah selalu mendukung author, memberikan semangat pada author, pokoknya tanpa kalian semua author pasti tidak akan menjadi apa-apa 🙏🙏😘😘


__ADS_2