
Ana pergi ke kamar mandi sedang Rama menunggu Ana sambil duduk ditepi ranjangnya dan memikirkan hal tadi apakah Rama salah telah melakukan hal tersebut.
Setengah jam kemudian.
"Kenapa Ana begitu lama didalam kamar mandi sana" ucap Rama Sambil memanggil-manggil Ana dengan nada kawatir.
"Ana... Ana kamu baik-baik saja" tanya Rama.
Ana menjawab pertanyaan Rama dengan lirih.
"Rama, Aku baik-baik saja tunggu sebentar" ucap Ana dari dalam kamar mandi.
"Ayo cepetan kita makan malam dulu, Mami, Papi dan Rehan sudah menunggu kita dibawah" ucap Rama.
Ana keluar dari kamar mandi.
"Maaf rama Aku lama" ucap Ana
"tidak apa-apa, ayo cepet turun" ucap Rama.
Rama berjalan menuju keluar kamar Ana mengikuti langkah kaki Rama, sesampainya diruang makan.
"Duduklah sayang, ayo makan dulu" ucap mami mengajak Ana untuk duduk.
"Apa hanya Ana yang diperhatikan disini? apakah Mami tidak menyuruh anak Mami juga untuk makan?" ucap Rama merajuk
"Tidak-tidak anak Mami, sini-sini kamu juga makan dekat Mami" ajak mami dengan nada merayu.
"Papi, apakah Mami hanya sayang pada kak Rama, kenapa Mami tidak menyuruhku duduk disamping Mami juga" ucap rehan dengan nada melas.
__ADS_1
"hentikan lah kalian, Mami dan Papi sangat menyayangi kalian berdua anak-anakku" ucap Papi dengan nada lembut.
"Sudahlah ayo makan semuanya" ucap Papi pada semuanya.
Ana bangun dari duduknya untuk mengambilkan nasi buat Rama.
"Segini cukup rama" tanya Ana.
"Cukup sayang, terimakasih ya" ucap Rama
Ana mengambilkan untuk Mami dan Papi nya juga.
"kakak ipar, aku juga mau diambilkan" ucap Rehan manja dengan Ana.
"Sini kakak ambilkan, segini cukup Rehan?" ucap Ana Sambil menunjukkan piring yang berisi isi nasi ditangannya.
"Cukup kakak ipar, terimakasih ya kak" ucap Rehan dengan senyumnya yang paling manis.
Makan malam selesai, Mami, Papi dan semuanya berkumpul diruang keluarga sambil bercanda dan tertawa bersama.
"Aku sudah ngantuk, ayo kita istirahat Ana" ucap Rama sambil beranjak dari tempat duduknya.
Ana bangun, Rama juga bangun dari tempat duduknya.
"Ayo aku antar kamu ke kamarku!! malam ini aku tidur kamar Rehan" ucap Rama sambil menggandeng tangan Ana untuk menuju kamarnya.
Rama tidak mau tidur di kamarnya berdua dengan Ana, karena Rama takut kejadian yang terduga terjadi akhirnya Rama memutuskan tidur dikamar Rehan.
"Kak Rama, mau tidur dikamar aku tapi ada syaratnya" ucap Rehan penuh kemenangan.
__ADS_1
Rehan yang tau kakak tidak bakal menolak apa yang dia mau, jadi Rehan berusaha memanfaatkan keadaan ini untuk meminta benda yang dia sudah inginkan sejak lama.
"Kamu mau apa katakanlah adikku satu-satunya" ucap Rama dengan nada ingin tau.
"Ponsel keluaran terbaru kak, ponsel merk Z harganya sekitar 35 juta kak" ucap Rehan dengan nada memelas.
"Rehan" ucap Mami
Belum selesai mami menyelesaikan kata-katanya, Rama sudah langsung menuruti permintaan adik nya tersebut.
"Tidak apa-apa Mami, hanya sebuah ponsel kalau dia minta mobil juga Rama belikan Mam" ucap Rama yang memang sangat menyayangi adiknya.
"Tuh kan Mam, kakak itu yang terbaik" ucap Rehan Sambil lari memeluk Rama.
"Hey, lepasan aku anak kecil" ucap Rama yang selalu menganggap Rehan Sebagai anak kecil.
Usia Rehan seumuran dengan Ana, jadi Rama selalu menggap Rehan sebagai bocah kecil yang masih manja karena memang Rehan selalu bersikap seperti anak kecil kalo bersama Rama.
"Besok kita beli ponsel yang kamu inginkan" Ucap Rama pada Rehan yang membuat Rehan Sangat senang.
"Mami, Papi, Rama antarkan Ana ke kamar dulu" ucap Rama pada Mami dan Papi nya.
Rama dan Ana berjalan menuju kamar Rama sampe didepan kamar Rama. Rama mengantarkan Ana sampe tempat tidurnya.
"Tidurlah, kalau ada apa-apa kamu bisa panggil aku atau telpon aku saja, aku ada dikamar Rehan kamarnya tidak jauh dari kamarku" ucap Rama Sambil memasang kan selimut ke tubuh ana.
Sebelum meninggalkan Ana, Rama mencium kening Ana.
"Selamat malam, mimpi indah ya" Ucap Rama Sambil mencium kening Ana.
__ADS_1
Rama pergi meninggalkan Ana dan pergi menuju kamar rehan.
Bersambung