Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
174. Pergi liburan bersama


__ADS_3

Keesokan harinya semuanya, rama, ana dan rehan pun sudah siap, rehan langsung pergi menjemput ayu sedangkan mami hari ini berangkat ke luar negeri menyusul papi.


"Ana bawalah baju tebal, soalnya cuacanya akhir-akhir ini dingin sekali" ucap rama pada ana, ana menuruti suaminya dan langsung memasukkan beberapa baju hangat kedalam koper bajunya.


"Memang kita mau kemana sayang?" tanya ana ingin tau, karena rama hanya mengajaknya pergi berlibur tanpa memberi tau mereka akan Kemana hari ini.


"Aku tidak tau sayang, rian belum memberi tauku" Jawab rama.


Dirumah ayu.


"Sayang cepatlah sedikit atau kak rama akan mengomel karena menunggu kita kelamaan" ucap rehan, sambil duduk diruang tamu rumah ay.


"Sebentar rehan!!" saut ana dari dalam kamar.


Rehan pun duduk sambil memakan makanan yang ada dimeja yang dihidangkan oleh ayu, setelah beberapa lama ayu pun siap dan kini rehan dan ayu Langsung menuju kerumah rian karena rama dan ana sudah kesana lebih dulu.


Bagas.


Bagas pagi ini, bagas menjemput kekasihnya untuk diajak berlibur bersama karena jika bagas datang sendirian pasti akan menjadi bahan bullyan kedua sahabatnya yaitu rama dan rian.


Sampailah dirumah Alena ananta gadis cantik berambut panjang dan salah satu pengusaha muda yang tersukses dikotanya, alena adalah direktur dari perusahaan Alena group. Bagas pun turun dari mobilnya dan segera menemui kekasihnya yang sudah menunggunya dari pagi tadi.


"Sayang, kamu sudah siap?" tanya bagas dengan penuh kelembutan.


"Aku sudah siap bahkan kamu sudah terlambat 5 menit, untuk menjemputku" jawab Alena dengan agak manyun, alena adalah gadis yang disiplin dan tidak pernah terlambat dalam semua hal, alena selalu tepat waktu.


Bagas yang mengerti kalau kekasihnya tidak suka dengan keterlambatan akhirnya pun segera minta maaf, atau urusannya akan panjang dan menjadi kemana-mana.


"Sayang aku minta maaf, ayo kita berangkat sekarang yang lainnya sudah menunggu" ajak bagas, bagas sengaja tidak memberi tau alena bahwa liburan kali ini ada rama, karena bagas ingin memberikan kejutan pada semuanya, terutama ingin menyumpal mulut rama dan rian yang selalu meledeknya, sebagai jomblo akut disitu kadang bagas merasa kesal.


Setelah Alena dan Bagas masuk ke dalam mobil, Bagas pun segera melajukan mobilnya menuju kerumah rian.


Setelah beberapa lama bagas pun sampai dirumah rian, disana pun sudah ada rama, ana, rian, via, ayu dan rehan. bagas langsung turun dari mobil dan segera menghampiri yang lain yang sudah berkumpul.


"Darimana saja?" tanya rama pada bagas.


"Menjemput kekasihku dulu tuan muda" jawab bagas dengan penuh kesombongan dihadapan semuanya.


"Haha perempuan yang seperti apa yang mau denganmu manusia dingin seperti es" ucap rian tiba-tiba.


Rama dan yang lainnya pun menertawakan bagas secara bersamaan namun itu tidak membuat bagas kesal, alena yang baru saja turun dari mobil karena tadi dandan dulu jadi belum keluar.

__ADS_1


"Sayang" panggil alena yang menuju ketempat bagas berdiri dengan teman-temannya.


Rama pun tidak percaya dengan apa yang dilihatnya di depan matanya.


"Alena ananta" ucap rama.


"Selamat pagi tuan rama dan semuanya" ucap alena dengan senyum manisnya.


Ana yang melihat suaminya ternganga karena melihat kehadiran alena membuat ana bingung.


"Sayang, kamu kenapa?" tanya ana


"Ahh tidak apa-apa sayang, selamat pagi juga nona alena" jawab rama pada dan juga Alena.


"Rama, bukankah dia alena direktur dari perusahaan alena group" tanya rian pada rama, rama pun masih kaget karena sekretarisnya bisa berpacaran dengan Alena.


"Iya kamu benar ian" jawab rian.


"Katakan pada kita pelet apa yang sudah kamu berikan pada nona alena?" tanya rian tiba-tiba, membuat Alena tertawa karena menurut alena ucapan rian yang terlalu lucu.


"Bukan pelet tuan, tapi karena ketampanan aku alena mau denganku" jawab bagas dengan nada penuh kesombongan.


"Kakak-kakak semuanya ayo berangkat, ngeghibahnya nanti saja dilanjutkan" Ucap rehan yang sudah kesal menunggu.


Yang lainnya pun menurut dan langsung merapikan semua barang-barangnya kedalam mobil yang sudah disiapkan oleh via, kali ini rian yang menyetir mobilnya.


Didalam mobil.


"Kita mau kemana?" tanya rama


"Ke villa kakekku saja disana pemandangannya sangat indah dan dekat juga dengan pantai" jawab via.


"Kita nanti disana bisa BBQ bareng-bareng dan bermain dipinggir pantai" ucap via.


"Dan itu pasti sangat menyenangkan sekali" timpal ana dengan begitu antusias.


"Bagas, bagaimana kamu bisa berpacaran dengan nona alena?" tanya Rama tiba-tiba.


"Aku memeletnya dengan ketampananku tuan muda" jawab bagas, rasanya rama ingin sekali melempar Bagas dengan sepatunya.


"Katakan yang benar bodoh" ucap rama dengan nada menuntut penjelasan.

__ADS_1


"Akan aku ceritakan jika kita sedang berdua tuan" ucap bagas sambil mengenitkan satu matanya pada rama.


Rama pun merasa jijik dengan sikap bagas kali ini.


"Nona alena, sebaiknya pikirkan baik-baik untuk bersama dengan bagas" ucap rama, sambil tertawa jail pada bagas.


Setelah beberapa lama perjalanan akhirnya mereka pun sampai di villa kakeknya silvia.


semuanya turun para wanita pun langsung menuju masuk kedalam villa, sedangkan untuk yang laki-laki sibuk membawa barang.


"Indah sekali" ucap ayu


"Kamu benar ayu" jawab ana.


"Pasti senang menjadi orang kaya ya ana" tanya ayu tiba-tiba, membuat ana terdiam.


"Ayu, senang atau tidak tergantung kita menjalani kehidupan ini ayu dan kaya atau miskin mereka semua punya porsinya dalam mendapatkan kebahagiaan, intinya ada orang kaya yang tidak bahagia ada juga orang miskin yang hidupnya bahagia" jawab ana penuh nasehat untuk ayu.


Karena selama ini ana dan ayu menjalanin hidupnya dengan baik tanpa, menilai apapun dengan kekayaan dan uang. apalagi ana bagi ana sudah bisa makan tiap hari itu sudah sangat bersyukur.


Ayu pun memeluk ana dengan penuh kasih sayang, karena apa yang diucapkan oleh sahabatnya itu semua benar.


"Ayu!! panggil rehan


"Iya rehan" jawab ayu, ayu pun melepaskan pelukannya dari ana.


"Ini koper kamu, nanti kamu tidur dengan nona alena ya aku akan tidur dengan kak Bagas" ucap rehan, ayu pun menganggukkan kepalanya pada rehan.


"Alena" panggil bagas


"Iya sayang" jawab Alena


"Ini kopermu, kamu tidur dengan ayu ya" ucap bagas pada Alena.


"Iya sayangku" jawab alena.


Akhirnya rama dan ana masuk kamar, via dan rian sudah dikamar dari tadi, ayu dan alena berjalan menuju kamar. Bagas dan rehan pun mengantarkan kekasihnya menuju kamarnya terlebih dahulu.


Mereka pun semuanya beristirahat dulu dan baru akan pergi berjalan-jalan dan melihat pemandangan nanti sore.


Bersambung...

__ADS_1


Buat yang sudah like dan vote terimakasih ya, Buat kritik dan saran baik juga terimakasih itu sangat membantu author, pokoknya tanpa kalian semua author bukan apa-apa 🙏🙏


__ADS_2