Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
398. Kevin&Valin baikan S2


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 7 malam, Kevin dan Valin pulang kerja bersama tapi Valin kembali cuek pada suaminya lagi.


Dalam hati Kevin, mau sampai kapan kamu marah sayang? Kak Vano sih malah bohong sama Valin. Ginikan aku jadi di cuekin lama sekali sama istriku.


Padahal Kevin baru semalaman dicuekin sama istrinya, tapi dia sudah tidak tahan sebenarnya tapi apalah Kevin ia tidak bisa seromantis Kenan jadi mungkin agak susah untuk berbaikan dengan sang istri.


Di dalam mobil.


Kevin melajukan mobilnya, tapi ia tidak menuju kerumahnya melainkan kerumah kakaknya dan kakak iparnya.


"Aku harus kerumah Kak Niah, setidaknya biar Valin percaya kalau aku semalam ketiduran dirumah Kak Niah." Batin Kevin dalam hatinya.


Melihat Kevin tidak menuju kearah rumahnya, akhirnya Valin membuka suara.


"Kita, mau kemana?" Tanya Valin dengan ketus.


"Kerumah Kak Niah, aku mau buktikan kalau aku tidak berbohong padamu." Jawab Kevin.


"Daripada nanti aku tidur sama bantal guling, tidak asik. Mana lagi mendung dan sepertinya akan turun hujan, ini lebih cocok untuk membuat adonan." Kevin senyam-senyum dalam hatinya, pikiran ia sudah traveling kemana-mana.


"Oh..." Jawab Valin cuek.


"Oh doang! Awas kamu Valin nanti malam aku akan membolak-balikkanmu seperti gorengan, jangan harap aku akan mengampunimu." Batin Kevin dalam hatinya.


Setelah menempuh perjalanan beberapa lama, akhirnya mereka sampai dirumah Niah.


Dirumah Niah.


Niah sedang duduk di meja makan sambil menunggu suaminya pulang kerja.


"Sudah, jam 7 tapi David belum pulang juga," Kata Niah pada dirinya sendiri.


Kevin sampai dan David juga kebetulan sudah sampai di depan pintu.


"Kevin, Valin, tumben?" Tanya David, ia baru saja mau mengetuk pintu rumahnya.


"Iya kak, aku datang mau membuktikan pada istriku kalau aku tidak berbohong padanya." Jawab Kevin, ia tersenyum agak malu.


David hanya tersenyum simpul, ia paham pasti Valin marah gara-gara semalam Kevin tidak pulang kerumah karena ketiduran dirumahnya.


"Iya sudah, ayo masuk!" Ajak David, ia mengetuk pintu rumahnya.


"Tok..tok...sayang aku pulang!" David mengentuk pintu, sambil memanggil Niah.


Niah yang sedang duduk dikursi meja makan, ia bergegas keluar untuk membukakan pintu rumahnya.


"Nak, papa pulang!" Gumam Niah, ia mengelus-elus perutnya.

__ADS_1


"Ceklek..." Niah membuka pintu rumahnya, melihat ada Kevin dan Valin, ia terkejut.


"Kevin, Valin." Sapanya dengan nada terkejut.


Mereka semua masuk ke dalam rumah, kini mereka sudah duduk diruang makan.


"Duduklah, mari makan malam bersama dulu baru bicarakan tentang semalam." Kata David, dengan nada lembut.


"Tidak usah kak, aku hanya ingin Kak Niah dan Kak David bilang pada istriku kalau semalam aku ketiduran dirumah kakak." Tolak Kevin, ia masih tidak tenang jika masalah rumah tangganya belum selesai.


Niah dan David saling menatap satu sama lain, lalu mereka sama-sama tersenyum.


"Sayang, katakan pada Valin!" Kata Niah dengan nada lembut.


"Valin, Kevin semalam memang ketiduran disini ada Ken dan Vano juga. Percayalah dia tidak tidur diluar kok!" Jelas David, ia juga sedikit meledek Valin.


Kevin tersenyum, ia merasa bahagia sekali.


"Akhirnya malam ini, aku bisa namcap mudah-mudahan nanti malam hujan gede biar cepat subur ladang Valin." Kevin cengengesan dalam hatinya.


"Iya sayang, aku tidak bohong." Kata Kevin, ia menatap Valin dengan serius.


Valin tersenyum, ia merasa senang karena suaminya jujur pada dirinya.


"Baiklah, aku percaya karena Kak David yang mengatakannya padaku." Jawab Valin, ia menyembunyikan senyum bahagianya.


"Sayang, kita maafan ya!" Kevin merentangkan kedua tangannya.


"Iya kita maafan," Valin menghambur ke pelukan Kevin.


Niah dan David tersenyum bahagia, melihat adik dan adik iparnya sudah saling berbaikan.


"Sayang, ayo pulang! Aku mau main tancap-tancapan." Bisik Kevin ditelinga Valin.


"Dasar Kevin mesum." Batin Valin dalam hatinya.


Akhirnya Kevin dan Valin langsung berpamitan dengan kedua kakaknya, setelah Kevin dan Valin pulang Niah melanjutkan makan malam berduanya dengan suaminya.


"Kalian itu lucu." Niah tertawa dalam hatinya.


Kenan dan Ralin.


Mereka yang sudah berbaikan, kini mereka kembali mesra seperti biasanya.


"Untung sudah baikan, jadi diluar mendung juga aku tidak kawatir. Karena aku bisa tidur sambil memeluk istriku." Kata Kenan, ia mempererat pelukannya pada Ralin.


Mungkin kalau mereka belum berbaikan, Kenan malam ini pasti akan tidur kedinginan di sofa sambil memeluk bantal guling.

__ADS_1


"Sayang, buat adonan yuk mumpung hawanya dingin biar hangat." Kenan melepaskan pelukannya, lalu ia menanggalkan seluruh pakaiannya dan kembali masuk ke dalam selimut.


"Sayang, lepaskan pakaianmu!" Pinta Kenan ia senyam-senyum pada istrinya.


Ralin menuruti apa perintah suaminya, ia menanggalkan seluruh pakaiannya juga. Kini keduanya sudah sama-sama berada di dalam selimut.


Kenan mengarahkan tangan Ralin ke adik kecilnya, ntah apa yang Ralin lakukan dengan adik kecil milik Kenan.


"Ahhh... terus sayang, agak ditekan!" Kata Kenan, ia mulai mengeluarkan desahan penuh nikmat gara-gara ulah Ralin di dalam selimut sana.


Malam ini mereka akan bermain-main di dalam selimut, agar lebih hangat.


Ralin menekan-nekannya dengan pelan, Kenan ia juga memainkan goa Ralin dengan jari-jarinya, membuat Ralin menglijang keenakan.


Setelah beberapa lama, Ralin melepaskan tangannya dari adik kecilnya Kenan dan Kenan juga mengeluarkan jari-jarinya dari dalam goa Ralin.


Kini Ralin, langsung naik keatas tubuh suaminya dan langsung mengarahkan goanya ke adik kecil suaminya, pelan-pelan akhir jlebbbb....ahhccchh Ralin membiarkan mereka saling diam, dan mulai menggoyangkan pinggulnya dengan pelan, Kenan juga membantunya agar goyangan Ralin makin enak.


Kini keduanya mengerang, mendesah penuh kenikmatan, dan Ralinsyah malam ini juga bermain agak panas. Biasanya suaminya yang diatas malam ini Ralin yang beraksi diatas ranjang.


Ralin hari ini kalap, bahkan ia mengajak suaminya bermain dengan bermacam-macam gaya. Ntah ilmu darimana yang ia dapat? yang jelas malam ini Kenan sangat puasa dengan permainan istrinya diatas ranjang.


Kevin dan Valin.


Kevin dan Valin baru saja sampai dirumah, dan malam ini benar hujan sangat lebat.


Kini mereka berdua baru saja selesai mandi, Dan mereka sudah duduk di atas ranjang tempat tidur.


"Sayang dingin, kamu tidak mau peluk aku?" Tanya Kevin dengan jail.


"Pakai selimut biar tidak dingin!" Jawab Valin dengan nada lembut.


Kevin tersenyum, lalu membawa istrinya ke dalam pelukannya.


"Peluk kamu saja biar hangat!" Jawab Kevin, akhirnya malam ini bisa tidur memeluk sang istri tercintanya.


Valin merasa hangat berada dipelukan tubuh kekar suaminya.


"Sayang, ayo main kuda-kudaan!" Ajak Kevin.


"Aku lelah sayang, lain kali ya sayang! Malam ini aku mau tidur dipelukan kamu saja."Jawab Valin dengan manja.


Karena tidak mau membuat istrinya kesal atau marah, akhirnya Kevin mengalah untuk menahan hasratnya dan ia terus memeluk Valin dengan penuh kasih sayang.


BERSAMBUNG 🙏


Terimakasih para pembaca setia 😊

__ADS_1


__ADS_2