Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
194. Di panti asuhan


__ADS_3

Hari ini dipanti asuhan Ana begitu bahagia sekali, karena bisa bertemu dengan Bu Yani dan anak-anak panti yang dulu selalu bermain bersama ketika Ana sedang libur kerja.


Ana sedang duduk bersama Rama dan Bu Yani mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba ada salah satu anak kecil bernama Dika menghampiri Rama yang sedang duduk bersama istrinya dan Bu Yani.


"Kakak, ayo kita main!!" ajak Dika sambil menarik-narik tangan Rama.


Dika adalah anak kecil yang baru berusia 5 tahun, dia begitu menggemaskan dan begitu lucu.


Rama tersenyum pada Dika dan langsung menerima ajakan Dika untuk bermain bersama.


"Baiklah, ayo kita bermain bersama!! tapi katakan dulu siapa namamu?" tanya Rama dengan begitu lembut.


"Nama aku Dika kak" jawab Dika.


Dika menarik tangan Rama mengajaknya keluar dan sekarang Dika dan Rama sudah menuju ketaman bermain, ditaman bermain sudah ada teman-teman Dika yang lainnya mereka sedang bermain bola, Dika langsung mengajak Rama untuk bermain bola bersamanya dan teman-teman yang lainnya.


"Ayo kak, kita bermain bola" ajak Dika.


"Baiklah, ayo kita bermain bola" jawab Rama, yang langsung ikut bergabung untuk bermain bola bersama anak-anak lainnya.


Sekarang Rama sedang asik bermain bola bersama anak-anak, Ana keluar dari panti langsung menuju ke taman bermain sekarang Ana sedang duduk dikursi dekat taman sambil memperhatikan suaminya bermain main bola bersama anak-anak panti.


"Lihatlah nak!! sekarang papa kamu terlihat begitu bahagia, kelak kalau kamu sudah lahir pasti papa kamu akan sangat menyayangimu!!" Guman Ana dalam hati sambil mengelus perutnya dengan lembut.


Rama sudah selesai bermain dengan anak-anak panti, Rama yang melihat Ana sedang duduk dikursi dekat taman akhirnya Rama menghampiri istrinya yang sedang duduk.


"Sayang, kenapa kamu disini?" tanya Rama.


"Aku hanya memperhatikanmu yang sedang bermain dengan anak-anak panti!!" jawab Ana.


"Sayang, apa hari ini kamu bahagia?" tanya Rama, sambil menggegam tangan Ana.


Ana tersenyum pada Rama.


"Aku bahagia sayang!! kamu tau ini pertama kalinya dalam hidupku, aku mendapatkan kejutan dihari ulang tahunku sayang. bahkan dari dulu sampai sekarang tidak ada yang pernah tau hari ulang tahunku!! setiap hari ulang tahunku aku pasti akan menulisnya dibuku harianku, aku akan mengucapkan selamat ulang tahun pada diriku sendiri dan hanya berdoa di dalam hati saja!!" jawab Ana, yang sudah mulai meneteskan air matanya.


Rama menyeka air mata Ana dengan kedua tangannya.


"Sayang kenapa kamu menangis?" tanya Rama sambil mengusap air mata Ana yang sudah membasahi pipinya.

__ADS_1


"Aku bahagia sayang" jawab Ana, yang langsung memeluk suaminya.


"Selamat ulang tahun istriku tercinta" bisik Rama ditelinga Ana.


"Terimakasih sayangku" jawab Ana, sambil melepaskan pelukannya dari suaminya.


"Sayang, sekarang katakan!! apa yang kamu tulis dibuku harianmu setiap ulang tahunmu?" tanya Rama, ingin tau.


"Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri dan dibawahnya aku tulis tanggal lahir aku sayang" jawab Ana apa adanya, karena memang sebelum menikah dengan Rama ana selalu melakukan itu setiap kali dirinya ulang tahun.


Rama mencubit kedua pipi istrinya dengan pelan.


"Mulai sekarang jangan lakukan hal bodoh itu lagi!! karena kelak aku yang akan mengingat hari ulang tahunmu setiap tahun" jawab Rama dengan serius, sambil mencium kening Ana dengan penuh kasih sayang.


Ana hanya tersenyum pada Rama karena tidak punya kata-kata lain untuk Rama, Ana hanya bersyukur karena mempunyai suami seperti Rama.


Ketika sedang asik mengobrol tiba-tiba ibu Yani memanggil Ana dan Rama.


"Nak Ana, nak Rama ayo makan siang dulu!!" suruh ibu Yani.


"Iya bu" jawab Ana dan Rama bersamaan.


Ana dan Rama masuk ke dalam panti, anak-anak semuanya juga ikut masuk sekarang Rama, Ana, Anak-anak panti, Ibu Yani dan semua pengurus panti sedang makan siang bersama dengan penuh kenikmatan.


"Nak Rama, terimakasih sudah menjadi donasi tetap diyayasan kami" Ucap ibu Yani.


"Sama-sama bu" jawab Rama dengan senang hati.


Rama sudah menjadi donasi tetap dipanti asuhan milik Bu Yani dari sebelum Rama mengenal Ana. sampai sekarang Rama masih menjadi donasi tetap dipanti asuhan tersebut.


Setelah semuanya selesai makan, anak-anak panti, ibu Yani dan pengurus panti lainya mengantar Ana dan Rama ke depan, untuk melihat kepulangan Ana dan Rama.


"Ibu, terimakasih untuk hari ya bu Ana dan Rama pulang dulu!!" ucap Ana, yang langsung menghambur ke pelukan ibu Yani.


"Iya nak, selamat ulang tahun nak!! ibu selalu mendoakan agar kamu selalu bahagia dalam hidup kamu nak" ucap bu Yani, dengan penuh rasa kasih sayang untuk Ana.


Ana langsung memeluk bu Yani dengan erat.


"Terimakasih ya bu" jawab Ana.

__ADS_1


"Anak-anak semuanya kak Ana dan kak Rama pamit ya, sampai ketemu lagi semuanya" ucap Ana, anak-anak semuanya langsung menghambur ke pelukan Ana.


Ana membalas pelukan mereka dengan penuh kasih sayang.


Setelah berpamitan dengan semuanya, Ana dan Rama langsung pergi meninggalkan panti. Ana dan Rama langsung menuju mobilnya untuk segera pulang menuju Kerumahnya, semua anak-anak panti, ibu Yani dan pengurus panti lainya mengantarkan Ana dan Rama sampai depan.


Rama membukakan pintu mobilnya untuk istrinya setelah Ana masuk ke mobil, Rama juga ikut masuk. sebelum Rama melajukan mobilnya Rama membuka jendela mobilnya Ana melambaikan tangannya pada semuanya.


"Sampai jumpa semuanya!!" ucap Ana dengan penuh kebahagiaan, sambil melambaikan tangannya pada semuanya.


"Sampai jumpa kak Ana, kak Rama" jawab anak-anak panti dengan begitu kompak.


Ibu Yani dan pengurus panti lainya juga ikut melambaikan tangannya kepada Ana.


Rama melajukan mobilnya dan segera menuju Kerumahnya.


Setelah beberapa jam kemudian akhirnya Rama dan Ana sampai rumah, Rama langsung memarkirkan mobilnya ke garasi mobil dan langsung turun dari mobilnya untuk membukakan pintu mobil untuk istrinya.


"Turunlah sayang, hati-hati!!" ucap Rama, sambil memegang tangan Ana.


Rama dan Ana langsung masuk ke dalam rumahnya dan di dalam rumahnya sudah ada Ayu dan Rehan yang sedang nonton televisi sambil memilih-milih gambar gaun pengantin.


"Kak Rama, kak Ana darimana saja?" tanya Rehan ingin tau.


"Kami dari panti asuhan, Rehan!!" jawab Rama, namun tidak memberi tahu pada Rehan kalau hari ini Ana ulang tahun.


"Ayu kapan datang?" tanya Ana, yang langsung menghambur ke pelukan Ayu.


Ayu membalas pelukan Ana dengan erat.


"Aku baru setengah jam yang lalu Ana, hari Ini aku sedang memilih gambar gaun pengantin. Kamu bantu aku pilihkan ya!!" jawab Ayu, Ayu melepaskan dirinya dari pelukannya dan langsung menarik tangan Ana dengan pelan untuk duduk disampingnya.


Ana menuruti Ayu dan langsung duduk disamping Ayu.


"Sayang, aku ke kamar sebentar ya!! aku mau ganti baju" pamit Rama, yang langsung pergi menuju kamarnya.


Kali ini Ana membantu Ayu memilih gambar gaun pengantin untuk perikanan Ayu dan Rehan sedangkan Rehan sekarang hanya melihat calon istrinya dan kakak iparnya memilih gambar-gambar tersebut sambil menonton televisi.


Bersambung 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2