Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
150. Tidur disofa


__ADS_3

 


Rama pun langsung memakan serebi solo yang sudah dibelinya dan kebetulan ini pertama kalinya rama makan serabi solo.


 


"Sayang, kamu beneran tidak mau? ini enak loh sayang" tanya rama memastikan pada istrinya, ana pun menggelengkan kepalanya.


Rama pun memakan serabi solo tersebut dengan begitu nikmat.


"Ternyata biarpun ini murah tapi rasanya sangat enak" ucap rama pada diri sendiri.


"Sayang, aku mau sedikit tapi yang bekas gigitan kamu ya" ucap ana dengan manja.


Rama pun bingung dengan ucapan istrinya, tapi rama langsung memberikan serabi bekas gigitannya pada istrinya.


"Kenapa, keinginan wanita hamil itu begitu aneh-aneh. tadi katanya tidak mau sekarang maunya bekas gigitan suaminya sendiri, terus tiba-tiba suka tidak mau dekat dengan suaminya sendiri, wanita hamil memang sangat sulit dipahami" guman rama, yang merasa istrinya itu kadang suka tidak jelas.


Rama pun menyuapkan serabi solo yang sudah digigit oleh dirinya pada istrinya.

__ADS_1


"Sayang, besok kita belanja baju hamil ya terus malamnya ada acara kantor nanti kamu ikut ya" ucap rama pada istrinya dengan begitu lembut.


"Iya sayang, acara kantor jam berapa?" tanya ana dengan nada pelan.


"Jam 7 malam sampai selesai" ucap rama.


Ana pun mengerti dengan ucapan suaminya, setelah selesai memakan serabi solo bekas suaminya ana pun menyuruh rama untuk segera mandi.


"Sayang kamu pergilah mandi" ucap ana


Rama pun langsung menuruti ucapan istrinya dan segera menuju ke kamar mandi. sedangkan ana langsung pergi menyiapkan baju tidur untuk suaminya.


"Sayang, kamu mau makan malam dulu tidak?" tanya ana pada suaminya dengan penuh perhatian.


"Aku sudah kenyang sayang, makan serabi solo tadi" jawab rama dengan nada lembut.


Rama pun duduk disamping ranjang didekat ana duduk.


"Sayang, kamu tidur disofa ya aku sedang tidak mau tidur didekat kamu malam ini" ucap ana dengan nada manjanya.

__ADS_1


Rama pun menghela nafas dan berusaha menahan rasa kesalnya pada istrinya, apalagi ini semua kemauan jabang bayi yang ada diperut istrinya.


"Baiklah sayang, sekarang kamu istirahatlah" ucap rama penuh kasih sayang, rama pun menyelimuti tubuh istrinya dengan selimut yang ada di ranjangnya.


Rama pun mencium kening istrinya dan langsung menuju sofa untuk segera tidur.


"Sabar rama, dulu kamu yang kekeh ingin segera punya anak dan ini adalah cobaan maka kamu harus menerimanya demi keinginanmu" Guman rama sambil memperhatikan istrinya yang tertidur begitu nyenyak.


Rama pun memejamkan matanya dan berharap esok pagi istrinya kembali manja lagi padanya, karena biar bagaimanapun rama tidak tahan kalau harus jauh-jauh dari istrinya apalagi sampe harus pisah ranjang seperti ini. sebenernya ini semua membuat rama begitu frustasi.


Tengah malam ana pun terbangun dan melihat suaminya tidur tanpa memakai selimut.


"Rama, bagaimana kamu tidur tanpa memakai selimut" ucap ana kesal, ana pun langsung menuju kesofa yang di tidurin oleh suaminya dan membawakan selimut untuk suaminya.


"Sayang, pakelah selimut atau kamu akan sakit gara-gara masuk angin nanti, maafkan aku ya sayang karena kemauan si kecil yang ada didalam perutku, kamu harus tidur disofa" ucap ana, ana pun membelai wajah suaminya dengan lembut.


Rama dan ana adalah pasangan yang bahagia.


Selamat pagi semuanya, terimakasih buat semua para pembaca setia ya. jangan lupa juga baca ya karena author yang lainnya "Perjodohan karena hutang" dan " Amanah dari istriku" disana nanti akan dihadirkan vidual- visual yang kalah tampan dan cantik 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2