Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
68. Meminta maaf pada suami


__ADS_3

Ana kaget karena Rama tiba-tiba menciumnya, Rama pun tersenyum pada ana karena sikap polos ana.


"Sayang ih, kenapa kamu selalu melakukan dengan tiba-tiba" Ucap ana sambil mencubit pipi Rama.


"Karena kamu selalu bersikap menggemaskan sayang ketika sedang bersamaku" Ucap Rama dengan jujur.


"Sayang, sudut bibir kamu kenapa?" ucap ana yang melihat sudut bibir suaminya agak memar.


"Tidak apa-apa" ucap rama yang tidak menceritakan kejadian tadi pada ana.


"Sayang, jujurlah padaku !! aku obati dulu ya seperti agak bengkak itu" ucap ana, sambil memegang sudut bibir suaminya.


"Sakit sayang" rintih Rama.


"Katakan padaku kamu berkelahi dengan siapa?" tanya ana dengan tatapan mata yang begitu tajam.

__ADS_1


"Aku habis bertemu dengan Angga, aku kesal karena Angga menyentuhmu, aku tidak rela" ucap rama dengan amarahnya.


Namun ana tetap mengobati luka rama dengan begitu pelan.ana sadar dirinya bersalah apalagi sampai angga mantan kekasihnya memeluknya diacara reuni SMA waktu itu, namun ana juga tidak tau kalau Rama menyuruh orang suruhannya untuk mengawasi ana dan apa saja yang terjadi.


"Jangan pernah angga menyentuhmu lagi, atau aku akan benar-benar menghancurkan menjadi serpihan debu" ucap rama tegas pada ana, ana selesai mengobati luka suaminya. ana memeluk rama dengan penuh cinta berharap amarah suaminya akan meredah dengan pelukannya.


"Sayang, aku minta maaf aku sungguh sudah berusaha melepaskan diriku dari pelukannya Angga, namun tenaga Angga jauh lebih kuat sayang" ucap ana merasa menyesal karena sudah hadir ke acara reuni, dan sekarang Membuat suaminya begitu sangat marah padanya.


Rama pun mulai luluh, ketika tetesan air mata istrinya membasahi tangannya.


"Aku salah, aku minta maaf sayang" ucap ana dengan nada memohon pada Rama.


"Sayang, aku memaafkanmu tapi jika kejadian ini terulang kembali, maka aku tidak akan memaafkanmu sayang" ucap rama, sambil menghapus air mata dipipi istrinya.


"Berhentilah menangis sayang, nanti kecantikanmu luntur jika kamu terus menangis" Ledek rama pada ana, kali ini ana pun tersenyum, apalagi melihat suaminya sudah kembali seperti biasanya dan amarahnya sudah hilang.

__ADS_1


"Sayang, apa aku boleh meminta jatahku malam ini?" tanya rama pada ana.


"Sayang jangan malam ini ya, aku masih lelah gara-gara permainan kamu kemarin masih terasa sakit sayang" ucap ana, yang memang rasa sakitnya masih terasa karena permainan Rama yang begitu kuat pada malam itu.


"Itu karena kamu baru pertama kalinya sayang, jadi terasa begitu sakit" Ucap Rama menjelaskan pada ana yang memang malam itu ana baru pertama kali melakukannya.


"Mungkin saja sayang" Ucap ana Sambil menyandarkan kepalanya pada dada bidang Rama.


"Iya sayang, tapi nanti kalau sudah terbiasa, pasti kamu akan meminta padaku setiap hari bahkan lebih sering kamu dari pada aku yang meminta jatah tiap malam sayang" ucap rama Sambil tertawa penuh kemenangan.


"Itu menurutmu saja sayang, kamu yang lebih sering tergoda denganku sayang" ucap ana sambil tersenyum jail pada suaminya.


"Lihat saja nanti sayang" jawab Rama jail.


Rama membelai rambut ana dan memainkannya sampe tidak terasa ana tidur dipelukannya.

__ADS_1


Maaf ya kalo masih banyak yang salah ketik dan kata-katanya banyak yang acak-acakan 🙏🙏 Selamat membaca semuanya buat para pembaca setia karya author 😘😘


__ADS_2