
Setelah selesai pemeriksaan dan saling mengobrol satu sama lain, akhirnya Rama
dan lainya pamit pulang pada Silvia.
"Nak Via, kita semua pamit pulang ya!!
kamu kapan-kapan berkunjunglah kerumah tante ya nak" suruh Mami, mewakili semuanya.
"Iya tante, Via pasti kapan-kapan berkunjung kerumah tante" Jawab via dengan senyum manisnya.
Rama dan keluarganya pergi meninggalkan ruangan Silvia. Silvia masih Tidak percaya hari ini bertemu dengan Rama.
"Rama, apakah benar rian masih menungguku selama ini" guman Silvia dalam Hati. sebenarnya silvia juga belum bisa melupakan Rian selama ini.
Rehan melajukan mobilnya dengan agak Cepat dan setelah beberapa saat Rama dan Keluarganya sampai dirumah Rama.
Semuanya turun dari mobil Rama, setelah sampai di dalam rumah.
__ADS_1
"Ana, sayang kamu istirahatlah!! Rama bawah istrimu ke kamar nak" suruh Mami pada Rama Dan Ana, Rama langsung menuruti perkataan Maminya untuk membawa Ana masuk ke dalam kamarnya.
"Mam, Rehan mau ketemu Ayu dulu ya" pamit Rehan tiba-tiba, sambil memeluk Maminya.
"Iya nak, kamu hati-hati ya ajak Ayu main
Kerumah!! ingat jangan keseringan ketemuan diluar ya nak Mami tidak suka itu" Ucap Mami pada Rehan dengan nada yang begitu tegas.
Mami menang tidak suka jika anak-anaknya menemui pacarnya diluaran sana, mami lebih suka anaknya membawa pacarnya kerumah agar lebih dekat dengan keluarga.
Dikamar Rama
"Sayang, cepatlah lahir ke dunia ini bertemu dengan papa dan mama" Ucap Rama, sambil mengelus-elus perut Ana.
Ana tersenyum bahagia melihat suaminya begitu bahagia karena dirinya akhirnya mengandung anaknya Rama.
"Sayang, bolehku tanya sesuatu?" Ucap ana tiba-tiba sambil mengusap-usap kepala suaminya.
__ADS_1
"Katakan sayang, apa yang ingin kamu tanyakan?" tanya Rama dengan nada lembut.
"Aku penasaran sebenarnya apa hubungan Dokter Silvia sama Rian?"tanya Ana dengan Nada ingin tau.
"Aku sudah tahu, kamu pasti bakal menanyakan hal itu" Ucap rama sambil tersenyum pada istrinya.
"Maaf, soalnya aku merasa penasaran jadi aku bertanya saja padamu" jawab Ana dengan nada malu, namun tetap menunjukkan wajahnya dengan begitu imut.
"Akan ku ceritakan padamu sayang tentang Rian dan silvia" Ucap Rama pada Ana.
Ana sangat antusias dan tidak sabar Ingin segera mendengar cerita dari suaminya.
*Beberapa tahun lalu, aku lupa karena sudah lama sekali. intinya waktu itu aku, Silvia dan Rian itu satu kampus hanya saja beda jurusan namun aku, Rian dan Silvia berteman begitu dekat kita sering jalan bareng, pokoknya kemana-mana bareng!! Hingga Silvia dan Rian itu akhirnya saling menyukai. namun suatu ketika kita sudah lulus kuliah, waktu itu aku dan Rian tetap mengejar cita-cita kita dikota ini namun Silvia waktu itu langsung dapat tugas diluar negeri dan itu peluang bagus untuk Silvia dan waktu itu juga Silvia pergi bertugas keluar negeri tanpa pamit dengan Rian, pada akhirnya Rian salah paham dan setelah beberapa bulan akhirnya terdengar kabar-kabar pernikahan Silvia diluar negeri ntah itu benar adanya atau tidak sampai sekarang belum terjawab*
"Sebenarnya ceritanya masih panjang, namun
aku sangat lelah sekali sayang biar aku lanjutkan lain kali sayang" Ucap Rama, sambil menguap karena merasa sudah mengantuk.
__ADS_1
Bersambung