
Akhirnya siang ini pun dokter mengizinkan Ana pulang, Ana juga merasa senang karena Berbaring dirumah sakit sangat tidak enak.
Rama pun mengemasi semua pakean ana dan memasukkan kedalam koper akhirnya setelah beberapa saat Rama dan Ana sampe dirumahnya mereka berdua disambut oleh mami, papi, Rehan dan juga ada ayu.
"Selama datang ana" Ucap mereka serempak.
"Terimakasih semuanya" Jawab ana dengan bahagia.
Rama pun membawa ana masuk kedalam kamarnya dan membaringkan ana dirancang tempat mereka tidur.
"Sayang, aku harus ke kantor" Ucap Rama tiba-tiba dengan nada lembut.
"Sayang, aku tidak mau ditinggal ke kantor" Ucap ana dengan nada manja.
"Kenapa sayang, kan ada mami yang dan yang lain disini" Ucap Rama sambil membelai pipi Ana dengan lembut.
"Aku maunya kamu yang nemenin aku sayang" Ucap Ana dengan nada merajuk.
Rama pun terdiam melihat dan mendengar kemanjaan istrinya karena tidak biasanya ana bersikap seperti ini.
"Sayang, kenapa kamu diam?" Tanya Ana pada Rama.
"Tidak apa-apa sayang" Jawab Rama.
__ADS_1
"Sayang kamu kan bos nya tidak mungkin kariawanmu akan memecatmu" Ucap Ana menirukan gaya bicara Rama kalo sedang sombong.
Rama pun tersenyum pada istrinya.
"Ternyata nona ku sudah pandai menirukan ucapanku" Ucap Rama sambil mencubit pipi Ana dengan sedikit keras, membuat ana merasa kesakitan.
"Hiii sakit tahu sayang" Ucap Ana sambil mengusap-usap pipinya yang bekas dicubit oleh suaminya.
"Baiklah sayang, aku akan menemanimu hari ini" Ucap Rama dengan senang membuat ana tersenyum dan mencubit kedua pipi Rama.
Tiba-tiba.
"Kak, boleh kita masuk" Ucap Ayu dan Rehan.
"Masuklah, pintunya tidak kunci Rehan" Jawab Rama yang mendengar ucapan Rehan.
"Aku juga sangat merindukanmu, aku sudah mendengar cerita dari tante Diana tentang kamu yang mengalami keguguran, kamu yang sabar ya yakinlah pasti Allah segera menggantinya" Ucap Ayu sambil membalas pelukan Ana dengan erat.
"Iya ayu, aku bersyukur dikelilingi dengan orang-orang yang menyangngiku jadi aku bisa kuat dan tegar menghadapi semuanya" Ucap Ana pada ayu, ayu tahu sahabatnya itu gadis yang sangat kuat dengan segala cobaannya.
"Bibi Rani tahu tentang ini" Tanya Ayu tiba-tiba.
"Tidak Ayu, bibi juga sedang pergi ketempat saudaranya bersama Siska jadi pasti tidak ada dirumah" Ucap Ana pada ayu.
__ADS_1
"Iya kamu istirahatlah" Ucap Ayu.
Rama dan Rehan.
"Kakak, rasa hubungan kamu dengan ayu semakin dekat Rehan" Ucap Rama tiba-tiba.
"Iya seperti itu kak, apakah kakak setuju jika aku dengan ayu?" Tanya Rehan.
"Kakak setuju, keliatannya Ayu juga gadis yang sangat baik terlebih dia adalah sahabat kakak iparmu" Ucap Rama pada Rehan yang memberikan persetujuannya.
"Tapi kamu masih kuliah" Ucap Rehan tiba-tiba.
"Aku sudah akan lulus kak, kakak boleh aku minta sesuatu pada kakak" Tanya Rehan.
"Katakan Rehan" jawab Rama.
"Aku ingin berkerja dikantor kakak, aku ingin cari uang kak" Ucap Rehan tiba-tiba membuat Rama begitu kaget. Rama tahu adiknya itu masih suka main-main dan sukanya menghambur-hamburkan uang.
"Apakah kamu serius" Tanya Rama dengan nada serius.
"Aku serius kakak, jadi apa saja aku mau kakak" Ucap Rehan pada Rama.
"Baiklah, kakak akan pikirkan nanti pekerja dibagian apa yang cocok untukmu" Ucap Rama dengan nada tegas.
__ADS_1
"Terimakasih ya kak" Ucap Rehan sambil memeluk Kakaknya.
kalo lagi nggak sibuk bisa up banyak ya.. Jangan lupa baca novel author yang ke 2 juga ya judulnya " Amanah dari istriku" ceritanya tidak kalah seru dengan yang iniππ