Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
55. Mengantar ayu kedua kalinya.


__ADS_3

Ayu hanya diam saja selama perjalanan Rehan membuka kata-kata agar terjadi obrolan.


"Ayu, aku berasa satu mobil dengan patung" Ucap Rehan tiba-tiba yang membuat Ayu kesal.


"Kau bilang aku ini patung" Ucap Ayu kesal.


"Lalu apa kalau bukan patung, kau hanya terdiam dari tadi itu membuatku tidak nyaman" Ucap rehan pada Rama.


"Aku tidak suka bicara dengan orang asing" Ucap ayu pada Rehan.


"Berhentilah menyebutku orang asing, atau aku akan menciummu" Ancam rehan yang memang sudah mulai kesal dengan ayu.


"Aku akan melaporkanmu ke Tante Diana" Ucap ayu tiba-tiba membuat rehan tertawa mendengar ucapan ayu.


"Dasar gadis bodoh, laporkan lah dengan senang hati mami akan menikahkan kita" Ucap Rehan penuh kemenangan.


Rehan tidak takut dengan ancaman ayu, karena maminya pasti akan menikahkannya jika semua itu benar terjadi.


"Diamlah kamu, aku tidak mau bicara denganmu lagi" Ucap ayu pada Rehan.


"Maka aku yang akan mengajakmu bicara" Ucap rehan tidak mau kalah dari ayu.


Ayu sudah merasa sangat kesal dan ingin segera sampe rumahnya setelah 1 jam berlalu akhirnya sampelah didepan rumah ayu. ayu pun langsung turun dari mobil rehan.


"Terimakasih"Ucap ayu cuek pada rehan dan langsung meninggalkan Rehan yang masih ada didalam mobilnya.

__ADS_1


"Gadis ini benar-benar menarik" Ucap Rehan bicara dengan diri sendiri.


Setelah ayu masuk kedalam rumah pun rehan langsung menyalakan mobilnya dan pergi dari rumah Ayu.


Sampe dirumah.


Tapi rumah sudah sepi mungkin sudah pada tidur atau mungkin juga sudah pada masuk kamarnya masing-masing.


Rehan pun langsung masuk kamar dan membaringkan tubuhnya di atas kasur.


*Aku akan berjuang mendapatkannya* guman Rehan dalam hati.


Rehan pun tertidur karena merasa sangat lelah.


Dikamar Rama.


"Mungkin Rama akan lama mengerjakan semuanya, aku sudah sangat mengantuk" Ucap ana bicara dengan diri sendiri.


Akhirnya ana memejamkan matanya dan tertidur begitu nyenyak, jam 12 malam Rama baru selesai menyelesaikan pekerjaannya dan ketika dia masuk kamar melihat istrinya tertidur Rama langsung membaringkan tubuhnya disamping ana karena Rama juga sudah merasa sangat lelah sekali.


Ana yang terbangun karena ingin ke kamar mandi melihat suaminya sudah ada disampingnya.


"Maaf sayang, aku ketiduran tidak menunggumu lebih dulu" Ucap ana pelan sambil mencium kening Rama.


Ana pergi ke kamar mandi setelah selesai ana kembali membaringkan tubuhnya ditempat tidur.

__ADS_1


Kesesokan harinya ana sudah terbangun lebih dulu, ana membangunkan Rama seperti biasanya Rama langsung menuju ke kamar mandi untuk mandi setelah semuanya selesai Rama pun keluar dari kamar mandi dan berganti pakean dengan pakean kerja.


"Sayang, pasangkan dasiku" Ucap Rama pada ana dan memberikan dasi yang ada tangannya pada ana.


Ana pun langsung memasangkan dasi Rama.



"Sayang, kamu tau gunanya dasi" Ucap Rama tiba-tiba.


"Untuk dipake ketika seseorang memakai jas" Ucap ana yang memang bener dengan jawaban.


"Tapi dasi itu punya kegunaan lain, kau mau tau" Ucap Rama yang membuat ana penasaran.


"Untuk apalagi sayang" Ucap ana ingin tau.


Rama melepaskan dasi yang sudah dipake dan menaruh dibagian leher ana Rama pun menarik dasi tersebut dan menariknya, akhirnya ciuman bibir Rama mendarat dibibir ana, Ciuman pagi yang begitu penuh nafsu membuat ana tidak mengimbangi ciuman Rama.


"Eemmhh ahh" Desahan ana.


"Sayang hentikan" pinta ana.


Tapi Rama malah semakin keras ******* bibir ana dengan kuat desahan ana pun makin menjadi.


"Sayang, kapan kamu akan siap?" Ucap Rama disela-sela ciumannya.

__ADS_1


Yang selalu setia baca terimakasih ya, jangan lupa kasih like, komen, vote dan rate buat author biar authornya makin semangat 🙏🙏


__ADS_2