
Β
Setelah berpamitan dengan mami, rehan dan istrinya, rama pun langsung pergi menuju ke kantornya.
Β
Setelah beberapa saat rama pun sampai dikantor dan sudah ada bagas yang menunggu diruangannya.
"Ada apa bagas? tumben kamu sudah berada diruanganku?" tanya rama ingin tahu.
"Tuan, nanti malam ada acara kantor dan harus membawa istri atau pasangannya" ucap bagas pada rama.
"Hanya itu?" tanya rama memastikan
Rama tahu setiap kali bagas sudah berada diruangan, apalagi sepagi ini pasti ada sesuatu yang penting yang ingin bagas katakan pada rama.
"Katakan padaku ada apa?" tanya rama lagi
"Saya sudah punya kekasih dan akan segera menikah, saya kesini mau mengingatkan janji tuan pada saya" ucap bagas pada rama penuh kebahagiaan.
Rama pun reflek dan langsung memeluk bagas dan mengatakan sesuatu ditelinga bagas dengan jail.
__ADS_1
"Akhirnya, manusia jomblo berkurang satu tinggal rian saja yang belum punya kekasih gara-gara dia masih memikirkan satu wanita yang sudah meninggalkannya" ucap rama dengan nada pura-pura sedih.
Bagas yang merasa risih dengan pelukan dari tuan nya, akhirnya bagas mendorong tubuh rama dengan begitu keras.
"Tuan, apa yang ingin tuan lakukan padaku? jangan sentuh aku tuan" ucap bagas yang merasa jijik dengan sikap bosnya.
"Hey, kenapa kau mendorongku lagian apa yang ingin aku lakukan padamu, kamu itu bukan seleraku" ucap rama yang kesal pada ucapan bagas.
"Lagian siapa yang mau jadi selera tuan, saya kan bukan i*domie tuan" ucap bagas penuh candaan.
"Haaah dasar kau ini, aku sudah punya istriku yang bisa menjadi seleraku setiap hari" ucap rama penuh kemenangan.
Bagas pun menggelengkan kepalanya melihat sikap bosnya, yang selalu jail padanya dan selalu asik diajak bercanda.
"Hahaha, tuan aku ini tampan wanita manapun pasti akan mau denganku" ucap Bagas dengan penuh kemenangan.
"Banyak yang mau, nyatanya kamu menjadi jomblo akut selama ini untung tidak sampe kadaluwarsa" ucap rama dengan tawanya yang agak keras.
Rama memang paling senang kalau sedang meledek bagas, laki-laki yang kini menjadi sekretaris sekaligus sahabatnya.
"Tuan saja yang tidak tahu berapa banyak wanita yang mendekatiku" ucap bagas yang tidak mau mengalah dengan bosnya.
__ADS_1
Setelah perdebatan dengan bosnya akhirnya bagas pun memilih untuk berpamitan dengan bosnya, atau perdebatan tidak akan berakhir karena tidak ada yang mau saling mengalah.
"Tuan, aku lapar aku mau pergi sarapan dulu" ucap pada rama, dan segera pergi meninggalkan ruangan rama.
Setelah bagas pergi rama pun melanjutkan pekerjaannya.
"Bilang saja kamu sudah tidak punya kata-kata untuk melawanku, dasar sekertaris s*alan" guman rama dalam hati.
Dikantin kantor.
Bagas pun langsung memesan makanan kesukaannya seperti biasanya.
"Kenapa? aku bisa punya bos seperti itu, untung dia bos ku jadi aku tidak bisa memecatnya" Guman bagas dalam hati.
Setelah pesanannya datang, bagas pun menikmati makanannya dengan begitu nikmat, karena merasa lelah setelah berdebat dengan bosnya.
Dirumah rama.
Ana sedang minum susu ibu hamil yang sudah disiapkan oleh rama.
"Kenapa susu ibu hamil rasanya seperti ini, rasanya mual pingin muntah tapi jika tidak diminum maka rama akan memarahiku" Guman ana dalam hati.
__ADS_1
Akhirnya sedikit demi sedikit ana pun berusaha menghabiskan susu tersebut karena buat kesehatan anak yang ada didalam kandungannya juga.
Selamat pagi semuanya, terimakasih buat yang sudah membaca karya author dan jangan lupa baca juga karya author yang lainnya ya "Perjodohan karena hutang" ceritanya tidak kalah seru dengan rama dan anaππππ