
Ana selesai mandi ana berganti pakean dan merias dirinya dengan riasan yang begitu natural dan memakai dress rumahan yang elegan, setelah selesai Ana langsung menuju tempat tidur untuk membangunkan suaminya
"Sayang, bangun sudah jam setengah 7" Ucap Ana pelan sambil menggoyang tubuh Rama.
"Sebentar lagi sayang, aku masih begitu ngantuk" Ucap Rama Sambil menaruh kepalanya dipaha Ana.
"Sayang, aku mau menyiapkan sarapan" Ucap Ana.
"Seperti inilah sebentar lagi Ana, Jangan membantah suamimu!!" Ucap Rama pelan namun membuat Ana tidak bisa berkata apa-apa lagi.
Ana tau seorang istri tidak boleh membantah perintah suaminya jadi Ana menuruti apa kata Rama yang barusan diucapkan, Ana membelai rambut Rama dengan lembut.
Setengah jam kemudian.
"Sayang, bukankah hanya sebentar ini sudah setengah jam" Ucap Ana pelan karena takut Rama akan kesal dan marah padanya.
"Baiklah Ana, aku bangun sekarang" ucap Rama Sambil bangun dari tidurnya.
"Mandilah, aku akan siapkan pakean ganti untukmu sayang" Ucap Ana pelan.
Rama bangun dari ranjang tempat tidurnya dan menuju kamar mandi untuk segera mandi sedangkan Ana sedang menyiapkan pakean untuk Rama.
"sayang aku kebawa dulu ya, untuk menyiapkan makanan" Ucap ana dari luar kamar mandi.
__ADS_1
"Iya sayang, sayang bikinkah aku nasi goreng pake telur setengah matang ya" Ucap Rama dari dalam kamar mandi.
"Iya sayang, aku buatkan" Ucap ana Sambil pergi meninggalkan kamarnya.
Rama pun selesai mandi dan sudah berganti pakaian ketika Rama mau keluar untuk menyusul istrinya tiba\-tiba ponselnya berdering Rama pun segera mengangkat telpon tersebut yang ternyata dari Bagas.
"Hallo tuan, selamat pagi maaf menggangumu tuan" Ucap Bagas yang merasa tidak enak.
"Tidak apa-apa Bagas, ada apa kamu menelpon pagi-pagi sekali?" tanya Rama.
"Tuan dikantor ada masalah, saham kita turun dratis kami semua butuh tuan" Ucap Bagas.
"Baiklah aku akan segera ke kantor" Ucap Rama.
"Ada masalah apa dikantor, padahal hari ini aku dan ana akan berbulan madu, Bulan maduku gagal" Guman Rama dalam hati.
Rama pun turun kebawah untuk menemui istrinya.
"Pagi mami, papi, rehan!! mana mami?" Ucap rehan pada mami dan dan papinya.
"Rehan, masih tidur nak semalam dia pulang sangat malam" Ucap mami menjelaskan.
"Sayang, kamu baik-baik saja" Ucap ana yang melihat Rama tidak seperti biasanya.
__ADS_1
"Sayang, aku mau makan dulu baru aku bicara sama kamu" Ucap Rama pada ana.
"Baiklah ini nasi gorengnya udah siap" Ucap ana.
Rama pun menikmati nasi goreng bikinin ana dengan lahap setelah selesai makan, mami dan papinya pamit untuk pergi karena memang ada acara pagi ini, Rama bicara pada ana dan menceritakan masalahnya pada ana.
"Sayang, jika hari ini kita tidak jadi pergi bulan madu kamu akan marah tidak?" Ucap Rama pada ana dengan nada lembut.
"Apa ada masalah sayang?" tanya ana pada Rama.
"Dikantor ada masalah dan aku harus segera menyelesaikannya" Ucap Rama menjelaskan pada ana.
"Seleseikan dulu masalah yang ada sayang, masalah bulan madu bisa lain kali. aku juga tidak mau nanti kalo kita bulan madu kamu pikirannya tidak tenang" Uca Ana dengan nada sangat lembut.
"Terimakasih sayang atas pengertianmu, hari ini aku akan pergi kekantor kamu tidak apa-apakan aku tinggal" Ucap Rama pada ana.
"Tidak apa-apa sayang, ada Rehan dirumah dia bisa menemani mengobrol atau menonton tv" Ucap ana pada Rama.
"Tidak sayang, aku mending kamu diam dikamar saja menungguku pulang kantor daripada berduaan dengan sih rehan tengil itu" Ucap Rama dengan nada kesal.
"Apa kau sedang cemburu dengan adikmu sendiri" Ucap ana Sambil tersenyum.
Rehan yang dari tadi memperhatikan kakak dan kakak iparnya tiba-tiba muncul sambil menimpali kata-kata kakak ipar.
"Mungkin karena wajahku yang tampan ini kakak ipar, makanya kak Rama melarang kita berduaan" Ucap rehan meledek kakaknya.
Seperti kucing dan tikus ketika Rama dan Rehan saling bertemu.
__ADS_1
Ntar author lanjutin lagi ya.
selamat membaca semuanya jangan lupa berikan dukungan pada author ya melalui like, komen, vote dan rate biar authornya makin semangat 🙏🙏😘 😘 terimakasih