
Buat yang baru mau baca cerita ini, Author sarankan baca novel Author yang pertama karena ini adalah lanjutan dari cerita.
"Gadis miskin yang dicintai oleh seorang CEO kaya"
Raniah adalah putri dari Rama Ardiyansyah dan Anatasya, Kini Raniah tumbuh menjadi gadis dewasa yang begitu cantik mirip Mamanya.
Visual Raniah Putri Ardiyansyah.
Gadis cantik yang berusia 23 tahun, Kini dirinya menjadi gadis yang begitu mandiri biarpun Raniah terlahir dari orang kaya, Tapi sifat Raniah menuruni sifat Mamanya, Dia sangat biasa sekali bahkan setiap harinya juga hanya mengajar Anak-anak di perpustakaan yang dibangun oleh Papanya.
Raniah juga mempunyai seorang Adik, Yaitu Kevin Putra Ardiyansyah.
Kevin tumbuh menjadi laki-laki dewasa yang sangat tampan, bahkan kalau dari wajah Kevin terlihat lebih dewasa dari Raniah sang Kakak.
Karena Raniah terlihat lebih muda dari Kevin, Banyak yang mengira kalau Raniah adalah pacarnya Kevin.
Bahkan Kevin juga sering menurunkan Raniah ditengah jalan, Hanya untuk sekedar menggoda wanita ataupun sekedar memberikan tumpangan padanya.
Visual Kevin Putra Ardiyansyah.
Anak Rehan dan Ayu juga tidak kalah cantik dari Raniah, Ralinsyah tumbuh menjadi gadis yang begitu imut.
Senyumnya yang manis mampu meluluhkan hati laki-laki manapun, Tapi sayangnya dihati Ralinsyah hanya ada satu orang laki-laki yang selama ini Ralinsyah sukai.
Visual Ralinsyah Putri Ardiyansyah.
Anak Rian dan Via juga tumbuh dewasa dengan begitu tampan. Dia terlihat begitu dewasa fostur tubuhnya yang tinggi, Membuat banyak wanita mengaguminya.
Biarpun banyak yang mengaguminya, Tapi Vano sampai sekarang masih jomblo.
Visual Revano Hardiyanto.
Anaknya Alena dan Bagas, Dia tumbuh dengan wajah yang begitu manis, Membuat banyak wanita tertarik pada dirinya.
Biarpun banyak wanita yang tertarik pada dirinya, Tapi Kenan masih belum menetapkan hatinya pada satu wanita.
Visual Kenan Putra Bagas.
Pagi hari yang cerah, Seperti pagi biasanya Raniah sudah bersiap-siap untuk pergi ke perpustakaan untuk mengajar Anak-anak disana.
Kevin yang baru saja keluar dari kamarnya, Melihat Raniah sudah begitu rapi, Kevin langsung bertanya pada Raniah.
"Kak Niah, Mau kemana?" Tanya Kevin sambil memperhatikan penampilan Niah yang begitu rapi.
"Kemana lagi? Kakakmu mau pergi mengajar ke perpustakaan." Jawab Ana yang mendengar pertanyaan Kevin.
__ADS_1
Rama baru saja keluar dari kamarnya, Kini dirinya sudah duduk meja makan.
"Kalian sarapan dulu, Sebelum pergi!" Suruh Rama pada kedua Anaknya.
Kevin dan Niah langsung menuju meja makan, Kini mereka berempat menikmati sarapan pagi bersama.
Setelah selesai sarapan, Niah langsung berpamitan pada kedua Orangtuanya. Lalu Kevin mengajak Niah untuk berangkat bersamanya.
"Kak, Ayo berangkat bersama!" Ajak Kevin.
"Aku tidak mau! Aku mau dianterin supir saja." Tolak Niah yang langsung berlalu meninggalkan Kevin.
Niah menolak ajakan Kevin, Karena Niah takut diturunkan dijalan oleh Kevin. Mengingat beberapa hari lalu Kevin meninggalkan Niah ditengah jalan, Karena ada cewek cantik jadi Kevin berniat menggodanya.
Alasan Kevin menurunkan Niah dijalan ya, Apalagi karena Kevin takut Niah disangka pacarnya Kevin.
"Sudah sana berangkat!" Niah mengusir Kevin.
Kevin langsung pergi menuju ke kantornya, Kini Kevin menerus perusahaan yang di kelola oleh Rama.
Dengan raut wajah yang begitu bahagia, Niah melangkahkan kakinya keluar rumah.
Kini Niah langsung masuk ke dalam mobil, Niah pergi ke perpustakaan diantar oleh supir.
Setelah selesai sarapan, Ana dan Rama langsung menuju keruang keluarga, Kini mereka saling mengobrol.
"Sekarang Anak-anak Kita sudah besar." Kata Ana sambil merebahkan kepalanya dipangkuan Rama.
"Iya, Tidak terasa mereka tumbuh dewasa dengan cepat." Sambung Rama.
Dikantor Kevin.
Sesampainya dikantor, Kini semua tatapan mata tertuju pada Kevin, Terutama kaum hawa.
"Tuan Kevin tampan sekali."
"Iya, Aku mau jadi kekasihnya."
"Memangnya Dia masih jomblo?"
"Masih, Dia belum pernah bawa seorang gadis ke kantor."
"Sudahlah, Aku yakin Kita semua bukan selera Tuan Kevin."
"Selera, Sudah seperti Indomie saja."
"Sudah-sudah, Ayo bubar!!"
Kevin langsung memasuki ruangannya, Sekertaris Kevin juga sudah ada diruangan Kevin.
"Selamat pagi Tuan." Sapa gadis cantik yang menjadi sekretaris Kevin.
"Selamat pagi Valin, Ada apa?" Kevin menjawab sapaan dari Valin, Lalu balik bertanya pada Valin, Karena tidak biasanya Valin berada diruangan sepagi ini.
"Ini berkas yang harus Anda tandatangani!" Kata Valin dengan sopan.
Valin menaruh berkas tersebut diatas meja kerja Kevin, Lalu Valin langsung beranjak dari ruangan Kevin. Namun tiba-tiba Kevin menghentikan langkahnya.
__ADS_1
"Tunggu, Siapa yang suruh Kamu keluar? Buatkan Aku teh!!" Kata Kevin dengan ketus.
Valin langsung beranjak keluar dari ruangan Kevin.
"Dasar atasan galak." Batin Valin.
Valin adalah sekretaris yang dipilih oleh Kevin sendiri, Apalagi Valin sangat cantik bahkan terlihat masih sangat polos dan tidak pernah membatah apa yang Kevin suruh.
Di perpustakaan.
Niah sedang mengajar Anak-anak sambil bercanda dengan mereka.
"Anak-anak coba jawab hewan apa yang lehernya panjang?" Tanya Niah dengan begitu lembut.
"Aku mau jawab Kak." Jawab gadis kecil yang bernama Livia, sambil mengacungkan jarinya.
"Iya Livi, Apa jawabannya?" Tanya Niah dengan nada lembut.
"Jerapah Kak." Jawab Livi.
Livi adalah gadis kecil yang masih umur 5 tahun, Namun karena keluarganya tidak mencukupi akhirnya Livi ikut belajar di perpustakaan.
Tapi jangan kawatir biarpun itu hanya perpustakaan, Tapi Rama sudah menyediakan beberapa guru untuk mengajar disitu, Bhakan Rama juga memberikan beasiswa untuk Anak-anak yang tidak mampu yang sudah seharusnya masuk ke sekolah.
"Livi, Kamu pintar sekali!" Puji Niah sambil mengelus rambut panjang Livia.
Seseorang laki-laki terus memperhatikan Niah sedang mengajar. Kini tatapan laki-laki itu terus tertuju pada Niah.
"Sebentar ya Anak-anak." Pamit Niah.
Niah langsung keluar menghampiri laki-laki tersebut, Lalu tersenyum Niah tersenyum pada laki-laki itu.
"Sedang apa disini?" Tanya Niah.
"Sedang memperhatikan gadis cantik yang sedang mengajar." Jawab Riko, yang diiringi dengan senyum manisnya.
"Dasar, Masuklah!" Omel Niah, Lalu menyuruh Riko untuk masuk.
"Apa boleh?" Tanya Riko.
"Tentu saja boleh." Jawab Niah.
Kini Riko langsung ikut masuk ke dalam ruangan, Anak-anak yang melihat kedatangan Riko, Langsung bertanya pada Niah.
"Kak Niah, Kakak tampan itu siapa?" Tanya Livia dengan begitu polosnya.
"Pasti Kakak tampan itu pacarnya Kakak ya." Sambung Leo sambil tersenyum melihat Niah.
Niah hanya tersenyum, Lalu menjawab pertanyaan Anak-anak tadi.
"Rahasia, Anak kecil tidak boleh tahu." Jawab Niah dengan nada lembut.
Riko hanya tersenyum, Niah melihat kearah Riko lalu membalas senyuman Riko.
Bersambung ๐
Terimakasih para pembaca setia๐
__ADS_1