Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
39. Pernikahan Rama dan ana 2


__ADS_3

Mempelai wanita hampir sampe Rama berdiri Bagas dan Rian mendampingi Rama disamping rama, Rehan ikut bergabung dengan ketiganya dan Rian berdiri dibelakang Rama. Bagas berdiri dibelakang Rama.


Visual Rama Ardiyansyah



Rian berdiri dibelakang Rama..


Visual Rian Hardiyanto



Bagas juga ikut berdiri dibelakang Rama.


Visual Bagas (Sekertaris Rama).



Rehan tidak mau kalah ikut berdiri mendampingi kakaknya untuk menyambut kakak iparnya yang akan segera datang.


Visual Rehan Ardiyansyah (Adiknya Rama).



Mereka berempat sudah siap untuk menyambut mempelai wanita. akhirnya ana datang dan tersenyum pada semua tamu acara pernikahan Rama dan ana langsung dilaksanakan dan akhirnya mereka berdua sah menjadi suami istri.


Setelah acara akad selesei Rama, ana dan semua keluarganya menuju tempat repsesi. sesuai permintaan ana repsesi digelar begitu sederhana dan bertema pesta kebun mereka tidak mengundang banyak tamu hanya orang-orang terdekat mereka saja dan beberapa rekan bisnisnya Rama.


__ADS_1


Semua tamu mengucapkan selamat kepada kedua mempelai ana merasa bahagia sekali akhirnya pernikahannya berjalan lancar.


"Ayu, kemari sebentar" Panggil ana.


"Kenapa ana?" jawab ayu.


"Kevin dan Dimas belum datang? Ucap ana yang sangat menantikan kedatangan Kevin dan Dimas.


"Belum ana, mungkin mereka macet dijalan jadi belum sampai tunggu saja ana" jawab Ayu dengan nada lembut.


Ana mengerti.


"iya mungkin saja mereka kena macet" guman ana dalam hati.


"kakak ipar selamat ya" Ucap rehan Sambil memeluk ana.


"Terimakasih Rehan" jawab Ana, sambil berbisik lepaskan aku Rehan atau kakakmu akan berbuat konyol didepan semua tamu.


"Kakak ipar, kenalkan gadis cantik yang tadi menjadi pendampingmu!" pinta Rehan.


"Pendamping, yang sebelah mana rehan" tanya ana ingin tau.


"Yang memakai gaun berwarna salem tadi kakak ipar" Ucap rehan Sambil menunjukkan gadis yang sedang duduk salah satu meja tamu.


"Oh, dia Akan sahabat kakak" Ucap ana menjelaskan pada Rehan.


"Terimakasih kakak ipar" ucap Rehan Sambil meninggal ana dan Rama.


Rehan menuju ke tempat Ayu sedang duduk dan menyapa ayu dengan lembut namun dibalas cuek oleh Ayu.

__ADS_1


"Nona, boleh saya duduk disini?" tanya Rehan dengan nada yang paling manis.


"Silahkan" jawab Ayu cuek.


"Nona, kenalkan saya Rehan, boleh saya tau siapa nama nona" Ucap Rehan dengan begitu percaya diri.


"Maaf tuan, saya tidak berkenalan dengan orang asing" jawab Ayu jutek.


"Orang asing bukankah dia tau kalau aku ini adik ipar dari sahabatnya" Guman rehan dalam hati.


"Ahh nona begitu sombong, apakah nona tidak takut kelak akan jatuh cinta padaku??" Goda Rehan pada Ayu.


"Tuan jagalah sikap tuan" Ucap Ayu Sambil bangkit dari tempat duduknya dan meninggalkan Rehan.


"Dasar wanita sombong untung saja kamu cantik nona!!" Rehan berbicara sendiri sambil menggelengkan kepalanya.


Rian dan Bagas menemui ana dan Rama untuk mengucapkan selamat.


"Selamat ya ram, berhentilah menggoda wanita lain kau sudah punya istri sekarang" Ucap Rian pada Rama.


"Hey kau manusia jomblo berhentilah menyebarkan fitnah" Ucap Rama kesal.


"Tuan selamat ya atas pernikahan tuan muda dan nona muda" Ucap Bagas pada Rama.


"Terimakasih ya Bagas, cepatlah cari pacar jangan terlalu sibuk kerja" Ucap Rama dengan penuh pengertian.


"Hey kau bocah tengil, kenapa kau begitu lembut membalas ucapan Bagas sedangkan padaku kau selalu jahat??" Ucap Rian kesal.


"Hahaha sudah..sudah terimakasih untuk hari ini semuanya sahabat-sahabatku" Ucap Rama Sambil memeluk Bagas dan Rian secara bersamaan.

__ADS_1


Acara masih berlanjut, ana masih menunggu Kevin dan Dimas yang belum datang-datang.


Nih author lanjutin lagi... mudah-mudahan kalian semua suka ya sama karya author 😘😘 maaf ya author baru sempat up lagi soalnya authornya baru ada waktu dari tadi sibuk🙏🙏


__ADS_2