Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
81. Mengejar ana


__ADS_3

Ana langsung berlari ntah Kemana dia pergi, Rama masih marah-marah dengan Elina kenapa Elina bisa bicara seperti itu padanya istrinya.


"Elina, berhentilah menggangguku dan istriku dan gara-gara kamu ana jadi salah paham padaku" Ucap Rama dengan nada marah.


"Hey, sayang, bukan aku yang salah tapi istri bodohmu itu yang tidak tau diri dan merebutmu dariku" Jawab Elina dengan nada lebay.


"Elina, apakah kau lupa kau meninggalkanku di saat aku benar-benar mencintaimu dan aku mengizinkan kamu mengejar karirmu!! namun apa kamu diluar negeri sana, tinggal satu rumah dengan laki-laki lain kan, udahlah Elina tidak usah mengelak. orang suruhanku sudah menyelidiki semua tentang kamu diluar sana, bahkan kamu suka pergi ke club malam dan selalu membawa pria lain masuk ke dalam apartemenmu disana, aku punya bukti semua tentang kelakuanmu disana" Ucap Rama dengan nada yang sudah benar-benar marah sambil menunjukkan semua bukti yang dikirimnya oleh orang suruhannya.


Padahal Rama tidak ingin membongkar semua ini, Apalagi ini sebuah aib yang tidak baik. namun Rama sudah begitu marah dan menurut Rama Elina harus tau.


"Ini tidak seperti yang kamu pikirkan Rama" Jawab Elina berusaha mengelak.


"Elina, kamu taukan aku adalah Rama Ardiyansyah aku bisa melakukan apa saja dan kalau menurutmu semua bukti itu tidak akurat apa aku harus memanggil laki-laki itu kesini" Ancam Rama dengan nada yang sudah mengebu-gebu, Rama langsung meninggalkan Elina diruangan kerjanya dan segera mengejar ana keluar.

__ADS_1


"Sial, Rama tau semuanya tapi aku tidak boleh menyerah aku harus kembali mendapatkan cinta Rama Ardiyansyah. aku tidak mau aku sampe hidup miskin lagi" Ucap Elina berbicara sendiri.


Rama mengejar ana.


"Ana, kamu dimana sayang?" Ucap Rama dengan nada sedih.


Rama pun terus menyelurusi jalanan dan berharap bisa segera menemukan ana.


Ana sudah sampai dirumah Rama dan segera masuk ke kamar, ana membereskan semua bajunya masuk dalam koper dan pergi meninggalkan rumah Rama.


Ana menuruni tangga dan bergegas untuk segera pergi, sekarang dirumah tidak ada orang rehan pergi dari tadi pagi jadi tidak ada yang mengetahui kepergian ana.


Ana menyelusuri jalanan dan bingung mau pergi kemana? ana tidak mungkin ketempat ayu atau bibi Rani karena ana takut jika bibinya tau pasti akan sangat marah, jika dirumah ayu pun pasti rehan akan sering datang kerumah ayu.

__ADS_1


Ana mengecek tabungannya memake ponsel, nominalnya pun masih 7,6 juta. akhirnya ana berniat mengontrak rumah dan mencari pekerjaan.


Rama pun sampe dirumah.


"Sayang, ana kamu dimana sayang?" Ucap Rama memanggil nama ana namun tidak ada yang menyaut panggilannya.


Rama langsung pergi ke kamar dan mengecek semua tempat seperti kamar mandi, balkon rumah namun ana tidak ana.


Rama pun membuka pintu lemari dan ternyata pakean ana sudah tidak ana, Rama hanya menghela nafas panjang.


"Apa ini? ana pergi meninggalkan ATM dan uang bulanan yang aku berikan" Ucap Rama pada diri sendiri sambil memegang barang tersebut.


"Ana, kenapa kamu bodoh sekali? setidaknya biarpun kamu marah padaku kamu harus membawa mereka bersamamu!!" Kesal Rama karena Anda meninggalkan itu semuanya.

__ADS_1


Rama bergegas turun ke lantai bawah dan mencari ana.


Biarin pada gregetan ya para pembaca setia 😘😘


__ADS_2