Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
77. Ajakan jalan


__ADS_3

Setelah Dimas dan Kevin berpamitan dan mereka semua selesai makan, akhirnya mereka berpisah dan pulang menuju rumah masing-masing.


"Kevin, Dimas hati-hati dijalan ya sering-sering kabari aku ya" Ucap ana pada Kevin dan Dimas.


"Siap ana, kamu jagalah diri baik-baik" Ucap Dimas pada ana.


"Ana, kabari kita segera jika kau sudah hamil ya" Ucap Kevin tiba-tiba.


"Apasih vin, jangan membahas hal seperti itu aku malu" Ucap ana dengan nada malu.


"Kenapa, harus malu sayang? kalau kamu hamil juga kamu ada suaminya!!" Ucap Rama tiba-tiba yang tidak terima dengan alasan ana yang tidak masuk akal.


"Tidak sayang, ya malu karena membahasnya ditempat umum sayang" jawab ana agar suaminya mengerti dan tidak merasa kesal.


Atau sesuatu yang tidak diinginkan akan terjadi pada ana, suaminya yang gampang banget marah, tiba-tiba kesal itu membuat ana kadang serba salah.


"Baik.. baiklah ana, tuan Rama jangan berdebat disini tidak enak dilihat orang" Ucap Kevin yang melihat orang disekitarnya sudah melihat ke arahnya.


"Benar apa kata Kevin ana" Timpal Dimas.

__ADS_1


Ana dan Rama akhirnya terdiam karena merasa apa yang dikatakan Kevin dan Dimas benar adanya.


"Iya sudah, kita pulang ya ana, tuan Rama" Ucap Dimas dan Kevin bersamaan.


"Baiklah hati-hati kalian dijalan, belajar yang benar diluar negeri nanti" Jawab Sambil menepuk bahu Dimas dan Kevin.


"Jaga diri kalian baik-baik ya disana" Ucap ana pada Kevin dan Dimas.


Akhirnya Dimas dan Kevin pun pergi meninggalkan ana dan Rama sedangkan Rama sedang mengurus pembayaran makanan yang telah mereka pesan dan ana sedang menunggunya, setelah selesai Rama pun menghampiri ana.


"Sayang, ayo kita pulang!!" Ucap Rama.


Rama dan ana pergi meninggalkan restauran tersebut dan menuju parkiran mobil, Rama langsung menyalakan mobilnya dan langsung menuju rumahnya.


Rama dan ana didalam mobil.


"Sayang, kamu tidak ingin melanjutkan kuliahmu" Ucap Rama tiba-tiba.


"Sebenarnya aku ingin sayang, tapi sekarang aku hanya ingin jadi ibu rumah tangga saja apalagi aku sudah menikah sayang kelak aku harus mengurus suami dan anak-anakku jadi aku putuskan untuk tidak melanjutkan kuliah lagi sayang" Jawab ana dengan pertimbangan yang matang.

__ADS_1


"Baiklah sayang, tapi jika suatu saat kamu ingin melanjutkan katakan padaku saja sayang!!" Jawab Rama sambil membelai rambut ana.


"Iya sayang, akan aku katakan" jawab ana.


Rama tidak langsung pulang kerumahnya dan berniat mengajak ana untuk jalan-jalan karena sudah lama tidak menghabiskan waktu berdua.


"Sayang, aku mau ajak kamu ke suatu tempat" Ucap Rama tiba-tiba.


"Kemana sayang? aku tidak mau ke mall atau kamu akan menghabiskan uangmu lagi" Jawab ana.


"Baiklah, kita jalan-jalan saja ke taman mencari udara segar, bagaimana kamu mau sayang?" Ajak Rama.


"Baiklah sayang, kita pergi ke taman saja sambil jalan-jalan" Jawab ana semangat.


"Iya sayang, aku tau kamu pasti akan menerima ajakanku" Ucap Rama.


"Kalau sudah tahu jawabannya, kenapa masih bertanya" Jawab ana Sambil mencubit pipi Rama.


Akhirnya sampelah ditaman yang indah dan begitu sejuk karena udaranya yang masih segar dan begitu asri jadi sangat cocok untuk menghabiskan waktu berdua.

__ADS_1


Maaf ya authornya baru sempat up, solanya sibuk banget hari iniπŸ™πŸ˜˜ tapi diusahakan malam ini akan up beberapa bab ya


__ADS_2