Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
179. Tidur sendirian


__ADS_3

Setelah selesai dengan obrolannya mereka semua pun masuk kamar, malam ini bibi Rani dan siska menginap dirumah rama. bibi rani dan siska sudah masuk ke kamar untuk tidur.


Dikamar rama dan ana.


"Sayang, kenapa kamu diam saja?" tanya Rama, yang melihat ana diam saja tidak bawel seperti biasanya.


"Sayang, apa aku boleh tidur bersama bibi dan siska aku masih sangat merindukan mereka" ucap ana dengan penuh hati-hati.


Rama yang melihat istrinya memasang wajah memelas, akhirnya rama pun mengizinkan ana untuk tidur bersama bibi rani dan siska.


"Apa kau sungguh ingin tidur bersama mereka?" tanya rama memastikan.


Ana pun menganggukkan kepalanya.


"Baiklah, ayo aku antar kamu ke kamar bibi Rani dan siska!! ajak rama, biarpun sebenarnya rama tidak rela istrinya tidur bersama bibi nya dan saudaranya.namun rama juga tidak mau melihat istrinya sedih.


Rama pun mengantar ana ke kamar bibinya, namun sebelum ana keluar rama menyuruh ana mengganti pakaian tidurnya.


"Sayang, gantilah baju tidurmu dulu itu terlalu terbuka!! ucap rama, rama pun mengambilkan baju tidur lengan panjang dan memberikan pada istrinya.


"Ganti dengan yang ini saja sayang!! suruh rama, ana langsung menganti pakaian dan setelah selesai rama langsung mengatar ana ke kamar bibinya.


"Kamu yakin tidak akan merindukan pelukan hangat dariku nanti?" tanya rama jail.


"Hanya satu malam sayang, aku akan berusaha menahannya" jawab ana.


"Apa jangan kamu yang tidak bisa tidur tanpaku sayang?" goda ana manja.


"Berhentilah menggodaku atau aku akan menarik kamu kembali ke kamar lagi" ancam rama pada ana.


"Begitu saja langsung mengancam" kesal ana

__ADS_1


Sampailah dikamar yang ditempati bibi.


"Tok..tok bibi, siska ini ana" panggil ana sambil mengetuk pintu.


"Ana!!" ucap siska


Bibi rani pun bangun dan membuka pintu kamarnya.


"Ana, ada apa nak?" tanya bibi


"Ana mau tidur sama bibi dan siska" jawab ana. bibi pun tersenyum pada ana.


"Masuklah sayang, tapi nak rama bagaimana?" tanya bibi.


"Tidak apa-apa bi, malam ini rama tidur sendirian" jawab Rama.


Ana pun masuk kedalam kamar bibi sedangkan rama kembali ke kamarnya.


Ana pun menghampiri siska.


Ana, bibi, siska dan sekarang mereka tidur satu ranjang malam ini bibi ada ditengah-tengah ana dan siska.


"Kalian bahagia selalu ya nak, hidup yang rukun pokoknya kalian adalah anak-anak terbaiku" ucap bibi sambil mengecup kening ana dan berganti mengecup kening siska.


Betapa bahagianya aku mempunyai kalian anak-anakku. mama ana, ayah ana mudah-mudahan kalian sudah bahagia disurga sana dan kalian lihat sekarang ana sudah bahagia dan ana hidup dikelilingi dengan orang-orang yang sangat menyayangi ana. Guman bibi Rani dalam hati yang penuh rasa syukur


Di kamar Rama.


Rama masih terjaga dan belum tertidur apalagi ini pertama kalinya Rama tidur sendirian setelah sekian lama menikah dengan ana.


"Sekarang apa yang harus aku peluk?"

__ADS_1


Aku tidak mungkin memeluk bantal gulingkan untuk malam ini.


"Apa aku harus memeluk baju tidur ana?"


Aku rasa itu juga tidak mungkin, nanti yang ada aku malah pingin. lalu dengan siapa? aku akan bertempur.


"Sudahlah aku tidur saja!!"


Ana kau begitu menyiksaku belum ada beberapa jam, aku rasanya sudah tidak tahan ingin memelukmu.


Setelah beberapa pertanyaan sendiri dijawab sendiri, rama terus berusaha memejamkan matanya namun tetap tidak bisa.


Tidurlah dasar mata kurang kerjaan, aku tidak mungkinkan mengetuk pintu kamar bibi malam-malam hanya karena aku tidak bisa tidur. Kesal Rama dalam hati.


Rehan yang baru pulang mengantar ayu langsung masuk ke kamarnya, karena dirumahnya sudah sangat sepi.


"Sepertinya mereka sudah pada tidur" ucap rehan sambil masuk kedalam kamarnya.


Dikamar Rama.


Rama masih tetap belum bisa tidur.


Ana kamu membuatku gila sayang.


Setelah beberapa jam akhirnya rama tertidur biarpun malam ini tidur rama tidak nyenyak dan sering terbangun.


"Ana aku ingin tidur memelukmu" ucap rama, yang kembali bangun dari tidurnya.


Rama yang terbiasa tidur sama istrinya dan malam ini istrinya meninggal rama untuk tidur dengan bibi dan saudaranya. itu membuat Rama semalaman tidak tidur nyenyak tidak seperti biasanya kalau tidur bersama ana pasti rama tidur dengan nyenyak dan begitu nyaman.


Bersambung ...

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan rate ya biar authornya makin semangat. terimakasih semuanya 🙏🙏


__ADS_2