Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
38. Pernikahan Rama dan ana


__ADS_3

Keluarga Rama menuju pulang kerumah Rama setelah sampe dirumah Rama, Rama dan semuanya langsung masuk kamar untuk istirahat karena memang sudah jam 7 malam dan mereka tidak ingin besok sampe terlambat.


Dikamar mami dan Papi.


"Papi, mami tidak menyangka Rama bakalan menikah besok pagi" Ucap mami bahagia.


"Iya mam, papi sudah tidak sabar lagi buat gendong cucu mami" Ucap papi pada mami


"Papi benar, mami juga sudah ingin punya cucu" Ucap mami yang menyetujui ucapan papi.


Mereka akhirnya saling mengobrol panjang lebar dan akhirnya mereka tertidur karena memang hari ini sangat lelah.


Dikamar Rama.


*Pernikahanku tinggal menghitung jam, rasanya hatiku tidak jelas sekali ntah karena gerogi atau karena bahagia* Guman Rama dalam hati.


Tiba-tiba rehan masuk dan membuyarkan semua lamunan Rama.


"Kakak, apa yang kakak pikiran kenapa kakak bengong saja dari tadi?" Ucap rehan ingin tau.


"Hey kau anak kecil, ini urusan orang dewasa kamu tidak boleh ikut campur" Ucap Rama pada rehan yang membuat rehan kesal.


"Berhentilah menyebutku anak kecil kak, bukankah calon istri kakak juga seumuran denganku" Ucap rehan dengan nada meledek.


"Wanita menikah di usia muda segitu wajar anak kecil" Ucap Rama yang tidak terima dengan ledekan adiknya.


"Baik..baiklah aku mengalah kak" Ucap rehan pada Rama, yang memang tidak mau melanjutkan perdebatan tersebut atau semuanya akan berakhir besok pagi.

__ADS_1


Rehan paham akan sikap kakaknya yang selalu tidak mau mengalah jadi rehan selalu mengalah biarpun rehan lebih kecil dari Rama. Akhirnya rehan meninggalkan kakaknya dan kembali ke kamarnya.


Keesokan harinya, dirumah ana sudah menyiapkan semuanya keluarga besar ana pun sudah berkumpul untuk berangkat ke tempat repsesi, beberapa jemputan mobil yang sudah diperintahkan Rama pun sudah siap dihalaman rumah ana.


Ana yang sudah dirias begitu cantik dan segera menuju ke mobil yang sudah disediakan oleh Rama. Siska dan ayu sudah siap dengan penampilannya yang begitu cantik dengan riasan yang natural dan memakai gaun yang begitu cantik.


Visual Anatasya.



ana keluar yang diikuti oleh ayu dan Siska, ayu memakai gaun berwarna salem yang begitu anggun.


Visual Ayu.



Visual Siska.



Ayu dan siksa berdiri tepat dibelakang ana.


"Ana Tersenyumlah jangan merasa tegang" Ucap ayu pelan.


"Ayu mungkin Ana gerogi" Timpal Siska.


Ana tersenyum dan naik keatas mobil untuk menuju tempat repsesi yang sudah siapkan oleh Rama.

__ADS_1


Ditempat repsesi keluarga rama berada disini semuanya termasuk kerabat jauh Rama juga sudah datang dari tadi pagi banget.


Rama yang sudah rapi dan begitu tampan dengan jas hitamnya yang dipadukan dengan dasi kupu-kupu. terlihat tersenyum dan menyambut tamu-tamu yang sudah datang, Rian dan Bagas mendampingi Rama dengan bahagia.


"Mana mempelai wanitanya" Ucap tamu yang datang.


"Dia sedang dalam perjalanan tuan" ucap Rama sopan dengan satu rekan bisnisnya.


"Nyonya Diana, selamat ya atas pernikahan putramu yang sangat tampan" Ucap salah satu teman mami Diana.


"Terimakasih nyonya Alika" ucap mami Diana pada temannya tersebut.


Akhirnya mami Rama pergi menemui teman-temannya yang lain, begitu juga dengan papi Rama beliau sedang mengobrol dengan rekan bisnisnya yang diundang oleh dirinya.


Rama, Bagas dan Rian mereka sedang duduk bersama dan saling berbagi tawa canda untuk melepaskan ketegangan Rama.


"Jangan terlalu gerogi tuan muda" Ucap Bagas pada Rama.


"Rama jika kau belum siap, melepas masa lajangmu aku bersedia menggantikanmu" Ucap Rian dengan semangat.


"Aku sudah siap manusia jomblo" Ucap Rama semangat.


"Haha, Bagas kau lihat tuan muda itu dia sangat ketakutan" Ucap Rian Sambil tertawa dan bagas pun ikut tertawa.


Akhirnya mereka asik dengan candaan dan berbagai macam keusilannya.


Lanjut ya, mudah2an semuanya suka dengan karya author 🙏😘 terimakasih yang sudah membaca karya author dan meninggalkan jejak... selalu dukung author ya biar lebih semangat 🙏😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2