Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
2. Putus kuliah


__ADS_3

Ana memakan makanan sisa yang diberikan oleh Bibinya.


"tidak apa-apa makan makanan sisa daripada Aku sakit nanti Aku tidak bisa kerja dan Bibi akan semakin menyiksaku" gumam Ana, yang saat ini merasa sangat sedih.


Dikamar Ana.


"Mungkin mulai besok Aku tidak bisa melanjutkan kuliahku lagi, sudahlah lupakan cita-citaku untuk menjadi guru!!" Ana berkata dengan dirinya sendiri. sambil merebahkan tubuhnya ke kasur karena sanking lelahnya.


Esok pagi jam 4 subuh, Ana terbangun seperti biasanya. Ana melihat tumpukan baju yang iya lupa harus digosok, akhirnya Ana menyelesaikannya dulu sebelum Ana melanjutkan untuk mengerjakan yang lainnya.


setelah semuanya selesai, Ana melaksanakan sholat subuh seperti biasanya.


Jam menunjukkan pukul 6 pagi, Ana bergegas pergi berangkat kerja, tapi sebelum berangkat kerja Ana pergi ke kampusnya dulu untuk mengantarkan tugas terakhirnya.


Sesampainya dikampus.


"Ana!!" sapa seorang laki-laki yang tidak lain adalah teman sekelas Ana yaitu Dimas dan Kevin.


Dimas dan Kevin mereka berdua itu teman Ana yang sangat baik, Dimas itu tinggi dia sangatlah tampan agak arogan sih orangnya tapi tetap asik sedangkan Kevin dia laki-laki yang sangat kalem dan wajahnya sangatlah manis kaya gula.


"Ana, kenapa kamu jarang masuk kuliah?" tanya Dimas sambil mengacak-acak rambut Ana.

__ADS_1


"aku sangat sibuk berkerja Dim, apa kamu merindukanku?" jawab Ana dengan nada meledek.


yang dibalas dengan cubitan dihidung.


"Ana Kamu selalu mengerti Aku" ledek Dimas.


"huu dasar kalian kalau udah ketemu bencanda mulu!!" celetuk Kevin.


"Apaan sih Kamu Vin? bilang aja kamu irikan Ana lebih merindukan ku daripada Kamu"saut Dimas sambil tertawa penuh kemenangan.


"hush...hush udah ih! Aku mau pamit sama Kalian" Jawab Ana tiba-tiba


"Maksudnya?" jawab Dimas dan Kevin bersamaan dengan penuh rasa bingung.


"Ana, kenapa kamu berhenti kuliah?apa kamu perlu biaya biar aku bantu membayarnya Ana?" tanya Kevin.


"iya Ana, aku pun sama akan membantumu!! katakan Ana tidak usah sungkan!!"pinta Dimas


Dimas dan Kevin ini mereka selalu baik dengan Ana, mereka juga semuanya orang kaya. Orangtua mereka salah satu pemegang saham dikampus tempat Ana kuliah.


"Dimas, Kevin terimakasih kalian sudah terlalu baik denganku selama ini, tapi kali ini Aku minta maaf Aku tidak bisa menerima bantuan kalian lagi" jawab Ana.

__ADS_1


"jangan merasa tidak enak Ana, kapanpun kamu perlu bantuan kita katakan saja ya!!" pinta Kevin.


"Iya Ana, benar kata Kevin, Aku selalu siap dan ada buat kamu Ana cantikku" jawab Dimas.


"kalian itu memang teman-temanku yang sangat baik, lain kalau aku gajian Aku akan menelaktir Kalian. sekarang Aku mau pergi kerja dulu ya" Pamit Ana.


"Iya Ana, kita tunggu hari itu!!" jawab Dimas.


"Aku anterin ketempat kerja ya Ana" tanya kevin.


"Tidak usah Vin, kamu kan masih ada kelas" Tolak Ana. karena tidak ingin merepotkan Kevin apalagi Kevin masih ada kelas.


"jangan menolak Ana, nanti aku absenin Kevin. udah biar masalah Kevin Aku yang urus!!" Jawab Dimas.


"Baiklah..baiklah kalian itu selalu memaksa" ucap Ana tersenyum manis.


"Dim, Aku pamit ya" ucap Ana.


"Iya Ana, hati-hati dijalan, Vin jangan sampai Ana lecet ya" jawab Dimas sambil becanda


"Iya siaaap pak Dimas" saut Kevin.

__ADS_1


Kevin langsung menuju mobilnya untuk pergi mengantarkan ana ketempat kerjanya.


Bersambung 🙏


__ADS_2