Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
21. Bertemu calon mertua.


__ADS_3

Setelah sampe di depan toko ana tersadar kalau tangannya sedang dipegang oleh Rama.


"Rama, lepaskan tangan saya" ucap ana.


Rama pun melepaskan genggaman dari tanga ana dengan pelan-pelan.


"Rama, apa sungguh kue itu harganya mahal sekali" ucap ana dengan jujur dan tak merasa kalau.


"Ana, ini hanya sekedar kue saja. kelak kamu juga akan membeli baju dengan harga puluhan juta rupiah dari disenier terkenal, tas branded dari merk terkenal. kelak semua akan kamu rasakan dan kamu tidak boleh merasa kaget karena hal itu biasa terjadi dikalangan atas seperti aku dan keluargaku ana" ucap Rama menjelaskan pada ana.


Ana pun memahami omongan Rama, ternyata laki-laki yang dia nikahi bukan laki-laki biasa.


"Naiklah" ucap Rama Sambil membukakan pintu mobil.


"Terimakasih" Ucap ana Sambil naik ke dalam mobil Rama.


Rama pun masuk ke dalam mobil lalu menyalakan mobilnya dan meninggalkan tempat kue untuk menuju kerumah orang tuanya.


Setelah dua dalam perjalanan akhirnya ana dan Rama sampe didepan rumah orang tua Rama.



Rumah orang tua Rama.


"Waahhhh bagus sekali, rumahnya" ucap ana mengagumi rumah orang tua Rama.

__ADS_1


"Tuan muda" ucap pelayan dirumah


"Bibi, mami sama papi ada?" tanya Rama pada pelayan tersebut.


"Ada tuan, silahkan masuk" ucap bibi


"Baik Bi" ucap Sambil tersenyum pada bibi pelayan tersebut.



Diruang keluarga mami, papi dan rehan adiknya Rama sedang mengobrol. mami yang melihat Rama berjalan menuju ruang keluarga pun langsung berlari untuk memeluk anaknya yang sudah lama tidak bertemu. karena selama ini Rama tinggal jauh terpisah dari orang tuanya karena harus mengurus perusahaan Rama group dikota tempat dia tinggal.


"Rama sayang, mami sangat merindukanmu kenapa kau jarang sekali datang kerumah untuk melihat mami, Rama mana katanya kamu akan membawakan calon menantu mami pulang" ucap mama panjang lebar dengan nada bawel seperti biasanya.


"Mami, duduklah dulu biarkan anak kita juga duduk dulu dia baru sampe pasti sangat capek" Ucap papi Rama


"Baik-baiklah mami mengalah, ayo sayang anak mami duduk dulu" pinta mami sambil menarik tangan Rama.


Mami pun tiba-tiba berteriak karena kaget melihat wanita cantik berada didepannya, membuat semuanya yang ada ruang keluarga kaget.


"Apa yang mami lakukan jangan membuat calon menantu kita ini takut mam" ucap papi Rama.


Mami Rama tak memperdulikan ucapan papinya Rama dan melepaskan tangan Rama yang tadi ditariknya, sekarang mami lebih tertarik dengan gadis cantik yang sudah beliau tarik tangannya untuk duduk disampingnya.


"Sayang, kenalkan siapa namamu?" tanya mami pada ana.

__ADS_1


"Nama saya anatasya Tante" ucap ana.


"Sayang jangan panggil mami dengan sebutan Tante, panggil mami aja sayang kamu adalah calon istri Rama" ucap mami sambil terus memegang tangan ana.


"Baik Tante, ehh mami" ucap ana gugup.


"Baiklah ana, mami kenalan ini papi Rama namanya Revan Ardiyansyah, ini adek nya Rama namanya Rehan Ardiyansyah, dan ini mami yang paling cantik namanya Diana" ucap mami Rama panjang lebar.


Ana pun mengangguk mengerti dengan apa yang jelas mami Rama padanya.


"Jangan sungkan ana, anggaplah ini rumah sendiri" ucap mami Rama Sambil tersenyum pada ana.


"Kalian pasti lelah, istirahatlah dulu dikamar Rama mami akan menyuruh pelayan untuk menyiapkan makan malam buat kita" ucap mami kepada Rama dan ana agar segera bergegas ke kamar.


"Ma..mi" ucap ana terbata-bata.


"Iya ana?" Jawab mami cepat.


"Mami ana ingin jujur pada mami, kalo ana orang tidak punya, ana yakin pasti Rama belum bercerita pada mami" ucap ana jujur karena tidak ingin mami dan keluarga Rama yang lainnya kecewa.


"Rehan, bawa kue ini ke dapur bilang sama bibi untuk memotongnya" ucap mami.


"Baik mi" ucap rehan Sambil mengambil kue yang tadi dibawa oleh ana.


"Ana, kamu tidak usah kawatir nak papi dan mami bukan tipe orang yang suka memandang orang dari derajatnya nak, kamu tau kan nak derajat, pangkat, tatah itu semua hanya titipan Allah, Biarpun ana berasal dari keluarga sederhana itu tidak akan menjadi masalah buat papi asalkan anak papi menyukainya papi aku seteju dengan keputusannya" ucap papi Rama pada ana yang membuat ana tersentuh.

__ADS_1


"Bener kata papi Rama nak, mami pun tidak akan mempermasalahkan semuanya, Rama sudah punya semuanya nak Rama hanya butuh wanita yang mencintai Rama dan bisa menjadi istri yang baik buat Rama" ucap mami sambil memeluk tubuh ana.


Jangan lupa like, komen, rate dan vote biar author makin semangat nulisnya.. terimakasih semuanya yang udah mampir ke karya author...


__ADS_2