Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
180. Terselip foto mantan


__ADS_3

Keesokan harinya, bibi, siska dan sudah bangun mereka sudah mandi dan sudah rapi.


pagi ini bibi dan siska akan kembali kerumahnya.


Dimeja makan.


"Ana, bibi dan siska pulang dulu ya nak kamu jaga dirimu baik-baik dan rawat suamimu dengan baik nak" ucap bibi penuh rasa sayang.


"Iya bi, bibi juga jaga diri baik-baik dan siska jagain bibi ya kalau ada apa-apa telpon aku!!" ucap ana pada siska dan bibi.


"Siap nyonya rama" jawab siska semangat.


Rama pun tersenyum melihat istrinya dan keluarganya bahagia.


"Bibi, siska rama sudah menyiapkan supir untuk mengantarkan bibi" ucap Rama.


"Terimakasih nak" jawab bibi


Rama dan ana pun pergi ke depan untuk mengantar bibi dan siska ke mobil, sebelum bibi dan siska pulang ana memeluk mereka begitu erat. bibi dan siska masuk ke dalam mobil dan sekarang supir sudah melajukan mobilnya untuk menuju rumah bibi Rani. ana dan rama pun langsung masuk setelah mobil bibinya meninggal rumahnya dan sudah tidak terlihat lagi.


Ana dan rama kembali ke kamar mereka.


"Sayang, semalam tidurku tidak nyenyak kemarilah aku ingin sekali memelukmu" ucap rama, yang sudah menarik ana kedalam pelukannya.


"Sayang, kalau kamu memeluk dengan begitu erat seperti ini maka aku akan susah bernafas" protes ana.


Rama pun memperlonggar pelukan pada ana.


Ana mengambil ponselnya yang ada meja samping tempat tidurnya. ana memainkan ponsel tersebut seperti biasanya.


"Ana, kemarikan ponselmu mari kita ambil foto berdua" ucap rama, yang sudah mengambil ponsel ana dari tangannya.


Rama pun dengan begitu antusias mengambil foto mereka berdua dengan gaya yang berbeda-beda.


Setelah selesai foto rama mengecek satu persatu fotonya, hingga rama merasa penasaran dan akhirnya melihat-lihat galeri diponsel ana. Rama melihat beberapa foto ana yang sangat lucu, sangat mengemaskan dan itu sesekali membuat rama tertawa. tiba-tiba rama memasang wajah yang begitu garang yang penuh dengan amarah.


"Apa-apaan ana, dia masih menyimpan beberapa foto mantan" Guman rama yang melihat beberapa foto mesra ana dengan Angga. foto ketika mereka sedang dikelas bahkan foto mereka jalan bareng dan ada beberapa foto lucu yang lainnya.


"Apa-apaan kau ini, kenapa kamu masih menyimpan foto-foto mu dengan laki-laki brengsek itu" ucap rama dengan penuh amarah yang begitu menggebu-gebu.

__ADS_1


Ana yang sedari tadi hanya duduk dan tidak melihat apa yang suaminya lakukan pada ponselnya, membuat ana kaget dan begitu bingung dengan ucapan sang suami.


Foto? foto apaan maksud Rama??


"Rama apa maksud kamu?" tanya ana yang memang tidak mengerti dengan ucapan suaminya.


"Jangan pura-pura bodoh kamu, lihat sendiri!!" ucap rama, memberikan ponsel ana dengan begitu kasar.


Ana yang melihat foto-foto tersebut terkejut.


Bodoh kenapa? aku bisa lupa menghapuskan foto-foto Angga denganku waktu dulu. Guman ana penuh penyesalan.


"Aku tidak menyangka ternyata kamu masih menaruh hati pada Angga bahkan kamu masih menyimpan foto-foto Angga dengan baik" ucap rama yang masih dipenuhi rasa emosi dan sekarang pikirannya kacau.


Jangan ditanya karena memang rama mudah sekali cemburu dan suka sekali menyimpulkan apa yang dilihat begitu saja, tanpa mendengarkan alasannya terlebih dahulu.


"Rama, aku bisa jelaskan semua ini aku juga tidak ada maksud untuk menyimpan foto-foto itu,aku hanya lupa menghapusnya" jawab ana berusaha menjelaskan sejujurnya.


Ana memegang tangan rama namun rama menepis tangan ana dengan kasar, hingga ana terjatuh dikasur dan rama langsung pergi meninggalkan ana. ana pun bangun dari kasur itu berniat mengejar rama. namun Rama keluar dari kamar, Rama pun menutup pintu kamarnya dengan begitu kasar.


Ana pun kembali duduk ditepi ranjang.


Rama mengendarai mobil dengan begitu cepat ntah mau kemana dia, yang jelas perasaan marah dan cemburu itu sedang mrngebu-gebu dihatinya sekarang.


Aku tidak menyangka kamu, masih menyimpan foto-foto si brengsek itu.


Rama pun menelpon Rian.


"Rian datanglah ke bar xx, aku tunggu disana" ucap rama dengan kekesalannya.


"Buat apa Rama?" jawab rian.


"Datang saja aku tunggu!!" ucap Rama.


Rama langsung mematikan saluran teleponnya tanpa mendengarkan jawaban rian dulu.


"Siapa sayang" tanya via


"Rama, mengajakku bertemu" Jawab rian, Rian tidak mungkin bilang pada istrinya kalau Rama mengajak ketemu di bar xx. karena itu akan membuat via marah.

__ADS_1


"Tumben banget Rama" ucap via heran


"Mungkin dia sedang merindukan ku sayang, aku pergi dulu ya" ucapa rian sambil mencium kening istrinya.


Rian pun meninggalkan via sendiri dirumah.


Dasar laki-laki aneh kalian, jika dekat selalu berdebat dan jika jauh saling merindukan. guman via sambil menggelengkan kepalanya tidak percaya.


Dimobil rian masih memikirkan kenapa rama mengajaknya ketemu di bar, apalagi rama yang tidak pernah seperti ini sebelumnya.


"Ada apa bocah tengil itu mengajakku ketemu di bar? apa dia sedang ada masalah dengan istrinya?" Guman Rian yang belum tau kenapa


Rama pun sudah sampai di bar.


Jangan salahkan aku ana kalau aku minum malam ini, untuk saat ini aku sangat kesal dan marah sekali padamu. Guman Rama


Rama pun sudah memesan minuman beberapa botol, rama mulai meminum minuman tersebut.


Rian tiba-tiba datang langsung menghampiri rama yang sedang minum.


"Rama apa yang kau lakukan! kenapa kamu minum?" tanya rian kesal.


"Diamlah kau, cukup temanin aku saja" jawab rama yang mulai terpengaruh alkohol.


Rian pun hanya duduk didepan Rama.


"Apa yang terjadi, kenapa kamu seperti ini?" tanya rian.


"Dia semua karena dia, laki-laki brengsek itu" ucap rama, yang rian tidak mengerti maksud nya.


"Hentikan lah rama, ayo kita pulang ana pasti akan khawatir" ucap rian


"Diamlah jangan sebut nama wanita itu dihadapanku!!" ucap rama, yang mulai ngelantur karena pengaruh minuman.


Rian pun dan membiarkan rama minum begitu saja, namun ketika sudah habis 1 botol dan Rama berniat membuka botol kedua rian langsung mencegahnya.


"Ini bukan jalan untuk menyelesaikan masalah bodoh!!" Bentak rian.


Bersambung...

__ADS_1


Jangan lupa like, komen, vote dan ratenya ya buat semuanya, terimakasih sudah selalu memberikan dukungan buat author 🙏 🙏


__ADS_2