Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
193. Kejutan untuk Ana.


__ADS_3

Keesokan harinya Rama dan Ana sudah rapi dengan setelan rumahan, karena memang hari ini suaminya libur kerja. Rama berencana memberikan kejutan buat ana dengan berkunjung ke pantai asuhan yang pertama kali mempertemukan mereka. karena hari ini adalah hari ulang tahun Ana.


"Sayang, aku mau ajak kamu sesuatu tempat!!" ucap Rama dengan lembut.


"Kemana sayang?" tanya Ana, yang sekarang sedang menyiapkan sarapan di dapur.


"Ketempat yang kamu sukai pokoknya" jawab Rama, yang tidak mau memberi tau hari ini mau mengajak ana kemana?


"Sayang, aku pergi sebentar tapi ya!!" pamit Rama, yang langsung pergi meninggalkan ana yang masih sibuk dengan urusan dapur.


Dasar Rama, ntah apa yang dia rencanakan hari ini??


Makanan sudah siap, Ana juga sudah menyiapkan dimeja makan.


Disupermarket.


Rama memberhentikan mobilnya disalah satu supermarket yang tidak terlalu jauh komplek tempat Rama tinggal. Rama langsung masuk kedalam supermarket dengan membawa troli.


Pagi ini Rama membeli banyak sembako dan Snack untuk anak kecil, setelah selesai membeli semuanya Rama langsung pergi ke kasir untuk membayarnya.


Setelah beberapa lama kemudian semua belanjaan Rama sudah dimasukkan plastik, proses pembayaran juga sudah selesai.


Rama langsung pulang menuju Kerumahnya, tidak butuh waktu lama karena supermarket yang Rama tuju tidak terlalu jauh dari rumahnya.


Sampailah dirumah Rama.


Ana sudah duduk dikursi meja makan menunggu Rama pulang, tidak berapa lama tiba-tiba Rama datang.


"Kamu darimana saja Rama?"tanya ana ingin tau.


"Aku cuma dari depan sebentar" jawab Rama.


"Depan mana?" tanya ana lagi.


"Sayang, kita sarapan sekarang ya!! karena setelah sarapan aku mau mengajakmu kesuatu tempat" jawab Rama.


Rama duduk didekat ana, ana mengambilkan nasi dan beberapa lauk untuk Rama.


"Ini sayang, kamu makanlah yang banyak!!" Suruh Ana, sambil menaruh sarapan Rama di depannya.


Setelah selesai sarapan, Rama langsung menyuruh Ana berganti pakaian dengan pakaian yang cantik.


"Sayang, sebenarnya kita mau kemana?" tanya Ana, yang mulai kesal.


"Nanti kamu akan tau sayang!!" jawab Rama.


Ana langsung naik menuju kamarnya untuk berganti baju, dengan baju yang cantik seperti perintah Rama.


Setelah beberapa lama, ana turun dari kamarnya. Rama yang melihat istrinya begitu cantik pagi ini membuat Rama tersenyum begitu manis pada Ana.


"Cantik sekali" puji Rama, yang langsung mengandeng tangan istrinya untuk segera menuju mobil.

__ADS_1


"Kamu tidak ganti baju dulu?" tanya Ana


"Tunggu sebentar 5 menit, aku ganti baju sebentar" jawab Rama.


Rama langsung bergegas pergi menuju ke kamarnya untuk ganti pakaian.


Sebenarnya Rama mau mengajakku kemana? tanya hati ana yang masih penasaran.


Setelah 5 menit kemudian, Rama turun dengan setelan jas yang begitu rapi. Rama langsung naik kedalam mobil dan segera melajukan mobilnya menuju ketempat kejutan untuk Ana.


Rama sengaja membawa dua mobil dan satu mobil dibawa oleh supirnya. karena untuk membawa sembako dan makanan lainnya. biar ana tidak tau jadi Rama sengaja menaruhnya dimobil lain.


"Sayang, kenapa berhenti?" tanya Ana.


"Aku lupa menutup matamu" jawab Rama.


Dan sekarang Rama sudah menutup mata Ana dengan kain dengan begitu rapat. Rama kembali melajukan mobilnya untuk menuju ke pantai asuhan.


Setelah beberapa jam, akhirnya sampailah dipanti asuhan. Rama turun dari mobilnya untuk membuka pintu mobilnya.


"Turunlah" suruh Rama, yang sekarang sudah mengandeng tangan istrinya masuk kedalam panti.


Didalam panti semua anak-anak dan pengurus panti sudah berkumpul diruang tengah yang sudah dihias oleh anak-anak panti, kue tar yang begitu indah dan besar juga sudah siap dimeja.


Rama membawa Ana masuk kedalam dan setelah sampai di dalam, Rama membuka kain penutup mata Ana.


"Kejutan!!!!" ucap semuanya dengan begitu kompak


"Apa ini untukku?" tanya Ana ingin tau.


"Iya ini untukmu sayang, selamat ulang tahun sayangku" jawab Rama dengan senyum manisnya.


Namun Ana malah menangis ntah harus bahagia atau sedih karena selama ini tidak pernah ada yang mengingkat ulang tahunnya bahkan Ana sendiri saja tidak pernah merayakan ulang tahunnya selama ini.


"tapi darimana kamu tau ini adalah hari ulang tahunku?" tanya Ana, yang sudah mengalirkan air matanya.


"Aku tidak sengaja melihat dibuku harian kamu yang ada dimeja sayang, aku menyiapkan semua ini begitu mendadak dengan menyuruh semua orang-orangku" jawab Rama, yang memang semuanya serba dadakan.


Iya biarpun Rama adalah suami ana namun Rama tidak pernah tau kapan tanggal lahir Ana yang sebenarnya, karena Ana juga tidak pernah bilang padanya. Dan beberapa hari lalu Rama tidak sengaja membaca buku harian ana dan disitu ana menulis.


"Selamat ulang tahun untuk diriku sendiri, beserta tanggal kelahiran dirinya"


"Terimakasih sayang, ini adalah pertama kalinya aku mendapatkan kejutan dan aku sangat suka sekali" ucap Ana, dengan aliran air matanya yang tambah deras.


Rama memeluk istrinya dan berisik ditelingganya.


Bahagia selalu sayangku.


Ana melepaskan pelukannya dari suaminya dan sekarang menghampiri ibu Yani.


"Ibu Yani" peluk Ana, dengan tangisannya.

__ADS_1


"Selamat ulang tahun nak, bahagia selalu ya nak" doa buat Yani, sambil memeluk Ana.


"Terimakasih bu" jawab Ana, yang sudah melepaskan pelukannya dari ibu Yani.


"Ayo nak potong kuenya!!" ajak Bu Yani, sambil menggandeng Ana memuju ke meja kue.


Ana sudah berada dimeja tempat kue, Rama langsung menghampiri istrinya untuk menemani memotong kue ulang tahunnya.


Setelah kue dipotong, ana membagikan semua kue pada semuanya.


"*Kak ana selamat ulang tahun"


"Kan aku aku sayang kak ana"


"Kak ana bahagia selalu ya"


"kak ana, aku mau kuenya lagi"


"Kak ana sehat terus ya kak*"


Berbagi macam-macam ucapan keluar dari mulut anak-anak panti, membuat Ana tersenyum dengan begitu bahagia.


"Terimakasih semuanya" ucap Ana, penuh dengan rasa syukur.


Ana sekarang sedang mengobrol dengan anak-anak panti dengan penuh tawa canda.


Rama melihat istrinya tersenyum bahagia rasanya Rama sangat bersyukur.


Rama yang sedang memperhatikan istrinya, tiba-tiba supir Rama memanggilnya.


"Tuan muda, ini semboko dan yang lainnya bagimana?" tanya supir Rama.


"Kamu rapikan saja disebelah sana ya" jawab Rama, sambil menunjukkan di depan dekat ruang tamu untuk menaruh semuanya.


"Baik tuan" jawab supir tersebut dan langsung pergi meninggalkan Rama, untuk membereskan semuanya.


Ana yang sedang bermain dengan anak-anak panti sekarang, mereka bermain tebak-tebakan.


"Rama kemarilah" panggil Ana.


Rama langsung datang menghampiri istrinya.


"Kenapa sayang?" tanya Rama.


"Mari bermain bersama mereka!!" suruh Ana.


"Baiklah" jawab Rama.


Dan hari ini Rama dan Ana terlihat sangat bahagia apalagi, melihat senyuman dari istrinya yang begitu terpancar di wajahnya itu membuat Rama sangat bahagia. pertama kalinya ana mendapatkan kejutan dihari ulang tahunnya.


Bersambung 🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2