Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
76. Salam perpisahan


__ADS_3

Ana merasa sangat bahagia sekali mendapat hadiah dari suaminya, Rama tersenyum bahagia melihat istrinya begitu bahagia.


"Sayang, Dimas mengundangku untuk bertemu dengannya dan juga Kevin. Apakah aku boleh bertemu mereka?" Ucap ana.


"Boleh sayang, tapi dengan syarat aku ikut denganmu" Jawab Rama.


"Baiklah sayang, kita pergi bersama nanti" Jawab ana.


Diruang bawah Rehan sedang duduk sendirian ana pun menemuinya.


"Seperti kamu bahagia sekali, Rehan" Ucap ana tiba-tiba.


"Kakak ipar tahu aku kemarin berhasil ngajak ayu jalan bareng" Jawab Rehan semangat.


"Sungguh, kau ajak kemana sih ayu" Tanya ana.


"Ketempat permainan kak, ntahlah kak kenapa ayu mengajakku kesana bukannya dia mengajak aku belanja, shopping gitu kak" Jawab Rehan.


"Ayu, bukan tipe cewek yang suka belanja Rehan dia lebih suka ke toko buku" jawab ana.


"Iya kak, kemarin juga dia mengajakku ke toko buku kakak" Jawab Rehan.


"Apa yang sedangkan kalian bicarakan sepertinya seru sekali" Ucap Rama tiba-tiba.

__ADS_1


"Ah kakak, aku dan kakak ipar memang selalu seperti ini setiap hari" Jawab Rehan jujur.


"Tapi hari ini ada kakak, jadi kamu tidak boleh dekat-dekat dengan istriku" Jawab Rama Sambil menarik tangan ana.


"Sayang, bukankah kita akan pergi menemui Dimas dan Kevin. lalu mengapa kau belum bersiap-siap?" Tanya Rama pada ana.


"Ini sudah siap sayang" Jawab ana.


"Kau tidak berdandan?" Tanya Rama.


"Tidak, jika aku berdandan maka Dimas dan Kevin tidak akan berkedip saat melihatku" Jawab ana dengan nada agak genit.


"Awas saja jika mereka sampe menatapmu dengan lama, akan ku patahkan kakinya" Ancam Rama.


Rama segera melajukan mobilnya menuju tempat yang sudah dikirimkan alamatnya oleh Dimas.


Sampelah ditempat tersebut.


"Ana, kita disini" Ucap kevin dan Dimas bersamaan.


"Senang sekali, akhirnya bisa saling bertemu setelah beberapa bulan ini" Ucap ana dengan nada bahagia.


"Aku sangat merindukanmu ana" Ucap Dimas.

__ADS_1


"Hey dasar bocah, mana boleh kamu merindukan istri orang lain" Omel Rama pada Dimas yang tidak terima dengan kata-kata Dimas.


"Dimas, jagalah ucapanmu atau tuan besar akan murka pada kita" Ucap kevin tiba-tiba.


"Ana, kenapa suamimu begitu galak" tanya Dimas yang merasa kesal pada Rama.


"Dimas, dia memang seperti itu. makanya berhentilah menggodaku" Jawab ana dengan nada lembut.


Pelayan datang menghampiri mereka berempat, mereka segera memesan makanan untuk dirinya masing-masing. dan tidak beberapa lama akhirnya makanan pesanan mereka sudah siap, mereka pun memakan makanannya dengan lahap.


Kevin mengambil beberapa foto untuk kenang-kenangan, karena Kevin dan Dimas akan melanjutkan kuliah S2 diluar negeri dan mereka juga memilih universitas yang sama.


"Ana, aku dan dimas akan pergi melanjutkan kuliah kita diluar negeri" Ucap Kevin.


"Iya ana, makanya kita mengajak kamu bertemu kita berniat untuk pamitan denganmu ana" Timpal Dimas.


"Kalian pasti senang sekali bisa melanjutkan kuliah diluar negeri dan mengejar cita-cita kalian, hati-hati kalian disana ya. aku pasti akan selalu merindukan kalian" Ucap ana pada Dimas dan Kevin.


"Kamu jaga dirilah baik-baik, yang nurut dengan suamimu" Ucap kevin sambil menatap ana.


"Ana, Jangan lupakan aku. kelak aku akan menemukan gadis yang baik sepertimu" Ucap Dimas pada ana.


Setelah Dimas dan Kevin berpamitan mengucapakan salam perpisahan dengan ana. akhirnya mereka bergegas untuk pulang, karena Kevin dan Dimas masih ada yang harus diurus dan malam ini akan langsung terbang keluar negeri.

__ADS_1


Selamat membaca semuanya 😘😘


__ADS_2