Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
58. Meminta izin


__ADS_3

Ana dan Rehan sudah sampe rumah,lalu langsung masuk ke dalam rumah. Rehan yang tiba-tiba sangat lapar akhirnya meminta kakak iparnya untuk memasak untuknya.


"Kak ipar, aku lapar sekali, kakak masakin aku nasi goreng dong!!" Renggek Rehan pada Ana dengan nada manja.


Rehan memang sangat menyayangi kakak iparnya apalagi Ana adalah gadis yang baik dan begitu lembut, bahkan sangat memperhatikan dirinya.


"Tunggulah sebentar, akan kakak buatkan untukmu" Ucap Ana dengan nada pelan kepada Rehan.


Ana pergi menuju dapur dan memasak apa yang diinginkan Rehan adik iparnya.


"Wangi sekali" Ucap Rama tiba-tiba.


"Kakak sudah pulang" tanya Rehan.


"Sudah, mana kakak iparmu" Tanya Rama pada Rehan.


"Kakak ipar sedang masak didapur kak, aku meminta kakak ipar membuatkan nasi goreng untukku" Ucap rehan memberi tahu pada Rama.


"Dasar bocah tengil, berani sekali kau menyuruh kakak iparmu" Omel Rama pada rehan.


Ana yang tiba-tiba datang, kaget karena suaminya sudah pulang.


"Kamu sudah pulang sayang" Ucap Ana pelan pada Rama.


"Sudah sayang" Jawab Rama singkat.

__ADS_1


"Rehan, ini nasi gorengmu makanlah, kakak ke kamar dulu untuk mengurus kakakmu" Ucap Ana dan memberikan nasi goreng yang ada ditangannya pada Rehan.


Ana dan Rama berjalan menuju kamar mereka.


"Berani sekali, bocah tengil itu menyuruhmu" Ucap Rama kesal.


"Sayang, Rehan itu adikmu dan melakukan hal seperti itu buat seorang Adik itu wajar." Ucap Ana pada Rama.


"Baiklah, Aku mengalah padamu" Ucap Rama yang tidak ingin melanjutkan perdebatannya dengan Ana.


"Tumben? biasanya tidak mau mengalah." Ucap Ana dengan nada heran.


"Kali ini aku mengalah sayang,kapan kamu akan siap?" Ucap Rama tiba-tiba.


"Secepatnya, bersabarlah suamiku!" Ucap Ana dengan nada lembut pada Rama.


"Baiklah,boleh aku meminta izin padamu?" Ucap Ana dengan nada ragu.


"Katakanlah istriku!" Ucap Rama sambil memegang pipi Ana.


Ana tiba-tiba menaruh kepalanya dipangkuan Rama, membuat Rama kaget tidak biasa Ana seperti ini.


"Kamu mau minta izin apa sayang?katakan saja!" Ucap Rama dengan lembut sambil membelai rambut ana.


"Aku ingin menghadiri reuni sekolah." Ucap Ana dengan nada pelan takut Rama marah padanya.

__ADS_1


"Pergilah, tapi Aku tidak bisa mengantarmu, tapi nanti Aku siapkan supir untuk mengantarkanmu untuk pergi ke acara reuni." Ucap Rama pada Ana.


"Iya sayangku, terimakasih kasih" Ucap Ana Sambil menggenggam tangan ana.


"Iya,Kamu udah makan belum?" Ucap Rama pada Ana dengan lembut.


"Belum sayang" Ucap ana pelan pada Rama.


"Kenapa, apa kamu mau makan diluar?" Ucap Rama memastikan.


"Aku pingin makan sate tapi yang pedas." Ucap Ana pada Rama.


"Baiklah, ayo kita pergi beli tapi pedasnya tidak boleh berlebihan" Ucap Rama pada Ana.


"Tapi, Aku mau masak ajalah dikulkas masih banyak sayuran yang bisa dimasak" Ucap Ana pada Rama.


Rama yang mulai kesal dengan keinginan istrinya yang tidak jelas itu akhirnya menuruti saja apa mau Ana.


"Baiklah, ayo kita ke dapur Aku ganti baju sebentar ya" Ucap Rama pada Ana.


Ana turun lebih dulu menuju ke dapur. Ana melihat Rehan sedang merebahkan dirinya diatas sofa.


"Kamu kenapa Rehan?" Ucap Ana yang kawatir pada Rehan.


"Kakak ipar, aku hanya kekenyangan saja kak, nasi goreng bikinanmu ini sungguh enak." Ucap Rehan pada Ana yang membuat Ana merasa lega.

__ADS_1


Akhirnya Ana meninggalkan Rehan dan langsung menuju ke dapur untuk memasak.


Maaf ya kalo tulisan authornya masih acak-acakan dan masih banyak yang salah 😘😘


__ADS_2