Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
63. Pulang dari reuni


__ADS_3

Ana pergi meninggalkan Angga, acara reuni belum selesai tapi ana sudah pamit pulang dengan teman-temannya. ayu yang tau pasti telah terjadi sesuatu pada ana akhirnya bertanya pada ana apa yang sebenarnya terjadi.


"Ana, kamu baik-baik sajakan? Apa yang sudah Angga lakukan padamu ana?" Ucap ayu pada ana karena ingin tahu.


"Aku baik-baik saja ayu, oh iya kamu ikut pulang bersamaku tidak ayu?" jawab ana berbohong pada ayu.


Ayu yang tau kalau ana sedang berbohong padanya namun ayu tidak ingin menanyakan lebih lanjut, karena mungkin ana butuh waktu.


"Kamu duluan aja ana, aku nanti pulang sendiri" Ucap ayu pada ana.


Akhirnya ana berpamitan dengan ayu dan meninggalkan ayu pergi untuk menuju mobilnya. Didalam mobil pun ana hanya terdiam tanpa bicara apapun.


Sampailah dirumah.


Rehan sudah pulang kuliah dari tadi, rehan sedang membaringkan tubuhnya dikursi depan televisi, Rehan yang melihat ana langsung menyapanya.


"kakak ipar sudah pulang" Ucap Rehan pada ana.


"Sudah rehan, kakak masuk dulu ya ke kamar rasanya hari ini lelah sekali" Ucap ana pada Rehan sambil jalan menuju kamarnya.

__ADS_1


"Tumben kakak ipar hari keliatan lemas sekali" Guman Rehan dalam hati.


Rehan kembali membaringkan tubuhnya ke kursi dan melanjutkan menonton televisi.


Dikamar ana, ana sedang duduk ditepi ranjang, ana pun memegang tangannya yang sedikit agak perih karena cengkraman Angga tadi waktu direuni.


"Bagaimana mana jika rama bertanya ini kenapa? apa yang harus aku jawab nanti?" Guman ana dalam hati yang merasa bingung.


Dering telpon ana berbunyi yang ternyata dari Rama.


"Sayang apa kau sudah pulang" tanya Rama dari seberang sana.


"Aku sudah pulang sayang" Ucap ana pada Rama.


Ana menaruh ponselnya diatas kasur ana bergegas untuk segera mandi, setelah selesai mandi ana langsung memakai baju tidur lengan panjang agar Rama tidak melihat luka ditangannya.


"Rasanya ingin sekali cepat sampe rumah dan langsung memeluk gadis kecilku" Guman Rama dalam hati.


Setelah hampir 1 jam diperjalanan akhirnya Rama sampai rumah, Rama langsung masuk kerumahnya.

__ADS_1


"Tumben rumah sepi sekali, kemana ana dan rehan" Ucap Rama berbicara sendiri.


"Sayang kamu sudah pulang" Ucap ana tiba-tiba yang membuat Rama begitu kaget.


"Sayang, apakah hari ini menyenangkan" Ucap Rama pada ana.


"Biasa saja sayang, makanya aku cepat pulang" Ucap ana pada Rama.


Ana mengandeng tangan Rama agar segera menuju kamarnya dan mandi dulu karena Rama pasti sudah sangat berkeringat karena seharian bekerja.


Seperti biasa ana menyiapkan air hangat untuk Rama mandi dan menyiapkan pakean ganti Rama dan menaruhnya di atas ranjang.


Rama keluar dari kamar mandi dan tiba-tiba menarik tangan ana, ana pun merintih kesakitan membuat Rama bingung takut istrinya kenapa-kenapa ketika Rama melihatnya ternyata pergelangan tangan ana terluka.


"Ini kenapa ana" Ucap Rama pada ana yang merasa kawatir.


"Ini hanya iritasi Kecil sayang" Jawab ana berbohong.


"Katakan ana ini kenapa" Ucap Rama yang sudah mulai meninggikan suaranya.

__ADS_1


Ana terdiam ana tidak mau Rama sampe tau kalau ini semua karena ulah Angga. kalau Rama sampai tau pasti Rama akan sangat padanya, ntah apa yang akan dilakukan oleh Rama padanya.


Salam manis dari author 😘😘😘


__ADS_2