Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
365.Riko masuk penjara S2.


__ADS_3

"Kamu mau apa?" Niah meneteskan air matanya.


Niah sangat takut karena tatapan Riko begitu mesum, dalam hatinya Niah berharap ada orang datang untuk menyelamatkan dirinya.


"Aku hanya ingin mencicipi tubuh mulusmu, kamu tahu dari dulu aku sangat ingin memiliki tubuhmu ini." Riko hendak membelai pipi Niah dengan tangan kekarnya.


"Lepaskan dia!!!!" suara yang begitu menggema menghentikan niat Riko.


Niah tersenyum melihat siapa yang datang.


"Suamiku...." panggil Niah dengan senyuman di sudut bibirnya.


David langsung menarik Riko dengan kasar agar menjauh dari tubuh istrinya.


"Berani sekali kamu menyentuh istriku!!" David sangat marah dan langsung menj*tos pipi Riko secara bergantian.


"Dasar kurang ajar!!


"Dasar laki-laki brengsek!!"


"Berani sekali kamu menyentuh istriku!!"


"Aku akan menghajarmu!!"


David terus menghajar Riko sampai Riko terkulai lemas, sudut bibir Riko sudah babak belur, wajah tampan Riko banyak luka lebam karena dihajar oleh David.


Riko tiba-tiba mendorong David dengan kuat membuat David terjatuh, Riko mengeluarkan pisau yang begitu tajam yang dirinya simpan di dalam saku celananya.


"Kalau kamu mendekat maka Niah akan mati ditanganku!" Riko terus menodongkan pisau tajam tersebut kearah David.


David yang terjatuh karena tiba-tiba di dorong oleh Riko kini dirinya kembali bangun.


Riko sudah menyandra leher Niah, kini Niah merasa sangat takut.


"Apa yang mau kamu lakukan?" Tanya Niah dengan nada lirih.


"Mari kita bersama! Aku tidak rela kamu di miliki laki-laki itu," bisik Riko ditelinga Niah.


David menatap Riko dengan sorot mata yang penuh dengan amarah, dua tangannya sudah mengepal dengan sempurna.


"Sebelum kamu menghabisi istriku, kamu langkahi dulu mayatku!" David sudah berdiri tegak.


"Aku akan melepaskan Niah, tapi...." kata-kata Riko terpotong, karena tiba-tiba ada yang memukulnya dari belakang.


"Kenan...." lirih Niah.


Riko hendak bangun lagi tapi dengan cepat David menarik Niah ke dalam pelukannya.


"Tenanglah, kamu tunggu disini aku akan menghajarnya." David meninggalkan Niah dan kembali berantem dengan Riko.


Ralin berjalan menuju tempat Niah berdiri, lalu memeluk Niah dengan erat.


"Kak Niah kamu baik-baik saja?" Tanya Ralin.

__ADS_1


"Iya Alin aku baik-baik saja, kamu kok bisa datang kesini?" Tanya Niah pada Ralin.


"Aku tadi menghubungi telpon kakak tapi tidak ada jawaban terus, aku tahu kakak pasti sedang mengajar jadi aku mengajak Ken kesini kak." Jelas Ralin yang membuat Niah mengerti.


Riko dilawan oleh David dan Kenan, kini mereka bertiga sedang bertarung hebat.


"Dasar laki-laki sombong." Riko ingin menghajar David, tapi David terus melawan Riko.


"Kamu sudah menyentuh istriku dan kamu harus mati!" David hampir menusuk Riko, tapi dengan cepat Kenan menghentikan niat David, Kenan menahan tangan David dengan kuat.


"Kak jangan lakukan ini!" larang Kenan, David langsung menjatuhkan tangannya dan mengurungkan niatnya untuk membunuh Riko.


Ralin langsung menghubungi polisi agar menangkap Riko.


"Sudah hentikan! Biarkan polisi yang mengurus laki-laki brengsek itu." Tegas Ralin.


Satu jam telah berlalu akhirnya dua polisi datang untuk menangkap Riko.


Setelah Riko ditangkap, Ralin langsung menghampiri Kenan.


"Calon suamiku kamu terluka," Ralin memegang sudut bibir Kenan.


"Tidak apa-apa ini tidak parah," Kenan tersenyum pada Ralinsyah.


"Ken terimakasih ya." David mengucapkan terimakasih pada Kenan.


"Sama-sama kak, oh iya Kak Niah tidak apa-apa?" Tanya Kenan.


"Aku baik-baik saja," Niah tersenyum pada Kenan.


"Suami aku takut sekali," Niah memeluk David dengan erat, David mengusap-usap kepala Niah dan berusaha menenangkan Niah.


"Sudah tidak apa-apa, Riko sudah di tangkap polisi jadi kamu tidak usah kawatir!" David kembali memenangkan Niah.


David langsung mengajak Niah pulang, Kenan juga langsung mengajak Ralin pulang.


"Alin kita pulang dulu saja, lain kali baru kita temui Kak Niah lagi!" Kenan mengandeng tangan Ralin dan segera menuju mobilnya.


"Kak Niah, Kak David kita duluan ya," Pamit Kenan dan Ralinsyah.


Kenan dan Ralinsyah menemui Niah karena ada kepentingan, tapi melihat kondisi Niah yang seperti saat ini dan butuh ketenangan akhirnya Ralinsyah dan Kenan pulang dulu saja, mungkin mereka akan membicarakan hal penting pada Niah lain waktu.


Setelah Kenan dan Ralin pulang, David juga langsung mengajak Niah pulang.


.


.


Sesampainya dirumah David langsung membopong Niah masuk kedalam kamar, David membaringkan tubuh Niah diatas ranjang tempat tidur.


"Maaf tadi aku datangnya terlambat," David membelai pipi Niah dengan lembut.


Gara-gara macet diperjalanan jadi David terlat menjemput Niah, untung saja David datang tepat waktu dan Niah tidak sampai di apa-apakan oleh Riko.

__ADS_1


Niah hanya diam dan terus memegang tangan David. Mungkin Niah masih merasa ketakutan gara-gara ulah Riko sialan pada dirinya.


"Tidurlah, aku akan menjagamu," David terus mengusap-usap rambut Niah dengan lembut.


"Tadi Riko menyentuh bagian mana saja?" Tanya David dengan pelan.


"Ntahlah, tadi waktu Riko hampir mencium bibir aku kamu langsung datang." Niah tersenyum bahagia.


"Mungkin jika kamu tidak segera datang, pasti Riko sudah melakukan lebih dari itu." Batin Niah dalam hatinya.


Beruntung Niah tidak menikah dengan Riko, sekrang Niah sadar laki-laki yang selama ini dirinya cintai ternyata laki-laki itu tidak sebaik apa yang dirinya kira selama ini.


"Cup...." David langsung mencium bibir Niah dengan lembut, Niah juga malah membuka mulutnya agar sang suami bisa memperdalam ciumannya.


David melepaskan ciumannya, lalu tersenyum pada sang istri.


"Bibir ini hanya milikku dan seluruh tubuhmu juga hanya milikku," David terus menghujani Niah dengan banyak ciuman.


"Geli sayang ih," Niah tertawa-tawa karena suaminya malah menggelitikinnya.


David terus menggelitikin Niah, sampai akhirnya mata mereka saling menatap dan David langsung menarik selimut, lalu menutup tubuh mereka di dalam selimut. Ntah apa yang mereka lakukan di dalam selimut?


Pada akhirnya Riko saat ini mendekam di penjara dengan tuduhan pelecehan seksual.


"Niah aku tidak rela melihatmu bahagia bersama laki-laki lain."


"Gara-gara kamu pergi meninggalkanku, sekarang hidupku jadi sengsara dan aku tidak bisa menikmati uangmu lagi."


"Niah aku tahu di dalam hatimu masih ada aku."


"Gara-gara laki-laki brengsek itu aku mendekam di penjara."


Riko terus menggerutu saat ini dirinya begitu frustasi, Riko kehilangan Niah dan Riko juga mendekam di penjara gara-gara hampir melakukan hal yang tidak senonoh pada Niah.


Satu minggu telah berlalu Niah kembali menjalankan aktivitasnya seperti biasanya.


Pagi ini Niah sarapan berdua dengan sang suami, David terus menatap wajah cantik Niah tapi hari ini Niah terlihat tampak beda dari biasanya.


"Sayang kok muka terlihat pucat, apa kamu sedang sakit?" Tanya David dengan tatapan kawatir.


"Tidak, aku beberapa hari merasakan pusing." Jawab Niah dengan nada lembut.


"Kita periksa ke dokter ya!" Ajak David.


"Tidak perlu, nanti juga sembuh sendiri." Niah tersenyum pada David.


David terus menatap wajah cantik Niah yang terlihat begitu pucat.


"Perutku kok rasanya aneh ya?" Gumam Niah.


Niah hanya diam, karena jika Niah mengatakan perutnya terasa aneh pasti suaminya akan kawatir berlebihan.


BERSAMBUNG 🙏

__ADS_1


Terimakasih para pembaca setia 😊


__ADS_2