Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya

Gadis Miskin Yang Dicintai CEO Kaya
402.Pernikahan Vano&Vina S2


__ADS_3

Beberapa hari telah berlalu. Dan hari ini tepat hari pernikahan Vano dan Vina.


Pernikahan Vano digelar disebuah hotel mewah milik Ardiyansyah group. Banyak tamu yang datang, Via, Rian, orang tuanya Vina, dan para sahabatnya juga sudah hadir kini mereka sedang asik mengobrol.


"Vi, akhirnya jadi mertua juga." Cetus Ana.


"Iya Vi, akhirnya aku menjadi seperti kalian aku sudah menjadi mama mertua." Jawab Via ia tersenyum bahagia.


"Tidak nyangka ya Ian, akhirnya kita semua menjadi seorang papa mertua." Kata Rama.


"Iya Ram, sungguh ternyata persahabatan kita sudah bertahun-tahun." Jawab Rian.


"Sebentar lagi Kak Ana dan Kak Rama, malah mau jadi nenek dan kakek." Cetus Ayu, ia tertawa kecil membuat Ana dan Rama ikut tertawa.


"Iya benar, aku kapan ya?" Cetus Alena dan Bagas secara bersamaan.


"Suruhlah, Kenan dan Ayu buat adonan mereka!" Cetus Rian, ia tersenyum jail pada Alena dan Bagas.


"Aku yakin mereka pasti sedang berkerja keras." Cetus Rehan, ia senyam-senyum biasalah pikiran Rehan pasti mesum, ia dari dulu tidak pernah berubah.


Kini mereka asik bercanda sambil tertawa, mereka semua bahagia karena akhirnya mereka semua sudah punya menantu dan tinggal menanti kehadiran para cucu-cucunya mereka.


Vano sudah tampan dengan jas warna putihnya dengan dipadukan dengan dasi kupu-kupu, dan tentunya hari ini Vano terlihat begitu tampan.


Kini Vano, di dampingi oleh para sahabatnya ada Kevin yang sudah tampan dengan setelan jas warna hitam, Kenan juga terlihat manis dengan jas hitamnya, David juga terlihat tampan dengan setelan jas warna hitamnya, biarpun dia sudah mau menjadi seorang ayah tapi wajah tampannya itu membuat dirinya terlihat masih muda.


Kini Vano duduk disamping David, sedangkan Kenan dan Kevin sedang duduk sambil menikmati jus jeruknya.


"Vid, terimakasih sudah hadir di acara pernikahanku." Kata Vano, dan David menepuk pundak Vano dengan pelan.


"Tentu saja aku hadir, kamu adalah sahabat istriku dan aku juga sekarang menjadi sahabatmu." Jawab Vano, ia tersenyum pada Vano.


"Mungkin kalau dulu aku merebut Niah dari kamu, apa kamu mau menganggapku sebagai sahabatmu?" Tanya Vano, ia tertawa meledek membuat David menatapnya dengan tatapan garang.


Dalam hati Vano, dasar suaminya Niah masih saja cemburuan padahal sudah mau jadi bapak-bapak, tapi masih saja cemburunya gede.


"Aku akan membunuhmu, kalau kamu sampai merebut Niah dariku!" Tegas David, ia tidak rela jika sampai Vano merebut Niah dari dirinya.


Kevin dan Kenan yang dari tadi sebenernya merasa kesal. Mendengar obrolan Vano dan David.


"Kak Vano, bersiap-siaplah acara pernikahan akan segera dimulai!" Cetus Kena dan Kevin.

__ADS_1


Vano tersenyum, ia sebenarnya merasa deg deggan. Tubuhnya juga gemetaran.


"Aish, apa ini perasaan orang mau menikah?" Batin Vano, ia berusaha menenangkan hatinya sendiri.


Vina tersenyum terus dari tadi, mungkin dia sangat bahagia dengan pernikahannya dengan Vano Hardiyanto.


"Vin, kamu siap untuk malam pertama?" Tanya Niah, ia tersenyum jail pada Vina.


"Kak Niah, kamu mewakili pertanyaan kita!" Cetus Valin dan Ralin secara bersamaan.


"Aku sudah siap, dan aku juga sudah menyiapkan semuanya untuk malam pertama nanti." Jawab Vina ia senyam-senyum, otaknya sudah traveling kemana-mana.


Jam sudah menunjukkan kalau acara pernikahan akan segera dimulai, Vina diiringi dengan para sahabatnya menuju ke tempat pernikahan.


Hari ini wanita-wanita cantik itu, mengenakan gaun warna putih dan tentunya mereka terlihat sangat cantik.


Vano sudah duduk menunggu Vina, ia sungguh merasa deg-deggan dan setelah menunggu beberapa lama akhirnya Vina muncul dengan gaun pengantin warna putih yang begitu anggun, sungguh hari ini Vina terlihat begitu cantik.


"Cantik sekali." Puji Vano, ia tidak berkedip melihat Vina.


Kini Vina sudah duduk disamping Vano, dan ritual pernikahan segera dilakukan setelah semuanya selesai, akhirnya semua tamu yang datang mengucapkan kata sah dengan begitu kompak.


Vano dan Vina, mereka langsung melakukan sungkeman pada kedua orang tua mereka secara bergantian.


Beberapa jam telah berlalu, akhirnya semua tamu sudah pada pulang. Dan kini tinggal para sahabat mereka yang mengucapkan selamat pada Vano dan Vina.


"Selamat atas pernikahan kalian, mudah-mudahan kalian cepat diberikan momongan dan....." David dan Niah mengucapkan selamat pada Vina dan Vano.


"Dan malam pertamanya lancar." Sambung Valin dan Kevin, mereka sudah cengengesan.


"Doa-doa kalian, mudah-mudahan dikabulkan dan tentunya untuk malam pertama pasti akan lancar." Jawab Vano, ia cengar-cengir dengan pikirannya mesumnya.


"Terimakasih buat kalian semua yang sudah datang dan menemani aku dan Vina seharian." Kata Vano dan Vina, pada semua sahabatnya.


Akhirnya acara selesai, semuanya keluarga Vano dan Vina sudah langsung pulang dan Rama dan yang lainnya juga sudah pulang.


David tiba-tiba menarik tangan Vano, ntah ia mau membawa Vano kemana? David membawa Vano agak jauh dari yang lainnya.


"Van, ini kadoku untuk kamu." Kata Vano, ia memberikan kado yang ia bawa ada Vano.


"Wihh, asik dapat kado." Vano menerima kado dari David dengan begitu senang.

__ADS_1


"Mudah-mudahan berguna!" Kata Vano, ia menepuk pundak Vano dengan pelan.


Ntahlah kado apa, yang diberikan oleh David sehingga David terus senyam-senyum sendiri.


Kini mereka kembali bergabung dengan para sahabatnya. David dan Niah pamitan pulang, Kevin dan Valin, Kenan dan Ralin juga pamitan pulang.


David dan Niah, Kevin dan Valin juga ikut mobil Niah, hari ini Niah mau menginap dirumah mamanya karena dirumah sangat kesepian.


"Akhirnya, semuanya menikah." Kata Niah.


"Iya kak, tinggal balapan buat adonan siapa yang akan jadi lebih duluan nanti." Kata Kevin.


"Dasar, kalian saja aku kan sudah jadi, kalian tahu sekali jadi aku jadi dua sekaligus." Jawab David, ia tertawa bahagia.


"Jadi dua, maksudnya kamu kak?" Tanya Valin, ia merasa bingung.


"Anak aku kembar, Valin." Jawab Niah, ia tersenyum bahagia.


"Aku juga mau dong!" Valin meronta-ronta, ia juga menginginkan anak kembar.


"Kita kerja keras ya sayang!" Jawab Kevin, ia membawa Valin masuk ke dalam pelukannya.


Di perjalanan, David, Niah, Kevin dan Valin asik mengobrol.


Setelah semuanya pulang, Vano dan Vina juga langsung berangkat bulan madu. Ia malam ini Vano dan Niah langsung terbang keluar negeri untuk berbulan madu.


Vano dan Vina, berangkat ke luar negeri menggunakan jet pribadinya.


Vano dan Vina di dalam jet pribadi milik Vano, mereka hanya tertidur karena merasa sangat lelah seharian ini.


.


.


Setelah menempuh perjalanan beberapa jam, akhirnya Vano dan Vina sampai di hotel yang sudah Vano pesan dari beberapa hari lalu.


"Sayang aku lelah!" Kata Vina, ia langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur.


"Lalu malam pertama, kita?" Tanya Vano, ia berharap malam ini bisa melaksanakan malam pertamanya.


"Di tunda sayang!"

__ADS_1


BERSAMBUNG 🙏


Terimakasih para pembaca setia 😊


__ADS_2