Pilihan Ku

Pilihan Ku
Mengunjungi kakek.


__ADS_3

Bram akan ke pulau bersama Mikaila dan anak-anaknya,,Yoga sudah membelikan kapal untuk mereka ke sana dan akan di berikan kepada penduduk nantinya untuk membantu transportasi mereka.



Bram , Mikaila dan anak-anaknya berdiri memandang lautan,,


"papa apa masih jauh,?"tanya Kelvin.


"Sebentar lagi sayang,"jawab Bram mengusap rambut Kelvin.


"papa kita mau liburan?"kali ini pertanyaan datang dari Gavin.


"hemmm,"jawab Bram menarik hidung Gavin.


Mereka sangat menikmati perjalanan,terkadang mereka melihat ikan lumba-lumba yang berenang mengikuti kapal mereka.


Beberapa saat kemudian Bram melihat pulau tempat kakek,


"itu pulau kakek,"tunjuk Bram pada sebuah pulau.


"kakek siapa?"tanya Gavin bingung.


"kakek kura-kura,"canda Kelvin.


Arya dan Kelvin tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Gavin yang terkejut mendengar jawaban dari pertanyaan nya.


"kakek kura-kura,"batin Gavin.


Gavin membayangkan kakek yang akan mereka temui memiliki cangkang kura-kura di punggung nya.


Seperti beberapa film kartun yang pernah di tontonnya.


Mereka sampai,, beberapa penduduk di sana langsung menyapa Bram.


Bram membalas sapaan mereka.


"ayo kita kerumah kakek,"ucap Bram berjalan diikuti oleh keluarganya.


Kakek yang sedang memotong kayu berdiri saat melihat Bram dari kejauhan.


"itu kakek kura-kura,jaga perut buncit kamu nanti di kempesin sama Kampak yang di pegang kakek."bisik Kelvin kepada Gavin dan menunjuk pada Kampak yang masih di pegang kakek.


Gavin berhenti berjalan dan memegang perutnya.


"bunda,,"teriak Gavin menghampiri bundanya dan minta di gendong.


Bram melihat Mikaila kesusahan menggendong Gavin,


"sini sama papa,sudah besar masih minta gendong."canda Bram mengambil Gavin dari gendongan bundanya.


"iya gendut lagi,"ucap Kelvin memukul pantat Gavin.


"Kelvin ga boleh gitu sama Ade,"Tegur Mikaila.


"maaf bunda,"ucap Kelvin.


"sini sama bunda.,"panggil Mikaila.


"aku sudah besar ga mau di gendong,"protes Kelvin.


"siapa juga yang mau gendong kamu,,,orang bunda hanya mau pegang kamu aja,"ucap Mikaila mencium kedua pipi Kelvin berulang-ulang.


"ih bunda aku sudah besar,"ucap Kelvin yang merasa risih saat bundanya mencium nya.


Bram hanya tersenyum melihat tingkah mereka,,ia terus berjalan menghampiri kakek.


"bagaimana kabar kakek,,"sapa Bram saat sudah sampai pada kakek.


"baik,apa ini adalah keluarga kamu?"tanya kakek melihat Mikaila dan anak-anaknya.


"iya kek,,ini istri dan anak ku "jawab Bram memperkenalkan mereka...


"ayo masuk,,kira bicara di dalam,"ucap kakek mempersilahkan mereka masuk ke rumah kayu sederhananya.


Mereka mengikuti kakek masuk,,Arya dan Kelvin sangat antusias,mereka melihat-lihat semua ruangan yang ada di sana.


Rumah panggung,sederhana tapi nyaman.

__ADS_1


Gavin tak mau turun dari gendongan papanya,ia justru mempererat pelukannya.


"Dika mana kek,,"tanya Bram.


"Dika sedang ke laut bersama nelayan lain,,kakek sudah tak mampu berlayar lagi,kakek sudah tua dan kapal juga sudah tak mampu berlayar jauh."jawab kakek.


Mereka duduk di teras rumah sambil melihat lautan.


Dika datang sambil membawa beberapa hasil tangkapannya.


"mas kapan datangnya,"tanya Dika yang senang melihat Bram datang.


"baru aja,,hasil tangkapannya banyak?"tanya Bram.


"lumayan buat makan.,"jawab Dika.


"Goku,"bisik Kelvin lagi pada Gavin,,


Gaku adalah toko utama dalam film dragon ball.


Bram dan Dika memasak makanan untuk makan siang mereka,


Bram dengan cekatan membersihkan ikan dan mulai membakarnya,, sementara Dika menyiapkan yang lainnya.


Mikaila ingin membantu namun Bram menyuruh nya duduk.


Mikaila duduk bersama kakek.


"kakek terimakasih banyak sudah menolong suami saya,,saya ga tau apa yang akan terjadi padanya jika kakek tak menolongnya."ucap Mikaila tulus.


"itu semua sudah kehendaknya,,saya hanya melakukan apa yang seharusnya di lakukan.


Suami kamu pasti orang baik jadi akan ada pertolongan jika ia dalam masalah dari manapun itu."ucap kakek.


Anak-anak ikut membantu Bram membakar ikan,,,Arya mengipas bara api,Kelvin membantu papanya mencuci ikan-ikan yang akan mereka bakar..sedangkan Gavin asyik bermain asap hingga ia terbatuk-batuk.


Mereka duduk di samping Bram yang sedang membolak-balik ikan.


Bererapa ikan sudah matang,Gavin terus meminta papanya menyuapinya ikan.


"ga apa-apa,ini masih banyak."ucap Bram.


Gavin tersenyum mendengar pembelaan papanya.


Mereka makan dengan lahap,walau hanya ikan bakar dan nasi putih tak ada lauk lain.


Keesokan harinya Bram mengajak mereka mencari ikan untuk mereka makan,mereka menggunakan kapal kakek.


Dika membawa beberapa peralatannya.


Dika mengajak Arya menyelam,tempat mereka tak dalam,,, namun banyak ikan disana.


Airnya sangat jernih sehingga Mikaila bisa melihat ikan yang berenang dan bersembunyi di karang dan ia bisa melihat Arya yang berenang kesana kemari mengejar ikan.


Dika mengajari Arya cara menangkap ikan dengan tombak dan Arya berhasil mendapatkan ikan.


"bunda aku berhasil."teriak Arya saat naik ke permukaan dan membawa ikan di tangannya.


Bram ,Mikaila dan sikembar yang masih duduk di kapal bertepuk tangan.


"Wahh kakak hebat"puji Kaila.


Gavin yang melihat kakaknya berhasil menangkap ikan ingin mencobanya juga,,ia langsung melompat ke dalam laut.


"Gavin "teriak Mikaila melihat Gavin .


Bram ikut melompat dan mengangkat Gavin ke permukaan.


Mikaila bernafas lengah saat Gavin naik ke permukaan dan tertawa.


"bunda dibawah ikannya banyak"teriak Gavin.


Gavin dan Kelvin belum mahir berenang berbeda dengan Arya yang sudah sangat mahir berenang dan menyelam.


Bram akhirnya ikut menyelam mencari ikan dan Gavin ikut di punggungnya dengan bantuan alat selam yang sudah Bram siapkan untuk mereka.


Mikaila dan Kelvin hanya melihat mereka dari kapal, Mikaila merekam aksi mereka dan mengirim nya di WA keluarga.

__ADS_1


"bunda aku juga ingin menyelam."ucap Kelvin.


"Tapi bunda ga bisa menyelam,kira berenang aja ya,"ucap Mikaila.


"iya bunda."mereka ikut turun ke laut.


Bram yang melihat mereka, naik ke permukaan.


"papa aku juga mau menyelam."ucap Kelvin saat melihat papanya.


"ya udah,Gavin gantian ya,"tanya Bram melihat Gavin.


"iya,"jawab Gavin.


Mereka bergantian,,kini Gavin berenang bersama bunda dan Kelvin menyelam bersama papanya mencari ikan.


Arya entah kemana bersama Dika..


Ikan sudah banyak terkumpul.


Bram menaikkan mereka kembali ke kapal.


"mas Arya mana,"tanya Mikaila khawatir sedari tadi ia tak melihat Arya.


"Dika pasti menjaganya.,"jawab Bram.


Beberapa saat kemudian Arya muncul,Bram membantu mereka naik ke kapal.


Arya memperlihatkan hasil tangkapannya.


Mikaila menjerit saat gurita menempel di kakinya,ia berusaha melepas gurita tersebut, namun ia justru jatuh kelaut bersama gurita di kakinya karena tak hati-hati.


Bram ikut lompat kelaut melihat Mikaila jatuh dan membantu melepaskan gurita yang semakin menempel.


"Kalian kembali saja lebih dulu"ucap Bram pada Dika.


"sip,"ucap Dika menaikkan jempolnya dan mengedipkan sebelah matanya.


Dika kembali bersama anak-anak sementara Bram dan Mikaila masih berduaan di laut.


Jaraknya tak terlalu jauh, mereka bisa berenang untuk kembali.


Setelah menghabiskan waktu di laut mereka kembali ke rumah kakek,,,


Anak-anak sudah mandi dan berganti pakaian,kecuali Gavin yang masih melilit tubuhnya dangan selimut.


Arya membantu Dika membakar ikan hasil tangkapan mereka tadi.


Bram membawa Mikaila ke belakang.


"mas yakin ga ada yang lihat kita mandi di sini,?"tanya Mikaila ragu membuka pakaian.kamar mandinya berada di luar rumah.


"ga akan ada yang lihat,disini aman,mas jagain."ucap Bram meyakinkan.


Mikaila dengan ragu akhirnya membuka pakaiannya dan mandi tak ada kamar mandi lainnya.


Bram dengan setia menemani nya walau nafsu birahinya meronta-ronta 🤭.


Mikaila dan Bram ikut bergabung,Kelvin sudah tidur,Arya dengan telaten menyuapi Gavin ikan bakar.


Terlihat sangat lucu,arya melilit tubuh adiknya dengan selimut.Gavin tak bergerak sedikitpun,hanya mulutnya yang terus mengunyah.


"kakak Ade sudah makan?"tanya Mikaila pada Arya,ia mencium kening Kelvin yang sedang tertidur.


"sudah bunda,Gavin aja yang ga mau kenyang,"keluh Arya terus menyuapi adiknya dan dirinya.


"kakak juga ga kenyang,"protes Gavin.


"sudah,makan yang banyak,besok kita pulang"ucap Bram ikut mengambilkan makanan untuk dirinya dan Mikaila.


Terimakasih sudah membaca 💗🙏👍💗


Jangan lupa like vote dan komennya 💗



kakek kura-kura yang ada di dalam bayangan Gavin.

__ADS_1


__ADS_2