Pilihan Ku

Pilihan Ku
[S2] Pemimpin Baru Wijaya group


__ADS_3

Kediaman Abraham Wijaya.


Semua sudah bersiap, Mereka memakai setelan jas yang sangat pas dan gaun yang sangat indah. Mikaila dan Arsy terlihat sangat cantik malam ini, gaun Mikaila dan Arsy terlihat sangat serasi dengan pakaian keempat pria yang sudah terlihat sangat tampan.


Walau Bram sangat berbeda usia dengan para anak anaknya namun penampilannya tak kalah mencuri perhatian dari mereka.


Malam ini adalah penobatan Arya sebagai pemimpin perusahaan dari Wijaya group.


Bram memutuskan untuk memberikan hak penuh kepada Arya tentang perusahaan Wijaya group.


"Mah apa Dias juga akan datang ke sana?" tanya Arsy.


"Tentu saja sayang, semua keluarga akan datang ke sana. Ini kan acara penting buat keluarga terutama kak Arya, Kita semua harus mengucapkan selamat padanya," ucap Mikaila.


"Tapi aku nggak suka mah kalau ada Dias ," ucap Arsy cemberut,


"Nanti kamu deket aja sama papa, biar Dias nggak berani ganggu kamu," usul Mikaila pada putrinya.


"Iya deh mah, dia itu orangnya nyebelin," ucap Arsy.


Mikaila hanya menggeleng dan tersenyum melihat gadis kecilnya itu , wajah cantik tetap nampak walau sedang memasang wajah cemberut.


Saat mereka turun semua mata tertuju pada penampilan elegan mereka, kedatangan mereka sungguh mencuri perhatian para tamu undangan.


Saat mereka datang sudah banyak tamu undangan yang berdatangan, baik dari dalam kota maupun luar kota bahkan ada yang dari luar negeri. Hampir semua kolega bram menghadiri acara penting tersebut.


Awalnya Bram menyampaikan sepatah dua kata, kemudian dilanjutkan dengan Arya,


" Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya, mohon bantuannya agar kita sama-sama bisa menjadikan perusahaan ini menjadi lebih sukses lagi," kata penutup yang diucapkan oleh Arya dan mendapat tepuk tangan yang gemuruh dari semua para tamu undangan.


Semua tamu undangan berdecak kagum, melihat ketampanan dan kesuksesan Arya.


Putra Abraham itu usianya masih sangat mudah tapi ia sudah bisa memimpin perusahaan sebesar Wijaya group.


Jamuan makan berlangsung, semua memberi selamat kepada Arya. Arya terus berdampingan dengan Raina, Raina juga memakai gaun yang sangat indah, walau memakai cadar penampilan elegan nya tetap terpancar kan terlebih lagi ia berdiri di samping seorang Arya Wiguna pemimpin dari perusahaan Wijaya group.


Natali dan Kelvin berbincang sambil menikmati hidangan yang disiapkan, namun tiba-tiba Natali menangkap sosok yang ia kenal.


"Ada apa?" tanya Kelvin melihat perubahan wajah Natali,


"Aku seperti melihat seseorang yang kukenal," ucap Natal yg mencoba mendekati tempat di mana orang tadi berada,


Iya berlari tergesa-gesa menuju ke luar ruangan, mencari kesana kemari.


"Kau mencari siapa?" tanya Kelvin.


"Kelvin sepertinya tadi aku melihat kakakku," Jawab Natali terus celingak-celinguk mencari sosok kakaknya.

__ADS_1


"Mungkin kamu salah lihat, di sini banyak orang. Mungkin saja yang kau lihat itu hanya mirip dengan kakakmu," ucap Kelvin,


"Enggak, aku yakin itu kakakku. Kakak Jessica," ucap Natali mencari kesana kemari namun ia tak menemukannya.


"Sebaiknya kita masuk saja, " bujuk Kelvin yang melihat Natali sudah kelelahan.


Mereka pun masuk kembali ke dalam gedung, bergabung dengan yang lainnya.


Raina mendekati Natali,


"Kamu kenapa?" tanya Raina saat melihat Natali bercucuran keringat .


"Aku seperti melihat kak Jessica tadi," ucap Natali,


"Benarkah, di mana?" tanyain Raina ikut melihat beberapa tamu yang ada di sana.


"Tadi aku melihatnya di sana, aku yakin itu ka Jessica. Aku nggak mungkin salah lihat ,"ucap Natali.


"Terus di manakah kak Jessica?" tanya Raina,


"Enggak tahu, aku sudah mencarinya tapi tidak ketemu," lirih Natali.


Mereka kembali menikmati kemewahan pesta, Natali dan Raina sesekali melihat para tamu undangan berharap salah satu diantara mereka adalah kak Jessica.


Bram mendapat telepon dari Alex, Ia pun langsung meninggalkan gedung tempat dilaksanakan acara tersebut


Acara tersebut dilaksanakan di aula kantor, Bram menuju ke ruangannya di sana sudah ada Alex dan Jessica menunggunya.


"Selamat malam Pak, perkenalkan saya Jessica kakaknya Natali," ucap Jessica mengulurkan tangan.


"Bram" jawab bram menyambut uluran tangan Jessica. "Silakan duduk," Bram mempersilahkan Alex dan Jessica duduk .


"Bagaimana masalah kalian ? apa sudah selesai?" tanya Bram.


"Sudah Pak, saya sudah menyelesaikan semuanya," jawab Alex.


"Senang bertemu dengan anda Jessica,"


"Terima kasih Pak , sudah menolong saya, membebaskan saya dari klub malam itu. saya juga sangat terima kasih bapak sudah menyelamatkan adik-adik saya," ucap Jessica tulus.


"Sama-sama, saya sudah menganggap mereka seperti anak-anak saya sendiri."


"Apa saya boleh menemui mereka?" tanya Jessica memohon ,


"Tentu saja, sekarang sedang diadakan pesta dibawah, apa kamu ingin ikut bergabung?" Ajak Bram.


Jessica yang merasa pakainya tidak pantas untuk ikut bergabung dengan mereka memilih untuk menunggu di ruangan itu.

__ADS_1


"Saya tunggu di sini saja pak,"


"Baiklah, selesai acara akan saya bawa mereka ke sini ," ucap Bram meninggalkan mereka.


Jessica dan Alex sedikit menunduk memberikan hormat pada bram.


"Tunggulah di sini, akan ku bawakan beberapa cemilan untukmu," ucap Alex menyusul Bram.


Jessica memperhatikan setiap sudut ruangan itu, terlihat sangat mewah dan luas,


"Sepertinya Natali dan Raina ditemukan oleh orang yang baik dan sangat kaya, semoga saja selama ini ia bahagia," batin Jessica.


Acara selesai, para tamu undangan dan keluarga Wijaya sudah pulang.


Bram memanggil Raina dan Natali untuk ikut bersamanya.


"Ada apa Pah?!" tanya Arya.


"Aku punya kejutan untuk mereka, ayo kita ke atas," ucap Bram berjalan lebih dulu dan di ikut oleh yang lainnya.


Mereka pun menuju ke lantai atas, ke ruangan pemimpin perusahaan tersebut.


Saat membuka pintu Raina dan Natali sangat senang melihat kak Jessica di sana, mereka langsung berlarian memeluk Jessica.


" Hiks, hiks hiks, kakak kau mana saja? Raina kangen," ucap Raina.


"Iya Kak hiks hiks, kenapa Kakak lama sekali datangnya, Natali selalu nunggu kakak," ucap Natali tak kalah sedihnya.


Mereka menangis di pelukan Jessica ,


"Maafin Kakak ya, Kakak tak bisa menjaga kalian," ucap Jessica menghapus air mata kedua adik-adiknya.


"Kakak janji, mulai sekarang kakak akan menemani kalian, akan menjaga kalian," ucap Jessica mempererat pelukannya.


Natali dan Raina sangat senang bisa bertemu kembali dengan kak Jessica, Jessica sudah menjadi sosok Kakak sekaligus ibu untuk mereka berdua. Mikaila ikut senang melihat pertemuan mereka.


"Ini sudah larut malam, sebaiknya kita pulang. Jessica Alex sudah menyiapkan semua keperluan mu, mulai sekarang kau bisa tinggal bersama mereka di Apartemen mereka.


"Terima kasih Pak, Terima kasih atas semua kebaikan bapak," ucap Jessica memberi hormat kepada Abraham dan semua keluarganya mengangguk membalas ucapan terima kasih dari Jessica.


💖💖💖💖💖🙏💖💖💖💖💖🙏💖💖💖💖


👉 LIKE


👉 VOTE


👉 komennya 🙏💗🙏👍

__ADS_1


Salam dariku Author m anha.❤️


💖💖💖🤗❤️❤️❤️🤗💖💖💖💖💖


__ADS_2