
"Apa sebenarnya yang terjadi disini?" kali ini Papa Randy yang diangkat bicara.
Sedari tadi ia hanya mendengar istrinya mengatakan jika Zaky bukanlah cucu mereka.
"Randy, Zahra Apa benar yang dikatakan oleh mamamu kalau Zaky bukanlah cucu kami, bukanlah dari daging mu?" bentak Papa melihat mereka berdua dengan tatapan amarah.
Randy dan Zahra terdiam, mendengar pertanyaan dari Papanya itu.
"Jawab," bentak Papa Randy,
" Iya Pah, Zaky anak dari Abraham Wijaya," jujur Randy.
"Jadi selama ini kalian menipu kami," ucap Mama Randy,
"Zahra jadi waktu itu kau berbohong jika anak yang kau kandung itu ada anak Randy?berani-beraninya kau fitnah anak kami dan membohongi kami sampai sekarang, apa kau tahu kami bahkan sudah mengalihkan semua harta warisan kami kepada Zaky, kami berfikir Zaky memang benar-benar adalah anak Randy, Mama benar-benar kecewa sama kamu Zahra ," geram Mama Randy.
"Randy sudah tahu mah sejak awal, Zahra sama sekali tidak memfitnah atau bohong kepada Randy, dia sudah mengatakan dari awal jika bayi yang dikandungnya adalah bayi Abraham Wijaya."bela Randy.
"Lalu mengapa kau sebodoh itu ingin bertanggung jawab atas benih pria lain dan mengapa kau mengakui jika janin itu adalah anak mu," ucap papa melihat Randy,
"Itu anak Abraham atau anakku yang jelasnya Aku sangat menyayangi Zaky Pah, dia akan tetap menjadi anakku," ucap Randy.
"Apa kau tidak punya otak, kau membesarkan dan menyayangi anak orang lain. Untung saja kami cepat mengetahuinya, bagaimana kalau kami tak mengetahuinya sampai kami meninggal mungkin seluruh harta warisan yang selama ini papa kumpulkan akan di nikmati oleh keturunan orang lain ,"ucap papa Randy menggebu-gebu.
"Zunaira, kemasi barang-barang mu. Sebaiknya kau tinggal di rumah nenek, nenek tak mau pengaruh buruk di rumah ini ikut mempengaruhi mu,"
Mendengar ucapan nenek nya Zunaira langsung berlari ke kamarnya. Zahra mengikuti Zunaira ke kamarnya.
"Kamu tidak boleh pergi dari sini, ini rumah kamu," ucap Zahra menghentikan Zunaira mengemasi barang-barangnya
"Nenek benar Mah, sebaiknya Zunaira tinggal di rumah nenek, untuk sementara,"
"Apa kamu tega meninggalkan mama, kamu tidak kasihan sama mama, kamu tidak menyayangi Mama nak," Zahra terus mengikuti Zunaira berjalan kesana kemari mengemasi barang-barang nya.
"Apa Mama memikirkan perasaan kak Zaky?, selama ini apakah Mama juga tak menyayangi Kak Zaky?, sehingga Mama tega berbuat seperti ini kepada kami. Zunaira kecewa mah. Zunaira sangat menyayangi mama, mama tau sendiri betapa sayangnya kami sama mama, tapi perbuatan Mama sungguh sangat memalukan," ucap Zunaira kembali memasukkan semua buku-buku dan pakaiannya.
__ADS_1
"Zunaira kita bisa bicarakan ini baik-baik, mama sudah menyesali semua perbuatan Mama tolong maafkan Mama nak,"
"Zunaira akan memaafkan Mama jika Kak Zaky juga maafkan mama, Zunaira akan pulang ke rumah ini kalau kak Zaky juga sudah pulang ke rumah ini," ucapnya mengambil semua barang-barangnya dan berjalan mendekati neneknya.
Zahra terus berusaha menghentikan anaknya namun Zunaira tak mendengarkan apa yang di ucapkan mamanya.
Mama Randy juga membantu membawa barang-barangnya Zunaira ke mobil,
"Ma tolong jangan ambil anakku mah, jangan pisahkan kami, Aku mohon mah," Zahra terus mencoba menghentikan mama mertuanya.
"Kau pikir setelah semua perbuatan yang kau lakukan pada kami mama bisa memaafkanmu, bertahun-tahun kau membohongi kami Zahra, kami bahkan sudah menyayangi Zaky seperti cucu kami sendiri," ucap Mama.
"Ma tolong maafkan Zahra Mah,," Zahra terus memohon kepada Mama mertuanya.
"Mah tolong jangan bawa Zunaira mah," ucap Randy mencoba membantu Zahra menghentikan mamanya untuk mengambil putri mereka.
"Kamu boleh datang kapanpun untuk bertemu anakmu, tapi tidak dengan Zahra, Mama tidak akan mengizinkan kau bertemu dengan Zunaira lagi, Mama tidak ingin Zunaira terkena pengaruh buruk dari mu, menjadi wanita murah ," ucap mama Randy.
Zunaira masuk ke dalam mobil, Zahra terus mengetuk-ngetuk jendela mobil,
"Zunaira tolong jangan tinggalkan mama, mama sangat menyayangimu ," ucap Zahra Sudah menangis mendengar ucapan mama mertua yang tak ingin ia menemui anaknya itu lagi.
Papa Randy keluar dari rumah,
"Pah tolong hentikan Mama, jangan membawa Zunaira dari sini pah," ucap Randy coba minta bantuan pada Papanya,
"Mamamu benar, Zunaira lebih baik tinggal bersama kami dan semua harta warisan papa akan Papa alihkan kepada Zunaira, Papa tidak akan memberikan sepeserpun kepada Zaky, Papa sangat kecewa kepada kalian berdua," ucap Papa Randy kemudian masuk ke dalam mobilnya, begitu juga dengan Mama.
Kedua mobil itu keluar dari gerbang, Zahra terus menggedor jendela mobil dan membujuk Zunaira, Namum mobilnya tetap melaju, Zahra hanya bisa mengejar mobil itu dan terus memanggil nama Zunaira.
Zunaira melihat mamanya dari kaca spion mobil yang terus berlari mengejar nya, hatinya sangat sakit melihat itu.
Mama Zahra membekap mulutnya, menahan tangisnya melihat nasib rumah tangga anaknya.
Ia tak ingin ikut campur terlalu banyak dalam keluarga anaknya, ia takut malah memperkeruh suasana.
__ADS_1
Randy mencoba membantu Sarah berdiri yang terkulai lemah di jalanan.
"Ayo kita pulang, kita akan pikirkan cara bagaimana kita bisa membawa Zunaira kembali kerumah ini."ucap Randy memapah Zahra kembali ke rumah mereka.
Sementara Zaky merasa sangat sakit dan sesak dihatinya, ia menghentikan motornya di atas sebuah jembatan, duduk diatas motor nya itu.
Matanya memandang aliran sungai yang mengalir begitu deras,
"Jadi ini penyebabnya Papa Bram tak mau memandang ku, Papa kandung ku tak mau menemuiku walau hanya sekali." ucap Zaky tertawa.
"Mungkin ia merasa jijik dengan ku,"
Zaky berjalan mendekati pembatas jalan, mengaktifkan ponselnya.
Zaky mencari nomor Zunaira di sana
"Maaf jika selama ini kakak belum bisa menjadi kakak yang baik untuk, maaf jika kakak takkan lagi bisa menjagamu. teruslah menjadi Zunaira kakak, Kakak sangat menyayangimu.," tulisan Zaky dan mengirim nya pada Zunaira,
Pesan terkirim,,,
Tak lama setelah pesan itu di baca oleh Zunaira, Zaky melihat panggilan dari Zunaira di ponselnya.
Zaky hanya melihat foto Zunaira di panggilan itu, tak ada niatnya untuk mengangkatnya.
Zunaira terus memanggil berkali-kali namun Zaky tetap tak menjawab.
Zaky melemparkan ponselnya itu ke aliran sungai di bawah jembatan dan terus melihat sampai ponselnya itu hilang dan tenggelam.
🙏🙏🙏🙏🙏💗💗🙏🙏🙏🙏🙏💗💗🙏
Terima kasih sudah membaca 🙏
jangan lupa ya Kak beri dukungan terhadap karya ini dengan memberi like vote dan komennya.
di setiap bab nya ya Kak 🤗🤗
__ADS_1
Salam dariku Author m anha
🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗🤗