Pilihan Ku

Pilihan Ku
[S2] Batam N Shopping


__ADS_3

Pagi hari semua sudah bersiap-siap akan berangkat ke Batam, disaat yang lain nya tengah bersemangat Arya justru terlihat lesu.


Ia melihat semua ikut bersamanya, tadinya dia hanya ingin menemui Zaky, kemudian menghabiskan waktu berdua dengan Raina tapi sepertinya rencananya gagal. Semua keluarga ikut bersamanya termasuk Natali, Jessica, dan Alex.


Yang lebih parahnya lagi Gavin mengajak Vanessa ikut bersama dengan mereka.


Semua berangkat dan tentu saja menggunakan jet pribadi milik Mikaila.


Sepanjang perjalanan mereka semua mencuri pandang pada Vanessa yang duduk di dekat Gavin dengan pakaian yang sangat minim.


"Bunda, kak Gavin ngajak siapa sih," bisik Arsy yang duduk di dekat Bundanya.


Bukannya menjawab Mikaila justru menarik Bram duduk didekat mereka,


"Mas itu pacarnya Gavin ya?, kok gitu sih?" bisik Mikaila tak suka dengan penampilan Vanessa.


"Emangnya kenapa?! cantik kok ," ucap Bram .


Vanessa memang cantik namun yang membuat mereka tak menyukainya adalah penampilan yang terlalu terbuka.


"Arsy juga nggak suka bunda!" Arsy ikut berbisik.


"Sudahlah biarkan saja, tak usah mengurusi kakakmu," ucap bram pada Putri kecilnya yang beranjak remaja.


Hal yang pertama yang mereka lakukan begitu sampai di Batam yaitu mencari beberapa makanan khas Batam untuk mengganjal perut mereka, mencari sebuah restoran yang terkenal di sana dan memesan menu spesial yang ada di restoran itu.


Arya sejenak memisahkan diri dan menelpon Randy, orang tua Zaky,


"Halo Pak , saya dengan Arya putra dari Abraham Wijaya," ucap Arya memperkenalkan diri,


"Oh iya, pak Yoga sudah memberi tahu Kalau anda akan ke Batam , apakah anda sudah sampai di Batam ?" tanya Randy,


"Iya, kami sudah sampai di Batam," ucapannya ,


"Kami ?" tanya Randy,


"Iya aku dan keluarga besar ku, kami sekalian berlibur ke sini bisakah anda mengatur pertemuanku dengan Zaky?".


"Tentu saja akan aku coba mengaturnya,"


"Baiklah tolong hubungi aku secepatnya ," ucap Arya kemudian mereka mengakhiri panggilan nya.


Arya ikut bergabung dengan yang lain dan menikmati hidangan yang sudah disediakan, Iya mengambil sesuatu yang terbungkus dengan daun kelapa berbentuk pipih dan sepertinya itu habis dibakar.



Arya membuka kulit dan mencobanya,


"Bunda Ini namanya apa?" tanya Arya,


"Entahlah, Bunda juga nggak tahu. makan aja," ucap Mikaila kemudian mengambil makanan yang sama.


Mikaila mencobanya,


"Kalau porsinya seperti ini sih Bunda bisa makan sepiring sendiri," saat membuka makanan tersebut dan isinya terlalu kecil.

__ADS_1


Disaat semua menikmati hidangan yang berbentuk pipih itu Arsy justru bermain dengan makanan seafood.



"Bunda apa ini bisa dimakan?" tanya Arsy memegang satu makanan seafood itu dan memperlihatkan kepada Bundanya, ia merasa ngeri sendiri melihat makanan tersebut.


Bunda tak menjawab karena ia sibuk membuka daun dari makanan yang akan ia makan.


"Ya bisa lah dek, masa ini cuman dilihatin aja, pemilik restoran kan sudah menyediakan nya untuk kita. Lihat tuh bumbunya juga enak begitu dek," ucap Gavin.


"Coba Kakak makan ," ucap Arsy menyodorkan siput itu kepada Gavin.


"Gini nih caranya," ucap Gavin mulai membuka isi dari makanan siput tersebut.


"Tuh ada kan isinya," Gavin memperlihatkan isinya setelah berhasil membukanya dari cangkang siput tersebut.


"Ih ngeri," ucap Arsy menjauh dari makanan yang disodorkan oleh kakaknya.


Gavin langsung mengarah makanan itu ke mulut Vanessa, Vanessa tak ingin membuka mulutnya, namun Gavin terus menyodorkan makanan tersebut ke mulut Vanessa, pada akhirnya ia pun membuka mulutnya.


Vanessa ingin muntah saat Gavin memasukkannya ke mulutnya tapi ia tahan,


ia jijik saat melihat makanan itu namun setelah semakin dikunyah rasanya ternyata sangat enak.


Vanessa kemudian mengambil satu lagi dan mencoba membuka sendiri isi dari hewan siput tersebut,


Mengambil lagi dan satu lagi sepertinya Vanessa sangat menyukai makanan tersebut, Arsy yang melihat Vanessa makan dengan lahap seafood di depannya ikut mengambil satu kemudian meminta Gavin membuka untuknya,


"Apa rasanya enak ya?" gumam Arsy perhatikan bentuk makanan tersebut kemudian ia mencicipinya,


Vanessa yang masih ingin mencicipi makanan tersebut hanya melihat putri Abraham itu, ia ingin menegurnya tapi melihat keluarga semua menyayanginya membuat dia tak bisa berkata apa-apa dan hanya melihat makanan itu satu demi satu masuk ke mulut Arsy.


Vanessa menjilat tangannya, rasa makanan Seafood itu masih terasa di jari-jari nya.


Awalnya saat Gavin menelponnya, Vanessa sedang bersama dengan kekasihnya.


Iya menolak, namun setelah Gavin mengatakan Jika ia akan membelikan apa saja yang ia inginkan di sana.


Vanessa yang mendengar itu langsung menyetujui ajakan Gavin.


Itulah salah satu jurus ninja Gavin, membelikan apa saja kepada para kekasihnya sehingga walau mereka tahu jika Gavin memiliki kekasih selai mereka tetap saja mereka tetap jalan saat Gavin mengajaknya.


Gavin tak peduli jika pacar-pacarnya hanya menginginkan uangnya baginya selagi mereka mau berpacaran dengannya tak ada salahnya memberikan barang barang kesukaan mereka.


Setelah makan semuanya pergi ke tempat tujuan masing-masing, tujuan utama mereka yaitu Mall terbesar di kota itu. shopping itulah tujuan utama para wanita.


Semuanya pergi berpasangan,Raina berpasangan dengan Arya.


Alex berpasangan dengan Jessica,


Gavin berpasangan dengan Vanessa,


sedangkan Bram berpasangan dengan Mikaila.


Natali yang tidak memilih pasangan langsung menarik Arsy,

__ADS_1


"Kita belanja barang ya," ucap Natali memohon.


Arsy melihat papa dan Bundanya yang terlihat sangat bahagia,


"Baiklah tapi sebentar ya ," ucap Arsy kemudian berlari kepada Bram.


"Pah, aku belanjanya sama Kak Natali ya," ucap Arsy menadahkan tangannya.


"Iya boleh," Bram langsung memberikan satu kartunya pada anak kesayangannya itu.


Mereka pun pergi berbelanja ke tempat mereka masing-masing, mereka memiliki selera yang berbeda.


Zaky yang juga kebetulan berada di mall tersebut melihat kebersamaan dan kebahagiaan mereka.


Iya datang ke mall itu untuk membeli sesuatu dan tak sengaja melihat Abraham disana .


Zaky hanya melihat mereka dari kejauhan, kemudian ia pergi dari tempat itu. Tak jadi membeli apa yang sedari awal direncanakannya.


Begitu sampai di rumah Randy memanggilnya, merekapun berbicara di teras rumah.


Zahra menyediakan cemilan untuk mereka dan ikut duduk bersama mereka.


"Arya ingin bertemu denganmu," ucap Randy langsung pada intinya.


"Sudahlah, aku tak mau bertemu dengan mereka. Anggap saja kita tak pernah mengenal dan tak punya hubungan dengan mereka. Katakan saja kepadanya, Aku tak ingin bertemu," ucap Zaky.


"Arya sudah jauh-jauh datang ke sini untuk menemui, cobalah untuk berbicara dengannya," bujuk Randy.


"Apa sih yang ini di bahas nya denganku sampai jauh-jauh datang ke sini?!"


"Papa yakin, itu hal penting. Hargailah mereka, Jika kau tak ingin menghargai mereka sebagai keluarga hargailah mereka sebagai seorang tamu."


"Baiklah kapan ia ingin bertemu denganku?"


"Papa akan mengatur pertemuan kalian," jawab Randy.


"Tadi aku melihat mereka semua datang ke mall, apa mereka semua ingin bertemu denganku atau hanya Arya saja?" tanya Zaky.


"Sepertinya hanya Arya saja yang ingin bertemu denganmu," ucap Randy.


"Baiklah, Papa boleh mengatur pertemuan kami,"


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖


LIKE


VOTE


KOMENTAR


makasih


Author m anha ❤️


💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖

__ADS_1


__ADS_2