Pilihan Ku

Pilihan Ku
Perpisahan


__ADS_3

Randy berdiri di atap sebuah restoran tempat di mana ia mengalami penolakan dari gadis yang ia cintai.


"Mikaila aku selama ini menyimpan rasa cinta sama kamu,kamu orang pertama yang berhasil mencuri hatiku.mauka kamu jadi kekasih ku?"tanya Randy sambil memegang kedua tangan Mikaila.


Mikaila hanya diam, dia tak menyangka akan hal yang baru saja ia dengar, Randy menyatakan cinta padanya.


"Kaila maukan?" tanya Randy menegaskan pertanyaannya.


"maaf kak tapi Kaila masi ga boleh pacaran sama ayah.maaf ya,kak Randy sudah Kaila anggap kaya kakak Kaila,"Jawab Kaila melepas tangannya dari genggaman Randy.


Randy hanya diam menatap Mikaila,sedangkan Mikaila hanya bisa menunduk.Rendy menarik nafas dalam


"iya ga papa ko aku ngerti,kamu mau kemana lagi?"


"Kaila mau pulang ada aja kakak"


"baiklah kita pulang, lupain aja ucapan aku yang tadi."


Rendy mencoba menutupi kekecewaan nya dangan senyum dan mengusap kepala Milakai yang tertutupi hijabnya


Randy menatap lurus memandang kelap-kelip lampu kota Batam,rasa kekecewaan masih menyusup di relung hatinya.


semenjak malam itu Randy tak pernah lagi datang ke butik Zahra.


"ko kak Randy ga pernah datang lagi ya," tanya Maira kepada sahabatnya,


"mungkin lagi sibuk Ra,"jawab Mikaila.


"jadi kangen sama cemilannya,"


mereka tertawa sambil merapikan beberapa pakaian.


"kayanya kak Randy suka sama kamu deh Kai,"


"hemm,"sambil mengangguk,


"maksud kamu?" penuh rasa kepo,


"hemm kak Randy suka sama aku, jadi waktu aku dan kak Randy jalan dia nembak aku,"

__ADS_1


byurrr air yang ada di mulut Humaira menyembur keluar dan tepat mengenai wajah Mikaila.Mikaila hanya diam menutup matanya,dengan cepat Maira membersihkan wajah sahabatnya itu,


"hehehe maaf ya aku sedikit kaget tadi hehehe ,"memasang wajah semanis mungkin.


"jorok tau,"Mikaila sudah manyun dan memasang muka marahnya.


"iya iya maaf kamu cantik deh,"


"dah dari dulu,"jawabnya jutek.


"rerus kalian dah jadian,"melanjutkan pertanyaannya sambil kembali meminum minumannya.


"aku tolak,"


byurrr,,, semburan kedua tak kalah suksesnya dengan semburan yang pertama.bukannya membantu membersihkan ulahnya dia langsung kabur,dia yakin sahabatnya itu pasti marah padanya.


"Huuumairaaaaa teriakan Mikaila sambil mengajar orang yang telah menyembur nya.kejar kejaran pun tak terhindarkan.


sementara Zahra sibuk mencari informasi tentang keluarga Wijaya,semenjak pertemuan terakhirnya dengan Abraham Wijaya ia bertekad untuk mencoba mendekati nya.Zahra sangat senang mengetahui kalau Bram adalah seorang duda,bahkan ia berencana memindahkan usahanya ke kota x untuk melancarkan tujuannya yaitu mendekati seorang Abraham Wijaya.


Bram berdiri depan jendela besar yang ada di kantor nya memandang lurus kedepan entah apa yang ada di pikiran nya saat ini.


"bagaimana?" tanya Yoga,


Bram mengerti ada yang di maksud Yoga.ia tak menjawab hanya menghela nafasnya dengan berat.Yoga pun bisa mengerti arti dari helaan nafas itu.


Yoga berjalan ke sofa yang ada di ruang kerja Bram.


"Bram sampai kapan kamu akan seperti ini Hamm?"bukan berbicara sebagai asisten tapi sebagai seorang kakak.


"Bram ikut duduk dan meletakkan cangkirnya di meja," bukannya menjawab Bram justru bersandar di sandaran sofa dan menutup matanya terlihat jelas apa yang ia rasakan saat ini.


"kalau kamu memang menyukainya kenapa Tidak mencoba menjalaninya,"


"entahlah mas,menangkap wajahnya dengan 10 jarinya,"


"kamu sudah menemuinya,"


"aku masih bingung mas," Bram pun menceritakan kejadian di Batam.kebahagiaan Mikaila dengan Randy,pernyataan cinta dan perbedaan usia mereka.

__ADS_1


"walau pun masih muda tapi sepertinya dia bersikap dewasa,dia juga gadis yang baik,"


"hemm,,,tapi Randy jauh lebih cocok dengannya.


"apa mereka dah jadian?"


"entahlah,"


"mas sarankan, kalau memang hatimu memilihnya cobalah untuk mewujudkannya adapun hasilnya tak jadi masalahkan yang penting kamu sudah berusaha,"


"sudah lah mas aku mau fokus kerja dulu kedepannya kita akan sangat sibuk,banyak perusahaan asing yang mengajukan kerjaan sama dengan perusahaan kita,"


"pikirkan sekali lagi,ikuti kata hatimu,banyak gadis yang cantik dan baik yang bisa mendampingi mu belum tentu hatimu memilih mereka.


"makasih mas,"


Benar saja Bram makin hari makin di sibukkan dengan pekerjaannya,bahkan ia harus bolak-balik keluar Negeri bahkan lebih banyak menghabiskan waktunya di Negri orang.Begitu juga dengan Mikaila butik ka Zahra semakin banyak pelanggan sehingga dia sangat sibuk.


Zahra semakin fokus pada tujuannya saat ini memindahkan butiknya ke kota X,,


Niken semakin gencar mendekati Abraham dengan kemolekan tubuhnya.


Sementara keluarga Wijaya tak bosan-bosannya mencarikan jodoh untuk Bram,bahkan sengaja mengundang banyak gadis ke rumahnya agar Bram bisa memilih yang ia sukai.Walau Bram selalu menolak dan sedikit marah dengan tindakan Nene,ibu,dan kakaknya.Tak jarang Arabela dan Isabela kompak memperkenalkan kan teman-temannya kepada Bram.Namun tak satu pun yang ia sukai.tak mau kalah bahkan para pria dengan kompaknya mencarikan calon buat Bram.Setiap pertemuan keluarga yang mereka bahas hanyalah tantangan perjodohan.Bram benar benar frustasi karena semuanya.


Sedangkan Randy sejak kejadian penolakan dari Mikaila dia jarang datang ke butik tak seperti sebelumnya hampir tiap hari ia mendatangi Mikaila membawakan berbagai cemilan termasuk es krim coklat kesukaan Mikaila.


Namun dia tak pantang menyerah perhatiannya masih tatap sama,dia bertekad mendapatkan hatinya secara perlahan,bahkan mendekatkan diri dengan keluarga Mikaila di kampung halamannya walaupun melalui ponsel,dan di hari-hari tertentu ia akan mengantarkan Mikaila ke kampung halamannya berusaha mendapatkan restu dari sang ayah gadis pujaannya.


hari berganti hari bulan berganti bulan tahun berganti tahun.tak terasa sudah 2 tahun berlalu.kini usia Mikaila sudah 20 tahun kecantikannya semakin terlihat banyak yang memuji kecantikan nya itu.cara berpakaian jaga sudah diubahnya menjadikannya lebih dewasa dan feminim, sedikit-sedikit dia sudah pandai memoles makeup di wajah cantiknya,,banyak ibu-ibu pelanggan butiknya yang terang-terangan menjodohkannya dengan putra meraka.Tapi ya begitulah Mikaila hanya menjawab dengan senyuman.


Usaha Zahra berhasil seminggu lagi butiknya akan membuka cabang di kota x,ia menjalin kerjasama dengan butik Arandita yang tak lain adalah kakak Abraham pria yang menjadi obsesi nya saat ini.Dia sengaja menjadikan Arandita sebagai Rakan kerjanya agar mempermudah mendekati sang pemilik hati.


Zahra mempercayakan butiknya di Batam dengan salah satu sahabat baiknya.


Mikaila dan Humaira Tantu saja ikut dengannya ke kota x tanpa ia sadari justru mendekatkan Mikaila dengan Abraham.


Mereka semua sangat senang akan pindah ke kota yang lebih besar, satu satu nya yang kecewa adalah Randy dia akan terpisah dari gadis yang ia cintai


bersambung....❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2