
Kelvin dibawa ke ruang perawatan, walaupun lukanya tidak separah kelihatannya tapi Mikaila tetap merasa sangat khawatir,
"Tentang lah Bunda aku sudah tidak apa-apa, lihatlah lukanya sudah di obati sudah dibersihkan aku baik-baik saja."ucap Kelvin.
"Kamu kok bisa sih berantem dengan Zaky?" tanya bunda Mikaila,
"Bunda sudah tahu tentang Zaky?" tanya Kelvin menatap bundanya.
Mikaila mengangguk, jadi semuanya tau tentang ini?, lalu siapa saja yang tahu semua ini ?, kenapa kalian tak memberitahuku sebelumnya?!" tanya Kelvin.
"Kami sengaja merahasiakan ini dari kalian, kami tak mau membuat kalian bersedih, kami tak mau menyakiti perasaan kalian. Coba lihat sekarang Apa yang kau lakukan, inilah yang bunda takutkan. Bunda takut Kalian tak terima kebenaran Zaky." ucap Mikaila.
"Memangnya ada apa sih Bunda dengan Zaky?!" tanya Gavin yang sejak tadi menjadi pendengar setia pembicaraan kakak dan bundanya,
"Iya, Ada apa dengan nya?!" tanya Arsy yang duduk di dekat Gavin.
Sedari tadi mereka hanya memperhatikan pembahasan kakak dan bundanya.
Kelvin dan Mikaila saling melihat,
"Apa kau juga tak tahu kebenaran Zaky?!" tanya Kelvin melihat wajah tak mengerti dari saudara kembarnya itu.
"Emangnya ada apa sih dengan Zaky?!"tanya Gavin yang merasa ketinggalan informasi.
"Tahu kalau Zaky itu anak Papa," jawab Kelvin.
"Apa... anak Papa gimana, Bunda, kak?!" tanya Gavin tak percaya dengan apa yang baru saja di dengarnya.
Arsy mencoba mengartikan jawaban dari ucapan kakaknya itu.
Kelvin mengabaikan pertanyaan Gavin!
"Bunda apa Papa masih punya hubungan dengan mamanya Zaky,?" tanya Kelvin penasaran.
"Kakak bilang apa sih?, Papa nggak mungkin punya wanita lain," ucap Gavin berdiri dari duduknya dan menghampiri bunda dan kakaknya yang duduk di ranjang pasien.
"Enggak mungkin bagaimana, Kamu nggak lihat yang tadi kakak pukul itu,"
"Aku lihat lah kak, itu Zaky," jawab Gavin.
__ADS_1
"Aku mukulin dia karena dia anak papa, aku ga terima papa punya anak dari wanita lain," kesal Kelvin mulai kembali emosi.
"Bunda apa bener yang Kakak katakan?, kalau Zaky adalah anak Papa," tanya Gavin ikut tersulut emosi melihat bundanya menitihkan air mata.
"Bunda mohon kalian juga bisa menerima kenyataan jika papa memang mempunyai anak dari wanita lain, semuanya itu sudah kejadian. Kita tak bisa mengubahnya." ucap Mikaila menghapus air matanya. Sampai sekarang ia masih sakit saat melihat Zahra dan Zaky.
"Jadi benar, Papa punya anak dari wanita lain, aku sama sekali tak pernah menyangka jika papa menghianati Bunda," geram Gavin
"Papa tidak salah dalam hal ini, kalian tak boleh menyalahkan Papa," ucap Mikaila memandang serius pada Kelvin dan Gavin.
"Apa maksud bunda?, mengapa bunda mengatakan hal itu?" tanya Gavin.
"Aku yakin itu semua kesalahan mamanya Anak itu, pasti ia yang menggoda Papa" tambah kelvin.
"Walau ia menggoda Papa, tak seharusnya Papa tergoda dan bahkan memberikan anak,"kesal Gavin.
"Sudahlah, Bunda nggak mau membahas masalah itu lagi, setia membahas masalah itu hanya akan menyakiti hati Bunda.," Kelvin dan Gavin terdiam.
"Dengarkan bunda, itu semua hanya kecelakaan. Semua itu bukan lah kesalahan Papa kalian, itu semua adalah kesalahan dari mamanya Zaky. Dan bunda sudah memaafkan semua itu. Mama Zaky juga sudah berubah, dia sudah janji enggak akan mengganggu keluarga kita lagi," ucap Mikaila.
"Tapi tetap saja bunda aku ga terima Papa pernah menghianati Bunda, Kalau Papa mencintai bunda walau ratusan atau ribuan wanita yang menggoda nya tak seharusnya Papa sampai tergoda." Ucap kelvin masih kecewa Pada papanya.
"Kakak kenapa bisa bertemu dengan Zaky dan menghajarnya?" tanya Gavin.
"Iya, Bunda juga ingin tau, kenapa kau bisa bertemu dengannya dan juga Arya. Mengapa kamu memukuli nya?"
"Aku tak sengaja mendengar pembicaraan mereka saat di lobby hotel, om Alex dan kak Arya membicarakan Zaky dan mengatakan jika Zaky adalah anak Papa, dan kak Arya ingin bertemu dengannya. Aku hanya penasaran dengan Zaky dan ingin mencari tahu kebenaran nya. Mengapa kakak ingin menemui nya." jawab Kelvin.
"Untuk apa Arya ingin bertemu dengan nya.?!" tanya bunda Mikaila.
"Sepertinya Papa ingin memberikan Perusahaan dan sebagian hartanya pada Zaky, dan ka Arya membantu semua itu. Dan dari pembicaraan mereka Zaky menolak semua pemberian Papa dan menghina Papa, aku hanya tak suka mendengarnya setiap ucapannya yang seolah Papa pria tak bertanggung jawab yang menelantarkannya," jelas Kelvin.
"Sombong sekali anak itu, sudah baik bapak mau memberikannya Perusahaan dan sebagainya harta Papa, seenaknya saja dia menghina Papa, dia pikir siapa dia, apa dia tidak tahu kalau mamanya yang bersalah dalam hal ini,?!" garam Gavin.
"Apa alasan bunda mengatakan jika ia semua adalah kesalahannya mama Zaky, bisa saja kan Papa juga bersalah dalam hal ini?!" tanya Kelvin
"Bunda percaya pada papa," jawab bunda Mikaila.
"Bagaimana kalau Papa memang pernah menghianati Bunda?" tanya Kelvin meragu kan papanya.
__ADS_1
"Bunda tak bisa mengatakannya, yang jelas ini semua kesalahan mamanya Zaky. Papa tak pernah menghianati Bunda," tegas Bunda .
"Kenapa Kakak tidak memberitahuku, jika Kakak memberitahuku aku akan membantu Kakak memberikan pelajaran anak itu. Dasar anak tak tahu di untung, sudah syukur Papa memberikannya sebagian harta Papa. Bukannya mengambil dan berterima kasih malah sok menolak," geram Gavin mendengar cerita kelvin.
"Tapi sejak kapan kak Arya mengetahuinya ?" tanya Gavin.
"Entahlah, aku juga tak tahu. aku baru tahu semalam sewaktu ia berbicara dengan om Alex," jawab kelvin.
Mereka berada di ruang perawatan.
Arya dan Bram sampai di rumah sakit, mereka langsung menanyakan dimana keberadaan Kelvin.
Perawat yang ada disana menunjukkan di mana kamar perawatan yang di maksud Bram.
Bram dan Arya dengan cepat berlari menuju kamar itu, dan saat membuka pintu mereka bisa melihat tatapan kemarahan dari ketiga orang yang ada di dalam ruangan itu.
Bram dan Arya perlahan berjalan masuk mendekati Kelvin, Bram mencoba memegang luka yang ada di kepada kelvin yang telah di tutupi perban.
"Apa sakit?" tanya Papa Bram, Kelvin menghindar dari tangan Papanya dan tak mau melihat wajah Papanya.
Gavin juga tak mau melihat mereka berdua. Bram dan Arya seolah menjadi tersangka utama.
"Papa minta maaf, Papa tidak sengaja melakukannya," ucap Bram.
"Apa Papa masih ada hubungan dengan mamanya Anak itu ?" tanya Kelvin tanpa melihat ke arah Papanya.
"Tentu saja Papa tidak punya hubungan dengannya," jawab Bram cepat.
"Mengapa Papa masih berhubungan dengan Zaky?" tanya kelvin.
"Papa tidak bermaksud menjalin hubungan dengannya, Papa tidak ingin lepas tanggung jawab. Maksud Papa, walau bagaimanapun sebesar apapun Papa menolak kenyataannya Dia memang tetap anak Papa, Papa tidak ingin terbebani karena mengabaikannya. Papa hanya ingin memberikan sebagian harta Papa padanya, dan selebihnya semua untuk kalian.
💖💖💖💖💪💪💪💖💖💖💖💖
Terima kasih sudah membaca jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan memberi like vote dan komennya ya 🙏
Salam dariku Author m anha ❤️
💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖💖
__ADS_1