Pilihan Ku

Pilihan Ku
Rumah baru


__ADS_3

Acara syukuran atas rumah baru mereka berjalan lancar,mereka hanya mengundang keluarga dekat saja dan beberapa anak yatim.


Mikaila juga memberi beberapa bingkisan dan amplop kepada anak-anak panti saat mereka akan pulang,ibu panti berdoa semoga mereka cepat di karunia anak dan di amin kan oleh semua anak panti .


"makasih Bu kata Mikaila menyalami ibu panti.semua tamu sudah pulang kecuali keluarga Bram dan Mikaila.


Mikaila membagikan oleh-oleh kepada semua orang dan semua sangat senang menerimanya.


"sebenarnya nenek maunya di kasih Cici oleh kalian,itu oleh-oleh yang sangat nenek nantikan.


"iya nek doain aja Bram bisa cepat kasi nenek cicit.


"iya nek Bram pasti sudah usaha terus kan??kata yoga sambil membantu membuka oleh-oleh anaknya.


"kamu butuh bantuan mba ga dek,ada obat baru!!ibu dokter ikut menggoda.


"iya Bram obatnya paten mas aja kewalahan,pak surya tak mau kalah.


"Bram ga butuh obat mas mba,kalau buat cicit untuk nenek aja aku masih kuat tanpa obat sekalipun,iya ga sayang .mengedipkan mata kepada Kaila.


"kaila hanya tersenyum kaku mendapat tatapan dari semua orang.dan mereka semua tertawa melihat pipi putih mulus kaila menjadi merah merona karena godaan mereka.


Para lelaki berkumpul di samping rumah di dekat kolam yang terhubung langsung dengan taman sedang para wanita berkumpul di ruang makan , berbincang-bincang sambil memakan cemilan yang juga di bawah oleh kaila.


"kakak ipar ko kakak cepat pulang bukanya sebulan ya,?


"itu karena jawab kaila ragu.


"mas ada kerjaan,jawab Bram yang tiba-tiba datang.


"mas Giman sih bulan madu ko masih ingat kerjaan fokus dong sama istri.


"bawel kamu dek,melempar coklat yang telah di gigit nya,mana mungkin ia mengatakan kalau ia dan Mikaila ada masalah.


ibu kaila bisa melihat perubahan wajah putrinya saat membahas alasan kepulangan mereka.


malam ini semua menginap di rumah Bram.


Dikamar,

__ADS_1


"mas aku boleh tidur sama ibu ga,?tanya kaila pelan takut membuat Bram marah.


"iya ga apa-apa kamu pasti kangen ibu kan.


"iya mas makasih ya ! tersenyum senang.


Bram menatap punggung kaila saat perjalan keluar,ada rasa tak rela di hatinya berpisah dengannyq.ia merasa sangat nyaman dan sudah terbiasa tidur sambil memeluk tubuh polos istri kecilnya itu.


tok tok tok,,,


"kaila kamu kok disini nak?


"Bu Ade boleh tidur sama ibu ga malam ini?


"ayo masuk, mempersilahkan putrinya masuk.


"ayah tidur dengan kakak kamu dibawah,kata ayah meninggalkan ibu dan anak itu.


"kamu cerita sama ibu ada apa sayang, menggenggam tangan Kaila.


"Bu Ade yang mau pulang cepat,tertunduk.


"ada apa?berbicara lembut.


*sayang kamu kenapa,kata ibu panik sambil menatap wajah putrinya yang sudah memerah karena tangisnya.


"Bu mas Bram ga sayang Ade,kata kaila terbata-bata.


"astagfirullah Ade kok bilang gitu sih,mana mungkin dia ga sayang.kalian baru nikah lho sayang.Memang ada masalah apa,coba cerita ibu ingin dengar.


Mikaila selalu menceritakan semua masalah kepada ibunya walau sekecil apapun.


"Bu mas Bram masih nyimpen foto almarhum istrinya di dompet nya ,Ade ga suka.mas Bram pasti masih sayang dengan inanti.


"Bram tau kamu marah dan mau pulang cepat karena masalah itu?


kaila menggeleng.


"Ade,,,sayang kamu ga boleh gitu,mereka dipisahkan karena ajal bukan perceraian jadi Ade harus bisa ngertiin dia,menyimpan fotonya belum tentu dia ga sayang Ade mungkin itu hanya sebagai kenangan saja.itu salah satu bedanya menikah dengan duda dan pria yang belum pernah menikah apalagi Bram duda karena istrinya meninggal pasti tak mudah untuk melupakan sosok almarhum istrinya.tapi ibu percaya kalau dia itu sangat mencintai Ade saat ini Inanti hanya masalalunya.

__ADS_1


"tapi Ade ga suka Bu,menghapus air mata nya.


"kamu mau foto kamu kan yang di simpan di sana?


kaila mengangguk.


"sayang jangan karena hal seperti ini kalian marahan perjalanan kalian masih sangat panjang dan akan banyak yang harus lalui bersama cobalah saling mengerti.


begini aja,kalau suatu saat Bram membahas soal almarhum istrinya baru Ade tanyakan masalah foto itu,tapi kalau ia tak membahasnya sebaiknya saran ibu untuk sementara ini biarkan saja dulu.tanamkan di hati dan pikiran Ade kalau ia menyimpannya hanya sebagai kenangan tidak lebih dari itu,dia itu sudah tenang di sana masa Ade cemburu dengan orang yang sudah tiada ga baik ah.menangkup wajah putrinya dengan kedua tangan menatap mata dan memberi semangat.


"makasih ya Bu,


"sudah jangan nangis lagi nanti Bram mengira ibu ngapa-ngapain kamu lagi sampai mata kamu bengkak kaya gini.ayo tidur ibu ingin melihat-lihat rumah baru anak ibu.


Mikaila pun tidur dalam dekapan sang ibu.


Sementara Bram tak bisa tidur,ia sudah terbiasa dengan aroma kaila,walau sudah mencoba beberapa posisi yang nyaman namun ia terus membayangkan wajah cantik istrinya itu.Akhirnya ia memutuskan untuk ke ruang kerja yang berada di sebelah kamarnya dan terdapat pintu penghubung di dalam kamar nya.


Bram menyibukkan diri dengan setumpuk pekerjaan yang telah yoga simpan di atas meja kerjanya.Bram baru merasakan kantuknya saat menjelang subuh dan memutuskan untuk tidur di sofa yang ada di ruang kerjanya.


Mikaila terbangun saat suara adzan subuh berkumandang ia kembali ke kamarnya Namum ia tak mendapati Bram di sana.


"kemana mas Bram gumamnya.


setelah shalat ia mencari Bram ke ruang kerjanya dan benar saja ia ada di sana, Mikaila kembali ke kamar dan mengambil selimut,ia menyelimuti Bram.


Bram yang baru tertidur merasa ada yang menyentuh ,membuka mata dan melihat istri yang telah membuatnya tak bisa tidur.ia menarik tangan Kaila membawanya ke pelukannya.baru semalam ia tak bersama kaila namun ia sudah sangat merindukannya.


"mas menginginkan mu sayang.


kaila tersenyum sambil mengecup bibir Bram,ia memutuskan untuk mendengar nasehat ibu berdamai dengan foto almarhum istri suaminya.


Bram tersenyum mendapat respon dari kaila iapun tak membuang waktu lagi rasa kantuk yang tadi menderanya kini hilang sudah.


mereka melakukannya di ruang kerja Bram berkas-berkas yang telah di susun rapi oleh yoga di atas meja kerja Bram kini berada di lantai tak berbentuk lagi.Bram sungguh tak bisa menguasai dirinya saat bercinta dengan Kaila,tubuh sang istri sudah menjadi candu baginya.


"mas ini sudah pagi,keluh Kaila.


Bram tak menghiraukan keluhannya dan mempercepat ritme permainannya.

__ADS_1


Bram menggendong Kaila ke kamar mandi dan mandi bersama.


bersambung.


__ADS_2