
Di kediaman Abraham Wijaya.
Semua duduk di meja makan untuk sarapan,
"Kelvin Kakak kamu mana?" tanya Mikaila yang tak melihat Arya.
"Enggak tahu Bunda, mungkin masih di kamar."ucap Kelvin mulai sarapan.
Tak lama kemudian Arya datang dengan pakaian yang sudah rapi,
"Wiss....rapi banget Kak ! mau kemana?" tanya Gavin.
"Mau tau aja kamu," ucap Arya ikut bergabung untuk sarapan.
Semua memperhatikan penampilan Arya, disaat semua belum mandi dan masih muka bantal karena ini hari Minggu, Arya justru sudah sangat rapi dan juga wanginya.
"Kakak wangi sekali!, kakak mau ketemu cewek ya?" tanya Arsy.
"Anak kecil mau tau aja," ucap Arya mencubit hidung adiknya itu.
"Kakak sudah punya pacar?" tanya Gavin.
"Mau ketemu Natali ya Kak,"goda Kelvin.
Arya tak menjawab,ia mengambil roti dan mengolesi selai kemudian memakannya.
"Bunda hari ini aku mungkin akan pulang telat ,"izin Arya.
"Kamu mau kemana?"tanya Bundanya.
"Aku ada janji dengan teman bunda ingin berbagi ke anak jalanan,"ucap Arya.
"Anak jalanan!, maksud kamu ingin pergi ke jalan gitu?"tanya Mikaila.
"Iya bunda,jadi teman Arya itu suka bagi-bagi makanan ke anak-anak yang kurang mampu di jalan, hari ini ada rencana mau ikut membantu,"jelas Arya.
"Hati-hati ya, di jalan itu berbahaya," ucap Mikaila khawatir.
"Iya Bunda, tenang saja.Arya pergi dulu ya, takutnya ditungguin,"pamit Arya.
Semalam Arya sudah memesan beberapa box makanan dari restoran milik Keluarganya, dan minta mereka mengantar ke toko ke alamat yang ia kirim.
Arya juga memesan beberapa sembako untuk di bagi-bagikan besok.
Arya mengambil mobil sport nya namun saat melihat Pak Wahyu memarkirkan motornya ide konyol muncul di kepalanya,
"Pak, boleh saya pinjam motor nya,"ucap Arya,, belum juga pak Wahyu mengiyakan Arya sudah membawa motor itu.
"Bagai mana ini,,motor itukan sering mogok,mudah-mudahan kali ini ia tidak mogok seperti biasa nya."gumam pak Wahyu melihat majikannya itu sudah jauh.
Arya melajukan motor butut Pak Wahyu menuju ke kompleks Raina, seperti biasa Arya memakai jaket dan masker serta helm yang menutupi wajahnya .
Raina sudah menunggu di depan kompleks kos-kosannya.
"Kita berangkat sekarang?"tanya Arya saat memarkirkan motornya di dekat Raina berdiri.
"Iya Kak, oh ya makanannya mana?" tanya Raina yang tak melihat Arya membawa apa-apa di motornya.
__ADS_1
"Tenang saja aku sudah menyuruh mereka membawanya kesana,"jawab Arya.
"Oh gitu ya,"ucap Raina naik di motor.
Mereka melajukan motornya menuju tempat yang sudah mereka tentukan kan.
Mereka pun pergi ke sebuah kompleks kumuh,
Raina turun dari motor dan melihat dua mobil box penuh dengan sembako dan box makanan.
"Kakak, ini kakak yang pesan?" tanya Raina melihat begitu banyak makanan dan sembako.
"Iya, aku juga ada rezeki lebih,jadi mau di bagi-bagikan juga," ucap Arya menghampiri mobil box tersebut.
Warga di sana sudah berkumpul membentuk antrian,Arya membagikan sembako sedangkan Raina memberikan nasi box untuk mereka.
Arya dan Raina bersama-sama membagi-bagikan sembako dan box makanan itu,Arya bisa melihat senyum Raina di balik cadarnya.
Semua orang di sana sangat bahagia dan berterima kasih kepada mereka.Sembako yang Arya berikan khusus untuk sebulan buat mereka,Arya tak menyangka ternyata hal sekecil ini bisa membuat banyak orang menjadi bahagia.
Baginya yang di keluarkan nya saat ini sangat sedikit di bandingkan uang bulanan yang papanya berikan.
"Sekarang kita kemana ?"tanya Arya.
"Kita pulang aja ya Kak, aku nggak tahu mau ke mana,"Jawab Raina, selain di toko ia hanya tinggal di kost kosan,paling jauh saat sudah gajian mereka jalan ke mall.
"Kamu mau keliling-keliling Kota ini,?tawar Arya.
"Iya Kak, boleh ,"Raina sangat antusias mendengarkan ajakan Arya...
Mereka pun berkeliling-keliling kota X dengan motor butut Pak Wahyu.
Raina sangat senang, sepanjang perjalanan Raina terus bertanya ini dan itu kepada Arya, Arya memelankan laju motornya menikmati kebersamaan mereka,,,menerangkan apa saja yang Raina tanyakan.
Arya mengantar Raina hingga ke depan rumah kos-kosan nya.
"Kak Juna kok bisa tau kalau ini tempat kos-kosan aku?" tanya Raina bingung. Ia tak pernah mengatakan alamat nya kepada Arya,namun Arya mengantarnya hingga depan rumahnya.
Arya bingung sendiri harus menjawab apa, enggak mungkin ia mengatakan kalau ia pernah mengantar Natali kesini.
"Kemarin aku nggak sengaja lihat kamu disini," jawab Arya asal.
"Oh ya sudah, kak Juna mau masuk dulu!"tawar Raina.
"Aku langsung pulang aja." tolak Arya.
Saat Raina akan berjalan masuk Arya baru ingat jika ia belum punya kontak Raina.
"Raina tunggu,"panggil Arya.
"Iya kak!"jawab Raina berbalik.
"Boleh minta nomor ponselnya,"Arya menyodorkan ponselnya,Raina mengetik nomor kontaknya di ponsel Arya.
"Makasih ya,"ucap Arya.
"Iya Kak sama-sama,"jawab Raina,
__ADS_1
"Boleh kan kalau aku chat kamu?"tanya Arya. "Iya kak boleh kok,"jawab Raina tersenyum di balik cadarnya.
Arya melajukan motornya kembali ke rumah namun saat di tengah jalan motornya mogok,
"Ini motor kenapa?" batin Arya,ia mengecek bensinnya masih banyak.
Arya menelpon Pak Wahyu
"Pak motornya kok mogok ?" tanya Arya.
" Maaf den, motor saya memang suka mogok," Ucap pak Wahyu merasa tak enak.
"Pak saya simpan di bengkel saja ya,"ucap Arya.
Arya membawah motor Pak Wahyu itu ke bengkel terdekat dan memesan taksi, Arya tidak langsung pulang.
Arya menuju ke dealer motor membeli sebuah motor untuknya dan juga untuk Pak Wahyu. "Tolong besok diantar ke rumah ya,"ucap Arya memberikan alamat rumahnya.
"Baik Pak,"ucapnya.
Arya kembali ke rumah dengan perasaan bahagia, Ia terus menatap ponselnya memberi nama kontak Raina dengan nama Raina Ku...
Malam hari Arya ingin mengirim chat tapi ragu apakah harus mengirimnya atau tidak. Kelvin menghampiri Arya di kamarnya, menanyakan masalah pekerjaan kantor.
Kelvin juga sudah mulai belajar ikut membantu di perusahaan .
Gavin juga ikut bergabung, ia melihat chat Arya belum dikirim dan langsung menekan tombol kirim.
Arya mengambil ponselnya dan melihat pesannya sudah di baca.
"Gavin ko di kirim,"Ucap Arya.
"Aku kira Kakak memang mau mengirimnya ucap Gavin tak merasa bersalah .
Tak lama kemudian 1 balasan masuk di ponsel Arya,
"Selamat malam juga kak," Balas Raina.
Arya langsung tersenyum dan membalas chat dari Raina.
"Siapa sih kak ,?tanya Kelvin mendekat, Gavin juga ikut mendekat.
Arya menutup layar ponselnya,
"Anak kecil mau tau ajak.Keluar sana,kakak lagi sibuk."Arya menyuruh kedua adiknya keluar .
Arya sangat senang mendapat chat dari Raina, malam itu mereka terus saling balas chat membahas mengenai sumbangan dan lain-lain.
"Apa Raina memang benar adalah Raina ku,"
ππππππππππ
Terima kasih sudah membaca, jangan lupa tinggalkan jejak kalian ya dengan memberikan like dan komen sebanyak-banyaknya ππagar karya ini lebih baik lagiβ€οΈ
jangan lupa mampir ke karya terbaru ku judulnya My Papa My Boss π
Salam dari ku Author m anha
__ADS_1