
Acara Tahunan Sekolah..
"bunda boleh bawa ini,"ucap Kelvin memperlihatkan mainannya kepada Mikaila.
"boleh,bawa satu aja ya,"ucap Mikaila sambil memasukkan beberapa pakaian sikembar dan Bram kedalam ransel besar.
"Kalau yang ini bunda,"ucap Gavin menunjuk beberapa cemilan.
"boleh,"ucap Mikaila mengizinkan Gavin membawa beberapa cemilannya, anaknya itu sangat suka ngemil dan setahunya di sana tak ada tempat jajan.
"jangan banyak-banyak ya ngemilnya,di sana pasti susah tempat pup,"ucap Bram membantu Gavin memasukkan beberapa cemilan kedalam tas sekolah Gavin.
"Gavin di sana hutan, banyak hewan liar kamu ga takut?"tanya Arya menggoda adiknya.
"enggak,kan ada papa dan kak Kelvin."ucap Gavin.
"hati hati ya,auuuungeee"ucap Arya mengaung membuat Gavin menatap papanya.
"Ada papa,"ucap Bram mengacak-acak rambut anaknya yang terlihat takut.
Gavin tersenyum dan kembali memasukkan cemilannya.
Tahun ini giliran Sikembar yang akan kemping bersama papanya,sekolah selalu mengadakan acara kedekatan bersama papa setiap tahunnya..
Kali ini Mikaila lebih siap,ia sudah menyiapkan beberapa bekal yang akan mereka bawa...
Pagi hari sikembar bangun lebih awal,mereka mandi dan berpakaian sendiri,mba Siti belum datang.
Keduanya sangat antusias akan pergi kemping.
"papa bangun,"ucap Kelvin membangunkan papanya yang masih tidur,
sedangkan Gavin terus membangunkan Arya.
"kakak bangun,"ucap Gavin menarik selimut Arya,
"5 menit lagi bunda,"Gumam Arya
"aku bukan bunda kakak,"ucap Gavin yang kini loncat-loncat di atas kasur,membuat Arya mau tak mau harus bangun akibat goncangan yang Gavin buat.
Gavin menarik tangan kakak nya dan membawanya ke kamar mandi.
Sementara Kelvin yang tak berhasil membangunkan Bram justru ikut tidur di pelukan sang papa.
Setelah shalat subuh Bram meminta jatah, membuat nya susah bangun di pagi hari..
"papa, kakak bangun."teriak Gavin melakukan hal yang sama,ia melompat-lompat di kasur membuat Bram dan Kelvin langsung terbangun.
Bram melihat jam di ponsel nya,
"kalian sarapan sana,papa mau mandi dulu."ucap Bram duduk dan merenggangkan otot-ototnya.
Mikaila membuat bekal yang akan mereka makan di tempat kemping.
__ADS_1
Mikaila melihat hasil kerjanya,ia tersenyum saat mengingat tahun lalu ia hanya memberikan Arya dan Bram makanan instan sebagai bekal..
Mereka berangkat.
Bram membawa mobil, anak-anak duduk di bangku belakang.
"mas,dulu mas Bram dan Arya juga ikut kemping disana,"ucap Mikaila saat mobil mereka sudah sampai di sekolah dan anak-anaknya berlarian turun bergabung dengan teman mereka.
"maaf ya, sampai sekarang mas belum bisa mengingat sedikitpun tentang kita."ucap Bram menggenggam tangan Mikaila.
"ga apa-apa mas,suatu saat nanti mas pasti bisa ingat kembali.cepat atau lambat tak masalah bagi kami asal mas tetap ada di samping kami,"ucap Mikaila membalas genggaman tangan Bram.
"cup"Bram mengecup singkat bibir Mikaila,
"mas,nanti ada yang lihat,"ucap Mikaila melihat ke kiri dan kanan takut kalau ada yang melihat mereka,pintu kaca mobil mereka terbuka lebar.
Bram tertawa melihat ekspresi lucu istrinya,
"ga lucu tau mas,"ucap Mikaila turun dari mobil.
Bram menurunkan barang bawaan mereka dan menaikkannya lebih dulu ke bus yang akan mereka tumpangi...
Mikaila dan Arya melambaikan tangan saat mobil bus mulai melaju meninggalkan area sekolah.
"sekarang kita ke mana,?"tanya Mikaila melihat Arya.
"bunda kita ke panti Raina yuk,"ucap Arya.
"ayo,kita beli beberapa kebutuhan pokok dulu ya buat di bawa ke panti."ucap Mikaila mengelus rambut putranya,
Walau Arya tak berbicara namun Mikaila tau kalau ia sangat merindukan sahabatnya itu.
Mikaila dan Arya berbelanja,mereka membeli beberapa barang yang akan mereka bawa ke panti,setelah di rasa cukup Mikaila melajukan mobilnya ke arah panti.
Suasana panti masih sama saat terakhir mereka kesini,ibu panti yang mengenal mereka langsung.
Arya langsung membagikan beberapa cemilan yang ia beli, Mikaila berbincang dengan ibu panti,menanyakan apa ada kabar dari Raina,,,
"maaf Bu, Sampai saat ini kami belum mendapat kabar sedikit pun dari Raina,ibu hanya bisa berharap ia baik-baik saja dimana pun ia berada,"ucap ibu panti tulus .
"iya Bu,amin,"ucap Mikaila mengaminkan,ia juga sangat berharap Raina segera di temukan.
Mikaila tak berharap banyak lagi pada Bram dengan kondisinya saat ini untuk mencari Raina...
Arya berjalan menuju kamar Raina yang dulu,sekarang kamar itu telah di huni anak lain,Arya membayangkan Raina masih ada di sana tersenyum manis padanya.
"Raina kamu dimana?"batin Arya.
Mikaila mengajak Arya berbelanja kebutuhan sekolahnya dan adik-adiknya,mereka akan punya waktu berdua selama 2 hari, hanya mereka berdua.Berbelanja ,bermain dan jalan-jalan.
Di tempat kemping,
Bram dan si kembar memasang tenda yang akan mereka tempati.
Cukup menguras kesabaran bagi seorang Abraham menjaga mereka berdua,Kelvin dan Gavin terus saja berdebat hal-hal kecil.
__ADS_1
Kelvin akan memarahi adiknya jika tak membantunya dan Gavin akan menangis jika Kelvin terus membentaknya...
Tenda sudah terpasang,Bram menghela nafasnya saat kedua putranya itu kembali kompak.
Gavin mengeluarkan semua bekal yang di buat oleh bundanya, melihat bentuk nya saja sudah membuatnya perut Gavin keroncong. sedangkan Kelvin mengeluarkan mainannya.
Jika dalam hal makanan kelvin tak pernah bertengkar dan selalu mengalah apapun yang Gavin inginkan...
Bram membantu Gavin menyiapkan makanan untuk mereka...
"Kelvin kita makan dulu,"panggil Bram pada Kelvin.
"iya papa,"jawab Kelvin mendekat dan memakan apa yang telah papanya siapkan untuknya.
"papa,apa bunda dan kakak juga lagi makan"tanya Kelvin.
"kita telfon bunda,mau?"tanya Bram.
"mau,"ucap Kelvin dan Gavin bersamaan.
Bram meletakkan makanannya dan mulai melakukan VC dengan Mikaila.
"bunda"teriak keduanya saat Mikaila muncul di layar ponsel papanya
"hayyy sayang,,lagi apa,"sapa Mikaila.
"lagi makan bunda,bekalnya enak,"ucap Gavin.
"syukurlah kalau Ade suka."ucap Mikaila.
"kamu lagi di luar ya?"tanya Bram melihat pemandangan di sekitar Mikaila.
"iya mas,aku lagi ajak Arya dan Dika nonton di bioskop,kakek dan pak Slamet juga ikut mereka lagi ngopi di kafe."jawab Mikaila memelankan suaranya,tak ingin si kembar mendengarkannya.
"oww,"jawab Bram melanjutkan makannya.
Mereka makan sambil berbincang-bincang dengan Mikaila di telfon, Mikaila meninggalkan Arya didalam bioskop takut menggangu yang lain.
"kalian lanjutin aja jalan-jalannya,tapi hati hati ya,, jangan terlalu malam pulangnya."ucap Bram.
"iya mas,"ucap Mikaila mengakhiri panggilannya.
Malam ini di tempat kemping hanya di adakan acara api unggun, besok pagi baru akan di adakan berbagai perlombaan.
Gavin sangat gelisah,ini pertama kalinya ia menginap di alam bebas,bayangan harimau yang akan masuk ke dalam tendanya terus terpikir olehnya,,
"ada apa?"tanya Bram.
"papa,apa disini banyak binatang?"tanya Gavin memeluk erat papanya.
"disini aman, tidurlah ada papa."ucap Bram mengelus punggung anaknya ...
Bram berusaha membuat Gavin merasa nyaman dan aman agar bisa tertidur,,,setelah kedua anaknya tidur barulah Bram ikut tertidur.
Terimakasih sudah membaca 💗💗💗🙏
Jangan lupa like vote dan komennya 🙏💗🙏👍💗🙏.
__ADS_1
Saling dukung 💖🌹💖