Pilihan Ku

Pilihan Ku
Tak ada Pilihan.


__ADS_3

Hari berlalu begitu cepat, mereka semua melalui hari-hari dengan bahagia.


Tak ada yang bisa menggambarkan kebahagiaan yang di rasakan keluarga Bram dan Mikaila.


Jabbar dan Isabela sudah mendapatkan restu dari semua keluarga dan Isabela sudah menyelesaikan pendidikannya dan mendapat gelar Doktor spesial anak seperti yang ia cita-citakan, usah Jabbar juga semakin berkembang dan mampu mengembangkan bengkelnya,hingga membuka beberapa cabang di kota.


Keluarga Bram yang di repot kan oleh ulah si gadis mungil Queen,David bisa merasakan kehangatan keluarga yang selama ini di rindukannya,mendapat suami yang sangat menyayanginya membuat hidup Arabela semakin bahagia.


Yoga dan Arandita lebih banyak menghabiskan waktu dengan kedua anaknya, Yoga kini bisa lebih santai bekerja semenjak David ikut mengambil tanggung jawab di perusahaan meraka.


Raina sangat bahagia bersama Jessica dan Natali,,, Jessica yang memang gadis yang cerdas mulai merintis usaha dan berhasil,mereka pindah ke kota yang lebih besar untuk kepentingan usahanya serta pendidikan Raina dan Natali.


Randy dan Zahra tak kalah bahagia saat mendapat anggota keluarga baru di keluarga kecil mereka,,,Zahra kembali hamil anak setelah usia Zaky tiga bulan,dan melahirkan gadis kecil yang sangat cantik,kali ini bayi yang dilahirkan nya sangat mirip dengan Randy.Mata,alis dan hidung semua duplikat Randi.


Zahra mendapat banyak kasih sayang dari Randy,walau sudah memiliki anak kandung Randy tetap menyayangi Zaky.Ia tak membeda-bedakan kasih sayang untuk kedua anaknya.


Tanpa mereka ketahui Bram membantu usaha mereka menjadi lebih berkembang, usaha Randy berkembang pesat dalam waktu singkat, restoran nya bahkan membuka cabang hingga keluar begitu juga dengan butik Zahra.


Bram hanya ingin membuat kehidupan Zaky tak jauh berbeda dengan anak-anaknya yang lain yang bergelimang harta darinya.


Raihan lebih fokus pada pekerjaan dan Syakila,walau hatinya masih menginginkan sosok cantik Mikaila namun ia berusaha menghilang kan perasaannya itu.


Merusak rumah tangga orang lain itu bukan sifatnya.


Talia yang merasa usahanya mendekati Bram hanya sia-sia saja,ia bisa melihat betapa cintanya Bram kepada Mikaila melebihi cintanya kepada Inanti waktu itu,memilih mundur.


Talia kini lebih fokus pada pekerjaanya sebagai seorang Dokter.


Bagai mana dengan Niken dan Sonia???!


Niken mau tak mau menyesuaikan diri dengan tempat dan lingkungannya,usaha keluar dan merusak rumah tangga Bram dan Mikaila tetap abadi di otak nya.


Sonia yang terus bersembunyi dari orang-orang yang mencarinya.namum ia tetap mengawasi dan mencari tahu tentang kehidupan seorang Abraham Wijaya.


Ayah yang terus merasa khawatir kepada putrinya,semenjak kunjungan terakhirnya setiap hari melakukan video call,walau hanya sekedar menyapa saja.


Di kota Batam.


Randy yang mengajak Zaky main tiba-tiba panik saat melihat Zaky pingsan,ia dan Zahra langsung membawanya ke rumah sakit,,


Dan alangkah terkejutnya mereka saat dokter menyatakan penyakit yang di derita Zaky.

__ADS_1


Zahra mendekati putranya yang masih tertidur di atas ranjang pasien dengan beberapa alat yang terpasang di tubuhnya,hatinya hancur melihat kondisi anaknya,kemarin meraka masih bermain bersama dan sekarang ia harus mendengar kenyataan kalau putra kecilnya itu mengidap penyakit yang bisa merenggut nyawanya.


Randy menemui Dokter memohon agar Zaky bisa di selamatkan,berapapun biaya yang harus ia keluarkan.Tapi dokter tidak bisa berbuat apa-apa,jalan satu-satunya hanya melakukan operasi pencangkokan sumsum tulang belakang.


Randy bersedia melakukan operasi tersebut,Namum setelah di periksa hasilnya Randy tidak cocok.Randy tidak bisa menjadi pendonor


Randy dan Zahra terus mencari pendorong yang cocok namun usahanya sia-sia.


Dokter mengatakan kalau ayah dari pasien biasanya cocok sebagai pendonor, operasinya harus segera di lakukan agar kondisi tidak semakin memburuk.


Zahra terkulai lemah,ia tak ingin lagi berhubungan dengan apapun menyangkut Bram.


"kita tidak punya pilihan lain,kita harus minta bantuan Bram"ucap Randy membawa Zahra kepelukannya.


"enggak Ran,kita pasti bisa menyembuhkan Zaky.Aku ga mau kita menyangkut pautkan kehidupan kita dengan mereka."ucap Zahra mengeratkan pelukannya.


Randy hanya menghela nafasnya,Zahra ada benarnya juga tapi ia tak tega melihat kondisi Zaky saat ini.


Bram dan Yoga tak tinggal diam,mereka mendatangkan dokter terbaik menyangkut penyakit ini,dokter terus mengontrol kondisi Zaky tanpa sepengetahuan Randy dan Zahra,mereka bekerjasama dengan pihak rumah sakit.


Bram mencari pendorong yang cocok hingga keluar negeri,ia juga menyuruh orang-orang mencari dan akan memberikan imbalan yang besar bagi yang cocok dan mau menjadi pendonor buat Zaky.


Randy mendatangi Bram di kantornya tanpa sepengetahuan Zahra,ia tak bisa membiarkan putra pertamanya terus menderita.


Bram yang mengetahui Randy ingin bertemu dengannya mempersilahkannya masuk ke ruangannya.


Tak muda bertemu dengan Bram tanpa membuat janji sebelumnya.


Bram tahu, Randy pasti ingin membahas kondisi Zaky dengannya.


Bram juga tahu kalau dia kemungkinan besar bisa jadi pendonor untuk Zaky dan berencana melakukan pendonoran jika tak ada pilihan lain.


Randy dengan ragu masuk keruangan Bram,


"silahkan duduk"Bram mempersilahkan Randy duduk.


"maaf saya sudah menggangu waktu anda,"ucap Randy formal.


"santai saja pak Randy,boleh saya tau apa maksud kedatangan anda,"tanya Bram memastikan.


Randy bingung harus mulai dari mana menjelaskannya,ia memberikan sebuah amplop kepada Bram tanpa satu kata pun.

__ADS_1


Bram mengambil dan melihat isi amplop tersebut,dan benar saja itu adalah laporan kesehatan Zaky.


Bram menatap Randy menunggu penjelasan Randy.


Randy mengambil nafas dalam,ini baru pertama kalinya ia berbicara langsung dengan Bram sosok yang ia kagumi sebagai seorang pebisnis.


"ini adalah laporan kesehatan putra saya pak,bapak pasti mengenal istri saya Zahra,"ucap Randy menjeda penjelasannya.


"Zahra sudah menjelaskan kesalahannya di masa lalu dan Zaky adalah,"ucap Randy terputus,ia ragu meneruskan perkataannya.


"Zaky putraku,"jawab Bram menatap Randy.


Randy hanya bisa mengangguk.Ia sudah curiga sejak lama kalau Bram sebenarnya mengawasi mereka.


"aku akan membantu semampuku,kembalilah.Rahasiakan ini dari siapapun,"ucap Bram menyerahkan amplop itu kembali ke Randy.


Randy bernafas lega,ia tak menduga kalau bram setuju menjadi pendonor tanpa harus menjelaskan panjang lebar.


Tapi ia tak heran,seorang Abraham yang di segani di kalangan pebisnis bisa tau maksud dan tujuannya datang ke sini.


Randy langsung kembali ke kotanya setelah menemui Bram ada sedikit kelegaan di hatinya.


Yoga masuk menemui Bram di ruangannya.


"apa Randy memintamu menjadi pendonor?"tanya Yoga.


"hemm"jawab Bram.


"apa jawaban mu"tanya Yoga lagi.


"aku akan melakukan pemeriksaan dulu,kalau memang cocok kita akan melakukannya."jawab Bram menyandarkan tubuhnya di sandaran sofa.


"apa kamu yakin,"


"apa kita punya pilihan lain,"


"baiklah,aku akan mengurus semua nya."ucap Yoga kembali ke ruangannya.


Terimakasih sudah membaca 💗


Jangan lupa like vote dan komennya 🙏💗🙏

__ADS_1


__ADS_2