Pilihan Ku

Pilihan Ku
Cendol Durian.


__ADS_3

Mikaila terbangun oleh rasa laparnya,,


kali ini ia sangat ingin makan bubur ayam.


Mikaila menghampiri pak Wahyu dan memintanya mencarikan bubur ayam untuk nya...


Bram menemui Arya di kamarnya yang tengah bersiap untuk kesekolah,,Arya memilih buku apa saja yang harus di bawanya.


"ini milik Raina kan?"tanya Bram menyerahkan tas kecil berwarna pink kepada Arya..


"iya pa,"jawab Arya mengambil tas tersebut.


"papa akan berusaha terus mencarinya"ucap Bram mengelus punggung anaknya.


"makasih papa,"ucap Arya memeluk papanya...


Arya meletakkan tas itu bersama barang-barang Raina yang lain.


Bram melihat boneka beruang dan ia seperti teringat sesuatu tapi entah apa itu..


Mereka turun untuk sarapan,, seperti biasa Mikaila dengan cekatan menyiapkan sarapan untuk mereka.


"ini buburnya Bu,"pak Wahyu menyerahkan bungkusan plastik.


Bram bisa mencium aroma bubur dan membuat ia menelan Saliva.


"hemmm ,,pasti enak,"ucap Mikaila mencium aroma bubur ayam yang sudah di pindahkan ke mangkuk.


"Enak ya sayang?"tanya Bram saat melihat Mikaila mulai menyendok bubur ayam dan memasukkan ke dalam mulutnya...


"enak banget,"ucap Mikaila.


"masa sih,"ucap Bram menarik mangkuk bubur Mikaila.


Sesuap,dua suap.


"iya enak,"ucap Bram terus memakan bubur itu.


"Mikaila hanya menggigit sendok nya melihat Bram makan dengan lahap bubur yang baru sesuap ia makan..


"enak sayang,"ucap Bram memberikan kembali mangkuk bubur di depan Mikaila.


"iya enak,"ucap Mikaila pelan,


Mikaila pasrah melihat mangkuk kosong nya.


Bram mengantar anak-anak ke sekolah dan lanjut ke kantor.


Bram berjalan cepat masuk ke ruangannya dan langsung masuk ke kamar mandi...


"hoeee,"Bram memuntahkan semua isi perutnya,,,


Yoga yang melihat Bram terburu-buru mengikutinya,


"kamu kenapa?"tanya Yoga memijat tengkuk Bram.


"ga tau mas,,,kepala aku pusing dan perut aku mual,"ucap Bram bersandar di dinding kamar mandi..


"kita kerumah sakit,, takutnya ada masalah serius di kepala kamu,"ucap Yoga khawatir.


Bram hanya mengangguk,ia tak sanggup lagi menjawab....


Yoga mengantar Bram ke rumah sakit,dan setelah dilakukan pemeriksaan secara teliti kondisi Bram baik-baik saja...


"kalau kondisi saya baik-baik saja lalu kenapa belakangan ini kepala saya suka pusing mas,"tanya Bram pada kakak iparnya sekaligus dokter nya.


"mungkin saja kamu banyak pikiran,, sebaliknya tak usah kekantor dulu , istirahat yang cukup untuk saat ini..."ucap pak Surya sambil menulis resep obat...


Yoga kembali mengantar Bram kerumah nya,sepanjang perjalanan Bram hanya menutup matanya,,


"tak usah pikirkan urusan kantor dulu,,biar aku yang mengurus nya"ucap Yoga saat sudah sampai dan membantu Bram naik ke kamarnya...

__ADS_1


"makasih mas,"ucap Bram ambruk di kasur empuknya.


"ada apa mas Yoga,"tanya Mikaila yang khawatir melihat kondisi suaminya.


"ini obat untuknya, sebaiknya dia banyak beristirahat dulu saat ini,"ucap Bram menyerahkan obat.


Yoga kembali ke kantor.


"Sayang pijitin punggung ku,"ucap Bram membalik badannya.


"iya mas,,,"Ucap Mikaila.


Beberapa saat kemudian Bram kembali memuntahkan isi perutnya,,,keringat dingin mulai bercucuran di keningnya membuat Mikaila khawatir,,, baru kali ini ia melihat suaminya seperti ini...


"mas aku buatin susu hangat ya,"ucap Mikaila.


"iya,"ucap Bram kembali berbaring dan memejamkan matanya...


Mikaila sedikit berlari menuruni tangga dan kembali dengan susu hangat di tangannya.


"mas minum dulu,"ucap Mikaila membantu Bram duduk dan meminum susunya.


Bram merasa hangat di perutnya setelah menghabiskan segalas susu.


Mikaila membuka kemeja Bram dan membalutnya dengan minyak pijat dan mulai memijat bagian belakang Bram...


Bram merasa lebih baik dan mencoba untuk tidur...


Mikaila menatap lekuk tubuh suaminya,entah mengapa ia merasakan sesuatu yang berbeda dengan tubuh suaminya,,,


Merasa jika tubuh suaminya menjadi lebih berotot dan ia sangat menginginkan nya...


Bagian bawahnya bahkan sudah berdenyut menginginkan.


"Mas"ucap Mikaila.


"hemm,"jawab Bram.


Bram membuka matanya saat merasakan sentuhan tangan yang berbeda dari Mikaila.


Bram berbalik menatap wajah cantik istrinya.


Mikaila mengedipkan mata dan tangannya menyentuh sesuatu.


Bram menarik Mikaila ke pelukannya,ia mengerti apa yang di inginkan istrinya itu...


Berhubung Bram sedang sakit kali ini Mikaila yang memimpin permainan di siang bolong mereka.


Permainan yang menguras tenaga namun begitu nikmat.


Mereka tertidur pulas setelah aktivasi panas mereka,,,,


Siang hari Bram terbangun,,ia tak lagi merasakan sakit kepala atau mual sedikit pun..


Bram kekamar mandi membersihkan tubuhnya...


Mikaila masih tertidur pulas di bawah selimut yang menutupi tubuh polos...


Setiap pagi Bram akan merasa pusing dan hilang begitu saja saat siang hari.


Siang hari Mikaila selalu ingin tidur dan bermalas-malasan dan ia selalu ingin bercinta setiap melihat otot suaminya.


Banyak perubahan yang terjadi pada mereka berdua,namun tak ada yang menyadarinya...


***** makan keduanya juga berubah,,,membuat tubuh Mikaila menjadi lebih berisi sedangkan Bram semakin banyak berolahraga mengingat ***** makannya yang bisa membuat bentuk roti sobeknya menjadi balon.


Akhir-akhir ini Mikaila selalu meminta hal yang aneh,,,


Misalnya malam ini...ia terbangun di malam hari jam 2 subuh dini hari.


"mas,mass,"ucap Mikaila menggoyangkan tubuhnya Bram yang sedang tertidur pulas.

__ADS_1


"hemmm,"guman Bram.


"mas aku ingin cendol durian."ucap Mikaila manja.


Bram membuka matanya dan menatap penuh arti istrinya.


"kamu hamil,"ucap Bram.


"ih mas apaan sih,orang minta cendol di bilang hamil,"ucap Mikaila memunggungi Bram dan menutup seluruh tubuh dengan selimut..


"iya,,iya mas cariin."ucap Bram beranjak dari tempat tidur...


"jangan lama-lama,"ucap Mikaila dari balik selimut...


"iya cantik,"ucap Bram berlalu meninggalkan kamar.


Sepanjang perjalanan Bram terus memikirkan keinginan istrinya,,Bram baru menyadari jika banyak perubahan yang terjadi pada istrinya itu.Senyum terbit di bibirnya.


Bram melajukan mobilnya,ia sudah tau di mana ia bisa mendapatkan cendol durian yang di inginkan Mikaila...


Dan benar saja penjual cendol durian itu masih mangkal di sana dan sepertinya semakin banyak pelanggan...


Bram mengingat kembali saat almarhum Inanti meminta hal yang sama saat mengandung Tasya....


Bram kembali dengan membawa 2 kap cendol durian,,, tiba-tiba ia juga menginginkan hal yang sama,ingin menyantap cendol durian.


Mikaila sudah menunggunya di meja makan,Bram memindah nya ke mangkuk dan mereka memakannya bersama...


Bi Yanti yang terbangun ingin shalat malam,mendengar suara dari arah dapur nya,,,ia berjalan ke dapur ingin mengeceknya.


Bi Yanti menghampiri majikannya dan melihat jam yang ada di dinding dapur,,, lebih anehnya lagi mereka makan es cendol durian..


"kami ganggu ya bi?"tanya Bram melihat raut wajah pengasuh dan kokinya itu...


"Enggak ko,,,silahkan di lanjutkan makannya,"ucap bi Yanti menggeleng dan kembali ke kamar nya...


Mereka kembali ke kamar setelah menghabiskan makanannya mereka...


Mikaila kembali tertidur,,Bram memasukkan tangannya ke dalam baju Mikaila mengusap lembut perut Mikaila yang masih rata...


"semoga saja kamu hamil lagi,"batin Bram.


Bram mengecup puncak kepala istrinya yang tertidur di pelukannya dan ikut tertidur.


,


,


,


Hari ini hari minggu,,,yang berarti anak-anak liburan..


Arya dan Kelvin menunggu pesanan mereka,,,papa mereka mengatakan jika eskrim nya akan datang sebentar lagi...


Mereka menunggu sambil melihat pak Wawan menyiram tanaman.


Dan beberapa saat kemudian datanglah mobil eskraim yang mengantarkan pesanan mereka...


Kedua melompat kegirangan,,berbeda dengan Gavin yang menatap freezer eskrim saudaranya.


"pelanggan ku berkurang dua,"batin Gavin.


💖💖💖💖💖💖💐🌹💖💖💖💖💖💖


Terimakasih sudah membaca perjalanan cinta Bram dan Mikaila 💗💗


Semoga menghibur...


Like like like 🙏


komen,, kritik dan sarannya biar cerita ini lebih menarik lagi...

__ADS_1


Masukan akan di pertimbangkan,jika tak mempengaruhi alur cerita.....😍😍😍


__ADS_2