
Arya membawa Zaky ke luar Negeri, ia ingin membawanya ke tempat Kelvin. Hanya itu satu-satunya tujuan yang terpikirkan olehnya untuk saat ini, begitu sampai di negara itu Arya langsung membawa Zaky ke Apartemen Kelvin.
Kelvin membuka pintu,
" Kakak kau kenapa?" tanya Kelvin melihat kakaknya babak belur dan melihat orang di sampingnya yang memakai topi dan masker, ia tak tahu kalau itu adalah Zaky.
Arya tak menjawab pertanyaan Kelvin, ia langsung masuk dan mempersilahkan Zaky ke sebuah kamar,
"Istirahat dulu, kau pasti sangat lelah. Tinggallah disini untuk sementara, ini Apartemen kelvin," ucap Arya meninggalkan Zaky di dalam kamar itu dan ia pun duduk di ruang tengah bersama dengan Kelvin.
Kelvin memberi Arya kotak obat,
"Obati dulu luka kakak," ucap Kelvin.
Arya mengambil kotak tersebut dan mulai mengobati lukanya sendiri, setelah itu ia kembali ke kamar di mana tempat Zaky berada.
Kelvin hanya melihat Arya dari ruang tengah, Entah apa yang di lakukan nya dikamar itu.
Lama Arya disana, Iya sedang mengobati luka-luka Zaky kemudian Kembali keluar duduk dengan kelvin.
"Kakak itu siapa?" tanya Kelvin,
"Zaky?" jawab Arya singkat.
"Apa, Zaky?!" kaget Kelvin.
Kelvin yang tak percaya langsung masuk ke kamar dan melihat ternyata benar memang itu adalah Zaky, orang yang pernah adu tinju dengannya. Kelvin kembali menutup pintu dan menghampiri Arya,
"Kenapa kakak membawa nya ke sini dan kenapa kondisi kalian seperti ini ?" tanya kelvin yang semakin penasaran mengapa kakaknya membawa Zaky ke Apartemennya dan melihat kondisi mereka.
"Kau tidak usah tahu alasannya, yang jelas nya Kau jaga dia selama disini dan buat dia betah di sini. kakak akan menghubungimu lagi nanti, kakak harus pulang sekarang. Jangan katakan pada siapapun jika Zaky ada disini baik itu dengan Bunda sekalipun khususnya jangan beritahu Gavin," pesan Arya kemudian pergi dari Apartemen itu.
Arya harus cepat kembali ke kota X agar tak ada yang mengetahui jika dirinya baru saja melakukan penerbangan ke luar negeri.
Kelvin membuka pintu kamar Zaky,
"Istirahatlah , jika kau ingin sesuatu ambil sendiri semua sudah tersedia di dapur, aku ingin pergi kuliah. Aku akan pulang saat malam," ucap Kelvin menutup pintu kembali dan pergi.
Zaky hanya melihat kelvin tanpa menjawabnya, ia tidak tahu mengapa ia bisa sampai di sini, apakah keputusan yang diambilnya ini benar.
Zaky keluar kamar, melihat Apartemen yang sangat mewah,
"Apa dia tinggal sendiri di sini!" gumam Zaky berkeliling Apartemen mewah itu.
__ADS_1
Ia mendekati jendela dan melihat kebawah ternyata mereka berada dilantai yang sangat tinggi.
Zaky yang merasa lapar kemudian mencoba mencari makanan di dapur, Ia membuka kulkas dan tempat penyimpanan makanan lainnya, namun tak ada satupun yang bisa dimakan di dapur itu.
"Apa maksudnya semua tersedia, tak ada yang bisa dimakan di sini," gumam Zaky mengingat kata-kata kelvin sebelum pergi.
Karena tak ada yang bisa di makan di sana Zaky kemudian kembali ke kamarnya.
"Apartemennya sangat bersih bahkan dapurnya juga sangat bersih, tak ada satupun makanan yang ada di sana," gumam Zaky.
Kelvin lebih suka makan di luar dan ia tak suka ngemil atau minum minuman bersoda, tak pernah mengisi kulkasnya.
Kelvin jarang tinggal di Apartemen nya, kampus dan kantor sudah sangat menyita waktunya. Ia hanya sesekali membeli buah untuk mengganjal perutnya.
Bel berbunyi Zaky yang mendengarnya langsung berjalan dan membuka pintu.
Seseorang mengantarkan makanan untuknya dan mengatakan Jika Itu pesanan Kelvin,
Zaky mengambil dan membuka isinya,
Itu adalah makanan dan ponsel baru.
Zaky yang memang sudah lapar langsung membawa makanan tersebut ke meja makan dan mulai memakannya. Tak lama kemudian ponselnya berdering kemudian mati. Satu notifikasi pesan masuk, Zaky melihatnya dan tertulis di kontak dengan nama mengirim pesan Pemilik Rumah.
"Makanlah jangan buat Apartemenku berantakan," isi pesan tersebut.
Zaky tak membalas pesan itu dan kembali menghabiskan makanannya.
Awalnya Zaky ingin membereskan meja makan namun mengingat pesan yang dikirim oleh Pemilik rumah, Ia pun mengurungkan niatnya untuk membereskan meja makan dan kembali ke kamar.
Zaky tertidur hingga malam hari, Iya benar-benar kelelahan menghadapi semua masalahnya dan tubuhnya terasa remuk akibat perkelahian kemarin.
Kelvin baru datang saat malam dan membawa makanan untuk Zaky, ia membawanya ke meja makan dan melihat bekas makan Zaky masih ada di atas meja makan nya.
"Dasar jorok," gumam Kelvin.
Kelvin kemudian mengetuk pintu kamar Zaky bermaksud memanggilnya untuk makan malam.
Tak ada jawaban, kelvin membuka pintu dan melihat Zaky tertidur.
"Bangun," ucap Kelvin menendang kaki Zaky namun Zaky tak juga bangun Iya malah memperbaiki posisi tidurnya.
Zaky tidur tanpa menggunakan baju, Kelvin bisa melihat banyak luka lebam di badan nya.
__ADS_1
Ia pun menyimpan makanan tersebut di meja di samping tempat tidur Zaky dan keluar kamar.
Saat berjalan ke dapur ia melihat sisi makanan Zaky siang tadi masih ada di atas meja makan, Ia pun mengambil makanan tersebut memasukkannya ke dalam kantong dan menyimpannya di sebelah kantong makanan yang tadi diletakkan di meja untuk Zaky dan menulis pesan di secarik kertas,
" Jika sudah makan buang sendiri sampahnya."
Kelvin pun kembali ke kamarnya untuk beristirahat.
***
Pagi hari Kelvin mendengar suara ribut di dapur, Ia pun terbangun dan keluar kamar, ia mencium aroma yang wangi,
Kelvin melihat nasi goreng sudah terhidang di meja makan, ia mendekat dan mencicipinya,
"Enak," ucapnya kemudian duduk dan mulai memakannya.
"Kamu membuatnya sendiri?" tanya Kelvin sambil makan nasi goreng buatan Zaky.
Kelvin juga melihat banyak buah di atas meja dan beberapa bahan makanan lain yang masih ada di meja kompor,
Zaky tak menjawab, ia pun kembali ke kamarnya. Ia sudah sarapan sebelum Kelvin bangun.
Kelvin hanya melihat Zaky yang berjalan ke kamar dan menutup pintu.
Kelvin hanya mengangkat bahunya dan kembali memakan nasi goreng yang sangat enak menurutnya.
Satu pesan masuk di ponselnya itu dari Arya,
Kelvin membaca pesan Arya dan menghela nafas panjang.
"Mulai lah mengajari Zaky mengerjakan pekerjaan kantor, ia akan tinggal disana selama beberapa bulan. Kakak ingin ia sudah siap saat kembali, bagaimanapun cara mu mengajari setidaknya ia punya dasar untuk menjalankan perusahaan nya." isi pesan Arya.
Sebelum pulang Arya juga memberikan kartunya nya kepada Zaky.
💖💖💖💖💐💖💖💖💖💖💐💖💖💖💖💖
Terima kasih sudah membaca 🙏
Mohon dukungannya 🙏
Beri like, vote dan komennya 🙏
Salam dariku Author m anha ❤️
__ADS_1
🙏💖💖💖💖🙏💖💖💖💖🙏💖💖💖💖🙏