
Riana sangat suka dengan gaun pengantin yang dibuatkan oleh Arandita dan juga Syana untuk nya. Terlihat sangat anggun dan mewah.
"Terima kasih ya Tante, Kakak gaunnya cantik sekali, Raina suka," ucap Riana setelah menggunakan gaun tersebut melihat pantulan dari nya di cermin besar yang ada di ruangan Arandita.
Walau belum sempurna, namun baju tersebut sudah sangat cantik saat melekat di tubuh Raina.
Arya masuk dan melihat Raina yang terlihat sangat cantik dengan balutan busana pengantin. Raina melepas cadarnya karena di ruangan itu hanya ada mereka bertiga.
Walau sudah lama bersama Raina, namun Arya sangat jarang melihat wajah Raina.
Syana juga mendesain hijab yang sesuai dengan gaun tersebut. Membuat Raina semakin terlihat cantik dan anggun walaupun menggunakan cadar.
Arya duduk di sofa melihat kesibukan tante dan kakak sepupunya membenahi gaun yang dipakai Raina.
"Kak Syana aku udah mau nikah, Kakak kapan nikah?" tanya Arya menggoda kakaknya itu. Itu adalah pertanyaan yang paling di bencinya namun setiap ada keluarga yang bertemu dengan nya pertanyaan itu pasti sapaan pembuka untuk nya.
"Iya, Arya benar. Kamu ga takut jadi perawan tua," tambah Arandita.
"Enggak ah, aku masih sibuk dengan pekerjaan aku Tante, masih banyak yang harus aku kejar," ucap Syana.
"Bukannya kamu udah punya pacar ya?, kenapa kamu nggak suruh aja dia ngelamar kamu. Kamu kan bisa menjalankan rumah tangga sambil menjalankan bisnis, tante aja bisa. Lagian sekarang kan kamu tinggal mengembangkan usaha kamu saja," nasehat Arandita.
"Pacar pacar aku nggak ada yang mau ngelamar," ucap Syana merapikan baju Raina.
Arandita memukul bokong Syana yang menunduk merapikan bagian bawah gaun Raina.
"Awww," pekik Syana, "Sakit Tante," ucap Syana mengusap-usap bokongnya.
Arandita memukulnya dengan sangat kuat,
"Kamu tuh ya, ingat dong umur kamu itu sudah berapa. Masa kamu masih punya pacar yang banyak. Maksud kamu pacar pacar kamu itu apa?, pacar kamu lebih dari satu ha'," geram Arandita.
"Ih,,Tante Enggak banyak kok main fitnah aja. Pacar aku cuman 2 aja," ucap Syana santai.
Arya tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Kakak sepupunya itu.
"Wah sepertinya Gavin kalah nih sama kakak," ucap Arya masih terus terbahak-bahak hingga memegangi perutnya yang terasa sakit.
__ADS_1
"Kenapa kamu tertawa, apanya yang lucu coba!. Tau nggak pacaran itu ga boleh cuman satu aja kan kalau yang satunya sibuk kita bisa jalan dengan yang lainnya." ucap Syana mengibaskan rambutnya.
Arandita Yang gemes langsung kembali melayangkan tangannya ke bokong Syana dan kali ini lebih keras lagi dari yang pertama.
"Tante apa-apaan sih, sakit tahu tante," protes Syana menjauh dari Arandita yang ingin melayangkan pukulannya lagi.
"Sini kamu," ucap Arandita mengejar Syana.
Meraka akhirnya berputar-putar saling mengejar mengelilingi Raina yang berdiri tegak dan masih menggunakan gaun pengantin.
"Sini kamu, dasar ya Kamu anak nakal, tante akan menyuruh Mama kamu untuk menjodohkan kamu sama anaknya ustad Zakaria," ucap Arandita.
"Ustad Zakaria, maksudnya si Ilham, ih nggak mau ah, nanti aku di ruqyah lagi tiap hari," ucap Syana menolak.
Ustad Zakaria adalah ustaz kenalan Pak Wijaya, Ayah Arandita dan kakek Syana.
"Iya biar kamu tobat," ucap Arandita.
Raina yang sejak tadi menahan tawanya ikut tertawa mendengar pertengkaran antara tante dan ponakan itu, Sedangkan Arya yang sejak tadi tertawa semakin tak bisa menahan tawanya. Bahkan ia sudah berguling-guling di sofa.
"Iya Tante, aku setuju tuh kalau kak Syana dinikahkan saja sama Ilham, biar setiap pertemuan keluarga ada yang ceramah. Ilham kan udah jadi ustad juga."ucap Arya di sela-sela tawanya.
"Awwwwww," pekik Syana semakin kencang,
Arandita bukan lagi memukul Syana dengan tangannya, tapi ia sudah mengambil sapu yang ada di sudut butik tersebut.
Arandita benar-benar geram mendengar ucapan ponakan tak ber akhlaknya itu.
Terjadilah kejar-kejaran antara mereka berdua, beruntung mereka berada di ruangan Arandita sehingga tak ada karyawan yang melihat bosnya seorang desainer terkenal di kota X mengejar desainer lain dengan membawa sapu di tangannya.
Aksi kejar-kejaran itu berakhir setelah Syana keluar dari ruangan itu dan berlari ke luar butik. Syana dengan cepat ia menghampiri mobilnya dan pergi dari sana. Sambil sesekali mengusap bokongnya yang tiga kali kena pukul.
Arandita sangat geram bagaimana dia bisa tahu jika pacar pacarnya itu memiliki perut yang sixpack.
Arandita kembali ke pekerjaannya, ia kembali membenahi gaun yang dipakai Raina.
Raina dengan susah payah menahan tawanya melihat tante dari calon suaminya itu masih ngos-ngosan karena aksi kejar-kejaran nya tadi.
__ADS_1
Arandita sesekali masih mengomel pada Syana padahal orang nya sudah kabur.
Arya tak ingin membuat tantenya semakin marah, ia menutup wajahnya dengan bantal sofa agar bisa menahan tawanya.
1 pesan terkirim di WA keluarga.
Arya dengan sengaja merekam semua apa yang terjadi di ruangan tadi dan mengirimnya di WA keluarga mereka. Serentak semuanya membalas pesan dengan emoticon tertawa.
Fitting baju pun selesai, Raina dan Arya pun pamit.
Hari ini Arya benar-benar tidak masuk ke kantor. Moodnya benar-benar hilang. Ia pun mengajak Raina untuk berjalan-jalan menghabiskan waktu bersama.
Mereka duduk di sebuah taman,
"Bagaimana dengan Zaky?" tanya Raina.
"Aku sudah menghubungi nya, ia sudah kembali kerumah. Dan tak ingin mempermasalahkan lagi masalah yang ada. Mereka ingin memulai kehidupan mereka."Jawab Arya.
"Apa Kakak tak akan memberitahu keluarga yang lain tentang kebenaran Zaky?"
"Untuk saat ini mungkin tidak. Kakak takut kakek tidak bisa menerimanya, kamu tahu sendiri kan Papa itu anak kebanggaan kakek,"
"Untuk saat ini kita biarkan saja semua seperti ini dulu, aku akan mencari cara. Walau Zaky tak tinggal bersama kita setidaknya keluarga tahu jika ia juga adalah anak Papa.
"Sebaiknya Kak izin dulu sama Bunda, dalam hal ini siapa tahu saja itu bisa menyakiti hati Bunda," ucap Raina.
"Iya, kamu benar. Setelah pernikahan kita aku akan coba bicara sama Papa dan Bunda tentang rencana aku untuk memperkenalkan Zaky kepada keluarga.,"
"Walau bagaimanapun mereka harus tahu, mereka akan mempertanyakan tentang perusahaan itu jika sudah diambil alih oleh Zaky. Cepat atau lambat mereka pasti akan tahu kebenarannya.,"
ππππππππππππππ
Terima kasih sudah membaca π
Jangan lupa LIKE, VOTE, KOMENNYA π
Salam dariku π€
__ADS_1
Author m Anhaπ
πππππππππππππππ