Pilihan Ku

Pilihan Ku
Shopping day.


__ADS_3

Bram mencari Mikaila,ia mendengar suara anak-anaknya di taman samping rumah mereka,Bram menuju balkon kamarnya dan benar saja Mikaila ada di sana bersama anak-anak nya..


Bram melihat mereka sedang bermain bersama,mata Gavin di tutup dan berusaha mencari bunda dan saudara nya.


Bram tersenyum melihat anak gembul nya itu kesusahan mencari Mikaila dan yang lainnya.


Mikaila melambaikan tangannya saat melihat Bram yang berdiri di balkon kamarnya.


Bram menghampiri mereka, Gavin yang sudah lelah berlari menuju papanya dan memberikan kain penutup mata nya.


Bram menutup mata dengan kain itu, berputar dan mulai mencari mereka.


Mereka memanggil papa mereka agar membantu memberitahu posisi mereka.Itulah aturan permainan nya.


Bram berhasil menangkap Gavin,itu berarti Gavin harus kembali menutup matanya dengan kain.


Gavin cemberut,membuat Bram gemas dan menggelitik putranya itu.


Mereka mengubah permainan menjadi kejar-kejaran.


Sejenak Bram melupakan masalahnya,mereka bermain dengan gembira.


Setelah makan malam anak-anaknya mengajak papa dan bunda menonton film kartun favorit mereka, anak-anak duduk di karpet sedangkan Mikaila dan Bram duduk di sofa yang ada di depan tv.


Mikaila menyandarkan kepalanya di dada Bram.


"mas kemana saja,dari tadi telfon mas ga aktif?"tanya Mikaila memijat jari-jari tangan Bram.


"maaf,tadi mas ada urusan penting,"ucap Bram.


Mikaila tak menanyakan lebih jauh lagi, walau banyak pertanyaan yang ingin di tanyakan ya.


Bram membacakan cerita agar anak-anak nya tertidur.Setelah itu ia kembali mempertimbangkan keputusannya untuk memberitahu Mikaila atau tidak.


Bram menghampiri Mikaila yang sedang memainkan ponselnya,membalas chat di grup WAx.


Mikaila menyimpan ponselnya saat Bram menghampirinya.


"sayang aku mau ngomong sesuatu,"ucap Bram ragu.


"ada apa mas,"tanya Mikaila yang bisa merasakan perubahan suaminya sejak pulang dari luar negeri.


Bram memegang tangan Mikaila,


"mas mau bilang, sebenarnya sewaktu di ,"ucapan Bram terhenti saat Arya menghampiri mereka.


"sayang,kamu belum tidur?"tanya Mikaila membantu Arya naik ke atas kasur.


"papa aku mau bobo sama bunda,"ucap Arya memeluk bundanya.


Bram mengangguk mengiyakan permintaan dari putra pertamanya itu.


"Bunda kita ke taman ya besok,"ucap Arya memohon.


"boleh,tapi Arya bobo dulu ya."Mikaila mencium pipi Arya dan membenarkan posisi tidurnya.


Arya tidur sambil memeluk bundanya, Mikaila pun ikut tertidur.


Bram menatap wajah Mikaila dan Arya bergantian dan ikut tidur memeluk mereka.

__ADS_1


Pagi hari seperti rencana,mereka menjemput Raina di panti dan bermain di taman kota,,,


Bram duduk memperhatikan anak-anak bermain, Mikaila ikut duduk di sampingnya sambil membawa 1 cap besar eskrim rasa coklat kesukaannya.


"nggak beli sekalian buat anak-anak juga,"tanya Bram yang melihat Mikaila hanya membeli eskrim untuk dirinya sendiri.


"entar aja mas,meraka lagi asyik bermain."ucap Mikaila memasukkan eskrim ke mulutnya.


Bram kembali memperhatikan anaknya.


Mikaila sesekali menyuapi Bram dengan eskrim nya.


Bram memang melihat ke arah mereka namun pikiran masih berkutat dengan masalah nya..


Pandanganya teralih pada Mikaila,


"mas,jangan di liatin terus entar mas jatuh cinta lagi,"canda Mikaila.


"sayang kamu cantik banget sih,"ucap Bram memukul mukul sayang kepala Mikaila.


"makasih mas,cantiknya udah dari lahir,"jawab Mikaila mengedipkan sebelah matanya.


"massa,"Bram mencubit gemes hidung Mikaila.


"iya dong, makannya Abraham jatuh hati padaku.


"Abraham ya,siap ya Abraham"Bram menggelitiki pinggang Mikaila,mendengar istrinya itu menyebut nama lengkapnya, membuat istrinya itu tertawa.


Mikaila mengoleskan eskrim pada wajah Bram dan menertawai wajah suaminya itu.


Bram menangkap wajah Mikaila dan mengoleskan eskrim itu langsung dari wajahnya.


Mereka mendatangi pusat perbelanjaan dan memasuki salah satu tempat makan ala Korea.Permintaan Mikaila.


Mereka makan dengan lahap,sesekali Bram melihat Arya yang sibuk memperkenalkan nama menu yang mereka makan dan cara memakannya kepada Raina.


Mikaila makan dengan lahap makanan kesukaannya itu,layaknya orang Korea.Sesekali ia berbahasa Korea mengutarakan rasa makanan yang masuk ke mulutnya.


Setelah makan Arya membawa Raina ke toko mainan,mereka melihat-lihat mainan layaknya seorang pria yang akan membelikan kekasihnya tas mahal!.


Tentu bersama Siti yang setia mengikuti mereka dengan membawa kartu ajaib yang bisa membeli apa saja.


Si kembar tak mau tinggal diam,mereka sudah memasukkan beberapa mainan ke dalam keranjang yang mereka berdua bawah.


Gavin bertugas mendorong keranjang dan Kelvin yang menariknya, Mereka sengaja mengambil keranjang yang besar agar bisa membeli lebih banyak mainan walau dengan susah payah meraka memindahkannya.


Bi Sumi dan pak slama tak ada niat membantu mereka justru mereka menjadikan kelakuan putra majikan mereka sebagai tontonan gratis yang harus di nikmati.


Arya menunjukkan beberapa boneka beruang yang berukuran besar kepada Raina,namun gadis itu terus menggeleng,


Arya tak putus asa,ia terus menggenggam tangan Raina berkeliling mencari mainan yang sekiranya di sukai oleh Raina.


mba Siti merekam adegan mereka yang menurut nya sangat menggemaskan.


Tak mau kalah dengan anak-anaknya Bram membawa Mikaila ke toko perhiasan,ia menunjuk beberapa hiasan hijab yang berhiaskan butiran-butiran berlian yang bernilai fantastis.


Mikaila memilih hiasan berbentuk kupu-kupu,walau berukuran kecil namun sangat unik menurutnya.


Bram membayar dan mereka melanjutkan berjalan-jalan menyusuri berbagai toko yang menggoda setiap wanita yang melihatnya.

__ADS_1


Ada berbagai macam tas dan sepatu yang melambai-lambai ingin di beli.


Mikaila menautkan jari-jarinya pada jari-jari Bram,dan tangan satunya memeluk lengan kekar bram.


Menggandeng tangan Bram dengan posesif, seolah ada yang akan merebutnya darinya.


Sikembar duduk di lantai,meluruskan kaki kaki kecil mereka,


"bi tapek"keluh Gavin pada bi Sumi yang masih setia mengikutinya.


Keranjang mereka sudah penuh dengan berbagai macam mainan.


Arya melihat boneka beruang yang berukuran sedang berwarna merah muda,Arya mengambil dan memperlihatkan kepada Raina.


"ini bagus,kamu mau yang ini?"Arya menawarkan.


"iya,aku suka,"jawab Raina tersenyum.


Arya memberi boneka beruang itu kepada mba Siti untuk di bayar.


"mba bayar yang ini juga ya,"ucap Raina memperlihatkan sebuah topi berwarna hitam.


"sini biar mba bayar keduanya,"jawab Siti berjalan menuju kasir dan membayar belanjaan mereka.


"kamu ingin beli apa lagi?"tanya Arya.


"kita kesana ya,"tunjuk Raina pada toko aksesoris.


Mereka berlarian ke toko tersebut,


Raina dengan semangat memiliki hiasan rambut untuknya.


"ini cantik ngga,"tanya Raina pada Arya,yang hanya di di jawab anggukan oleh Arya.


Awalnya Arya juga bersemangat mememani Raina berbelanja aksesoris,namun Karena lelah dan Raina hanya mencoba dan meletakkannya kembali tanpa berniat membeli membuat Arya menjadi bosan.


Raina memilih jepitan rambut kecil dan memperlihatkannya kepada Arya.


"aku mau yang ini."ucap Raina gembira.


"hanya ini,"ucap Arya melihat pilihan Raina.


Raina mengangguk antusias dengan senyuman yang terus menghiasi wajah imutnya.


Arya menghela nafas dan berjalan gontai menuju mba Siti yang duduk di sudut toko memperhatikan tingkah lucu mereka.


"mba bayar ini,"memberikan jepitan pada mba Siti.


"Siti tertawa melihat ekspresi wajah Arya dan membayar jepitan itu.


Mereka berkumpul di tempat yang telah di sepakati saat berpisah tadi.


Mikaila dan Bram sudah sampai di sana sejak tadi,mereka melihat anak-anak berjalan lesuh menuju Meraka,berbeda dengan yang lainya yang terlihat gembira.


Raina gembira karena mendapatkan jepitannya,para pengikut setia mereka gembira mendapatkan hiburan dari tingkah lucu ketiga anak asuhnya.


Terimakasih sudah membaca,,,🙏💗🙏


jangan lupa like dan komennya ya.

__ADS_1


__ADS_2