
Mobil sport hitam melaju membela keramaian jalan kota X, sang pengemudi mendengar lagu favorit nya dan sesekali ikut bersenandung mengikuti lirik lagu.,kaca mata hitam bertengger di hidung mancung nya.
Memarkirkan mobil mewahnya di sebuah sekolah elit nomor 1 di negaranya, Wijaya School .Tak sembarang orang bisa sekolah di sana,hanya orang-orang yang memiliki kelebihan rupiah dan orang-orang yang direkomendasikan dari sekolah asal karena kecerdasannya.
Pewaris dari Wijaya school keluar dari mobil sport hitamnya berjalan menuju ke pekarangan sekolah, semua mata tertuju padanya.Wajah tampan ,tubuh tegap dan atletis membuat semua gadis-gadis di sekolahnya berbisik-bisik saat ia lewat di depannya.
Seakan waktu berhenti berputar dalam kehidupan para gadis-gadis itu saat pria tampan itu lewat di depannya dan tersenyum padanya.
Walau memiliki wajah tampan dan memiliki jabatan yang tinggi di sekolah, tak membuat ia menjadi sombong. Ia selalu menyapa orang-orang yang menyapanya, tak jarang ia bergabung dengan teman-teman dari kelas lain.
"Arya,"panggil Fatih dari belakang.
Arya berbalik dan mengangkat tangannya sebagai jawaban.
"lihat Zio ga?"tanya Fatin.
" Enggak,emang kenapa?"tanya Arya.
"Sepertinya dia dibawa oleh Sony dan kawan-kawan nya."ucap Fatih yang masih mengatur nafasnya yang ngos-ngosan akibat berlari.
"Sekarang sudah mau masuk jam pelajaran, sebaiknya kita bicarakan nanti saja," ucap Arya kemudian berjalan masuk ke kelas disusul oleh Fatih sahabatnya.
Arya Wiguna pria tampan yang duduk di bangku sekolah menengah atas tepatnya ia duduk di kelas 11, kepopulerannya sudah tak diragukan lagi di sekolah, selain anak dari pemilik Wijaya School,Ia juga sangat cerdas dan menjadi peringkat pertama umum di sekolah itu.
Bukan hanya kecerdasannya Ia juga menjadi kapten tim basket di sekolahnya dan tahun ini ia diyang ditunjuk menjadi ketua OSIS.
Semua itu tak membuat Arya jauh dari teman-temannya.
Fatih teman Arya yang masuk ke Wijaya School karena beasiswa sedangkan Zio anak dari rekan bisnis papanya. Mereka bertemu saat pertama kali masuk di sekolah ini dan menjadi sahabat hingga sekarang.
Pelajaran dimulai, Zio terlambat dan ada luka memar di pipinya,
"Kamu kenapa," tulis Arya di buku catatan nya dan memberikan kepada Zio.
"Sony mengajakmu taruhan di lapangan basket ,"memberikan catatan kepada Arya.
Arya hanya mengangguk dan mulai fokus pada pelajarannya.
Setelah jam istirahat,Fatih,Zio dan Arya tentunya, menuju ke lapangan basket. Di sana sudah ada Soni dan kedua temannya Giant dan Raffi.
"Wah sepertinya kapten basket kita sudah datang," ucap sony meremehkan Arya.
Soni adalah ketua tim basket tahun lalu,Namun karena tahun ini permainan Arya lebih baik darinya, Arya pun ditunjuk menjadi kapten tim basket mengingat Sony juga sudah berada di kelas 12.
__ADS_1
Tak terima digantikan,Sony terus saja manantang Arya untuk menunjukkan kebolehannya di lapangan basket.
Lapangan basket sudah dipadati oleh hampir semua anak murid perempuan di sekolah itu. Bukan untuk menyaksikan permainan mereka, melainkan untuk melihat ketampanan seorang Arya Wiguna.
Permainan pun dimulai, sorak riuh memenuhi lapangan basket saat Arya berhasil memasukkan bola, membuat Sony semakin geram.
Dulu sebelum Arya masuk ke sekolah ini ialah yang menjadi idola para murid wanita, namun kepopulerannya memudar semenjak Arya mulai bersekolah di sana.
Soni semakin membenci Arya saat gadis yang menjadi pujaan hatinya malah memili Arya.
Anes selalu menolaknya saat di ajak jalan,namun terus mengejar-ngejar Arya.
Permainan terus bergulir, poin demi poin terus mereka dapatkan hingga saat terakhir tim Arya yang keluar menjadi pemenang.
"Ini belum berakhir,"bisik Sony
Suara para murid perempuan yang terus meneriaki nama Arya membuat Sony merasa semakin marah,dan saat keluar lapangan Sony dan teman nya di teriaki,ia merasa sangat dipermalukan.
"Kita ke kelas, sebentar lagi jam pelajaran," ucap Arya berlalu meninggalkan lapangan basket ,tak memperdulikan suara-suara yang mengeluh-ngeluhkan namanya.Ia sangat ramah namun jika dalam situasi seperti ini ia lebih baik menghindar.
Anes anak kelas 11,sama dengan Arya yang juga baru kelas 11.
Namun mereka berbeda kelas ,anes selalu mengejar-ngejar Arya ,Walau Arya sudah menolaknya.
"Halangi Anes, Aku tak mau dia dekat-dekat denganku untuk saat ini," ucap Arya sebelum pergi belum.
Badannya sangat lengket,ia memutuskan untuk mandi sebelum jam pelajaran berikutnya.
"Minggir," teriak Anes saat Zio menghalanginya.
"Arya sedang ingin istirahat, enggak mau diganggu," jawab Fatih.
"Aku nggak ganggu, aku hanya mau memberikannya minum," tunjuk Anes pada minumnya .
"Kami bisa membelikannya ,sana kembali ke kelas mu," ucap Zio lagi .
Mau tak mau Anes kembali ke kelasnya dengan kecewa ,"kenapa sih Kak Arya selalu menolak ku, aku cantik ,kaya, walau nggak terlalu pintar sih," Anes menilai dirinya sendiri .
Teman Anes menghampirinya,gadis itu sudah dari tadi bergumam tak jelas.
"Kamu kenapa," tanya Gita teman sekelas Anes.
"Aku kesel sama Kak Arya,apa coba kurangnya aku,sehingga ia terus menghindar,"kesal Anes.
__ADS_1
"Sudahlah ,sekarang sudah mau masuk jam pelajaran ayo kita ke kelas," ajak Gita..
Jam pulang sekolah Arya selaku ketua OSIS meminta semua pengurus OSIS untuk berkumpul di ruang rapat,ia akan membentuk panitia dalam rangka penerimaan siswa baru tahun ini.
Sepanjang rapat, Anes terus saja menempel pada Arya, membuat Arya tak nyaman.
Rapat pun selesai ,Arya langsung berlalu setelah ia menutup rapat itu,
"Kak, aku boleh nebeng enggak?"Tanya Anes menggelantung di tangan Arya .
"Maaf ya, aku sudah janji sama Fatih dan Zio," tolak Arya sopan berusaha melepas tangan Anes.
"Gitu ya ,kalau malam nanti kakak sibuk nggak?" Anes tak mau menyerah,
"Emang kenapa?" tanya Arya terus berjalan menuju mobilnya.
"Kita nonton yuk," ajak Anes,
" Maaf ya ,malam nanti aku akan menemani adikku. Aku sudah janji dengannya" ucap Arya dan masuk ke dalam mobilnya.
"Huuuuh akhirnya bisa lolos juga," ucap Arya menyalakan mesin mobilnya dan meninggalkan Anes yang terus menyentak kan kakinya merasa kesal.
Hari ini Arya Fatih dan Zio sudah janji akan pergi bermain basket di sekolah lain, begitu lah cara mereka agar bisa akrab dengan siswa dari sekolah lain.
"Oh ya ,dengar-dengar tim basket nya itu sangat hebat." Fatih masuk ke dalam mobil Arya.
" Iya,aku juga dengar kalau nggak salah namanya Danu dia sudah 3 tahun menjadi kapten basket di sekolahnya dan belum pernah kalah."Tegas Zio.
"Oleh sebab itu kalian harus rajin olahraga,biar ga kaku badannya...
"Bukannya tiap hari kita memang Sudah latihan ya di tempat gym"kata Zio.
"maksudnya latihan basket sayang,"ucap Fatih mencolek dagu Zio.
Arya pun melajukan mobil sport nya ke SMA 1.
ππππππππ
Selamat datang di season 2.
Semoga menghibur ,jangan lupa memberi like ya komen sebanyak-banyaknya agar novel ini bisa lebih baik lagiππ terima kasih jangan lupa mampir ya ke karya terbaru ku "My Papa My Boss"
Salam dari ku Author m anha ππ
__ADS_1