Pilihan Ku

Pilihan Ku
[S2] Antara Cinta Dan Persahabatan.


__ADS_3

Natali melihat Raina turun dari mobil Arya.Mereka berdua terlihat sangat bahagia , Natali terus memperhatikan mereka,


Natali sedang keluar membeli sesuatu dan ia melihat mobil Arya.Mengira jika Arya datangan untuk menemuinya, Natali sangat senang, dengan berjalan cepat ia ingin menghampiri mobil Arya, namun tiba-tiba Raina keluar dari sana , setelah mobil Arya pergi Natali menyusul Raina ke kos-kosan.


Raina menyimpan tasnya dan bersiap untuk mandi badannya sangat lengket setelah seharian membagi-bagikan sembako kepada para warga kurang mampu.


"Raina Kamu dari mana aja sama kak Arya," bentak Natali,


"Natali,kamu bikin kaget aja,beri salam dulu biasakan,"ucap Raina memegang dadanya.


"Jawab Raina,kamu dari mana kenapa kamu bisa naik mobil kak Arya,"bentak Natali yang semakin tak terima.


"Enggak kemana-mana, kami cuman dari panti ,"jawab Raina sedikit kaget mendengar bentakan Natali.


"Aku kan sudah bilang,kalau aku suka sama kak Arya, kenapa kamu masih bertemu kak Arya?"Ucap Natali menatap tajam pada Raina.


"Natali Aku juga nggak tau, kalau itu kak Arya, Aku tahunya baru tadi. Selama ini yang aku tahu dia itu Arjuna bukan Arya," ucap Raina yang memang tidak tahu jika itu adalah Arya bukan Arjuna,karena selama ini mereka bertemu Arya memakai masker dan topi.


"Kamu jangan bohong, kamu sengaja kan deket sama kak Arya. Kamu sudah tahu kalau kak Arya itu adalah teman masa kecil kamu."ucap Natali,


"Maksud kamu apa sih, jadi selama ini kamu tahu kalau kak Arya itu teman masa kecil aku,terus apa itu sebabnya kamu nyuruh aku mengalah. Kalau memang kamu sudah tahu dari dulu mengapa kau merahasiakan semua itu dariku ?"tanya Raina tak kalah marahnya pada Natali,


"Iya,aku sudah tau jika kak Arya itu adalah kak Arya yang selama ini kau tunggu. Aku juga bohong sama Kak Arya kalau kamu itu bukan Riana yang dia cari, kamu Raina yang lain bukan Rainanya,"ucap Natali mulai berkaca-kaca.


" Kamu jahat Natali, Kamu sudah tahu selama ini aku mencari kak Arya, aku selalu menunggu kak Arya,lalu mengapa kamu tidak memberitahu aku?"tanya Raina yang sudah berurai air mata,


"Karena aku juga menyukai kak Arya, Aku nggak ingin kak Arya menyukai kamu. Aku ingin kak Arya menyukaiku juga," ucap Natali,


"Aku ga nyangka ya kamu Setega ini sama aku,"lirih Raina menghapus air matanya.


Natali menghampiri Raina dan memegang tangan Raina memohon,


"Tak bisakah kau mengalah, Raina sejak kecil aku selalu mengalah untukmu. Saat kakakku menyayangimu Aku mengalah aku membiarkan Kakak lebih menyayangimu dari pada diriku, begitu pun dengan kakek saat kakek lebih menyayangimu dari aku, aku tak pernah keberatan. Kakek selalu memberikan sesuatu kepadamu dan tidak denganku Aku juga tak keberatan. Bisakah untuk kali ini saja kau mengalah untukku," Natali memohon.


Raina terdiam ia menyadari memang benar semua perkataan Natali, selama ini Kak Jessica maupun kakek selalu menyayangi nya.


"Raina, demi persahabatan kita selama ini,tolong jauhi kak Arya, tolong biarkan aku dekat dengan kak Arya," Natali memohon dengan berderai air mata.


"Natali,bukannya aku tak ingin kak Arya dekat denganmu, kalau kak Arya menyukaimu aku tak akan memaksanya untuk menyukaiku, aku sudah menganggap kak Arah sebagai pelindung ku,segalanya buatku. aku sangat menyayangi kak Arya. Aku hanya ingin bersamanya, aku tak akan menghalangi kalian jika memang kalian saling menyukai,"ucap Raina yang berurai air mata.

__ADS_1


Pertengkaran keduanya terus saja terjadi, ini untuk pertama kalinya mereka bertengkar. Natali tetap kekeh meminta Raina menjauhi Arya,ia tak ingin mendengar alasan apapun dari Raina,ia yakin jika Arya juga memiliki perasaan yang sama pada Raina, melihat cara Arya menanyakan dirinya waktu itu dan melihatnya saat ia mengantar Raina tadi.


Natali meninggalkan kos-kosan,ia marah pada Raina. Raina terduduk ia tak menyangka pertengkaran ini akan terjadi,tadinya Ia sangat senang saat bertemu dengan Arya dan ia sudah yakin jika Arya yang ia temui tadi adalah Arya teman masa kecilnya. Raina sangat sedih menerima kenyataan jika Natali sangat menyukai Arya dan tak menginginkannya bertemu dengan Arya, di dunia ini Arya dan Natali sangat penting baginya.


Natali kembali saat malam hari, dan ia tidak berbicara dengan Raina, begitu juga dengan Raina tak menegur Natali. Mereka saling diam walau tidur di satu tempat tidur yang sama.


Saat akan ke sekolah Natali menyuruh Raina pergi lebih dulu, dia tidak ingin pergi berbarengan dengan Raina, Natali memutuskan untuk ke sekolah menaiki bis,


"Kamu nggak usah jemput aku di sekolah, aku nggak mau kamu ketemu kak Arya," ucap Natali tanpa melihat Raina.


Raina hanya diam mendengar ucapan Sahabat sekaligus saudaranya itu,ia memilih berangkat sekolah dengan motor seperti biasa nya.


Kediaman Abraham Wijaya.


Mereka sarapan bersama,


"Arya kemarin kamu ke mana ?"tanya Bram.


"Arya ke panti Pah, bagi-bagi sembako dan peralatan untuk anak-anak sekolah," jawab Arya sambil mengoles selai coklat di rotinya.


"Siapa saja yang ikut di mobil kamu ?"tanya Bunda Mikaila.


"Raina dan teman-temannya,"jawab Arya.


"Dia tinggal di kos-kosan dengan temannya, namanya Natali,Natali itu satu sekolah dengan kami sedangkan Raina sekolah di tempat yang lain," jelas Arya.


"Bisakah kau membawanya kemari?"tanya Papa Bram.


"Tentu saja Pah, tapi untuk apa?" tanya Arya .


"Tentu saja kami juga Ingin bertemu dengannya ,Bunda sangat merindukannya,"ucap Mikaila .


"Maksud bunda ,"tanya Arya.


"Ya Raina, Raina teman masa kecil kamu,bawa dia kemari ,"ucap bunda Mikaila .


"Arya belum yakin Bunda, sekarang aku masih memastikannya," ucap Arya


"Papa yakin dia adalah Raina, kemarin sepertinya Raina menjatuhkan liontin yang kita berikan waktu itu."ucap Bram.

__ADS_1


"Maksud Papa?" Arya dengan susah payah ia menelan roti yang ada di mulutnya.


"Kemarin Arsy ga sengaja menemukan liontin Raina di mobil kamu," penunjuk Bram pada putri kesayangannya yang sedang minum susu.


Semua melihat ke arah Arsy ,Arsy menutup liontin nya seolah tak ingin liontin tersebut diambil darinya.


Arya mendekat dan ingin memastikannya, Arsy berlari menjauhi ,


"Ade coba kakak lihat,"teriak Arya pada Arsy yang sudah lari keruang tengah.


"Enggak mau, ini punya aku."Arsy semakin berlari saat Arya semakin mengejarnya.


Mereka pun saling kejar-kejaran mengelilingi sofa yang ada di rumah itu,


"Bunda ini punya aku,"Arsy menjerit-jerit saat Arya semakin mendekat.


"Papa ini punya aku,Papa tolongin,"Arsy terus berteriak-teriak saat kakaknya itu terus mengejarnya.


Kelvin dan Gavin tertawa terbahak-bahak melihat kedua kakak adik saling kejar-kejaran .


"Adik kakak yang cantik, coba ya Kakak lihat . Kakak beliin es krim yang banyak ya," rayu Arya .


"Enggak mau, Ini punya Arsy,"jawab Arsy semakin menutup kalungnya dengan kedua tangannya,


"Lihat aja, kakak nggak akan ngambil," ucap Arya dengan memasang wajah imutnya membuat Kelvin dan Gavin sakit perut semakin menertawai kakaknya.


"Bohong, Kakak mau ngambilnya kan,"ucap Arsy memalingkan wajahnya,tak mau tertipu wajah imut kakaknya.


Kejar-kejaran kembali terjadi,Arsy naik ke pangkuan Papanya.


"Sudah,nanti Papa yang bujuk, Kalian berangkat ke sekolah,nanti kalian terlambat,"ucapan Bram tak terbantahkan di rumah itu.


"Pak Wahyu,, motornya di buang aja,ini buat bapak,"teriak Arya pada pak Wahyu yang datang dengan mendorong motor butut nya,Arya membelikan motor baru untuk satpam nya itu.


Pak Wahyu hanya mengangkat jempolnya,ia sangat lelah mendorong motornya.


Mereka berangkat ke sekolah dengan kendaraan masing-masing, Sedangkan Arsy kesekolah di antara Papa nya.


🙏💖💖💖💖💖🙏💖💖💖💖🙏

__ADS_1


Terima kasih sudah membaca, jangan lupa ya terus beri dukungan kalian agar karya ini lebih baik lagi, jangan lupa ya beri like dan komen sebanyak-banyaknya. dukungan kalian sangat berarti bagi kami para Author.


Salam dariku m anha ❤️ I love you.


__ADS_2