Pilihan Ku

Pilihan Ku
[S2]Awal yang indah.


__ADS_3

Pagi hari di sekolah, Natali sudah dihadang oleh Anes,


"Jadi kamu yang namanya Natali?"tanya Anes.


"Iya Kak, saya Natali, Ada apa ya?"tanya Natali memundurkan langkahnya saat Anes dan teman-temannya terus jalan mendekatinya.


Anes langsung mendorong Natali ke tembok,


"Dengar ya anak baru,Arya itu pacar aku,jadi jangan coba-coba deketin dia,"ucap Anas mencengkram dagu Natali.


Natali bukanlah gadis lemah, ia menepis tangan Anas,


"Menurut yang aku dengar, kak Arya itu belum punya pacar jadi Kakak jangan ngaku-ngaku deh!"balas Natali.


" Berani ya kamu sana aku,"bentak Anes,


"Kenapa aku harus takut sama Kak, aku nggak punya kesalahan sama Kakak. Maaf ya kak, aku ada jam pelajaran,aku harus buru-buru ke kelas ,"ucap Natali ingin pergi dari sana, namun Anes dan beberapa temannya menahan Natali dan membawanya ke atap sekolah.


" Lepasin Kak, apa-apaan ini," berontak Natali.


"Denger ya anak baru, asal kamu tahu ya tak ada seorangpun yang berani melawan kata-kata ku," ucap Anes mengambil sebuah tongkat baseball dan memainkan di tangannya.


"Aku ingin tahu apakah kalau aku mematahkan kakimu, mulutmu itu akan berhenti membalas setiap perkataan ku,"gertak Anes,


Natalie sedikit ketakutan kedua tangannya dipegang oleh kedua teman Anes.


Anes memutar-mutar pemukul baseball itu di tangannya kemudian mengarahkan ke wajah Natali,


"Wajahmu memang cantik tapi tetap saja aku jauh lebih cantik," ucap Anes tertawa.


Natali memandang penuh amarah kepada Anes,


"Kenapa, kamu tak terima!.Bagaimana kalau tongkat ini ku pukul kan ke wajahmu,"ucap Anes menempel tongkat itu ke pipi Natali.


Tiba-tiba teman Anes terlihat ketakutan dan melepas pegangannya dari Natali.


"Ada apa, kenapa kalian takut.Cepat pegang anak baru itu,"bentak Anes pada kedua temannya.


Semua teman Anes melihat kebelakang Anes, Anes yang penasaran berbalik dan ia melihat Kelvin berjalan ke arahnya.


Sedari tadi Kelvin berada di atap, Ia benar-benar gerah dengan keributan di kelasnya, ia ingin mencari ketenangan di atap, namun lagi-lagi ia mendengar kegaduhan yang mengusik jam istirahatnya.


Kelvin mendekat dan mengambil tongkat baseball itu kemudian melempar nya ke sembarang tempat.


"Kembali ke kelasmu," ucap Kelvin kepada Natali. Natali langsung mengambil tasnya yang dipegang oleh salah satu teman Anes dan berlari pergi dari sana.


Natali sangat ketakutan, Ia berlari sambil mengusap air matanya, tanpa sengaja ia menabrak Arya,


"Ada apa...?tanya Arya.


"Ga apa-apa ko kak?"ucap Natali semakin sesegukan,


"Kamu jangan bohong, Ada apa...?, tadi Fatih bilang Anes membawamu ke atap,apa itu benar?"tanya Arya,

__ADS_1


"Iya Kak, sepertinya Ia salah paham sama kita, dia bilang kakak itu pacarnya. Dia ngelarang aku dekat-dekat sama kakak, sepertinya Anes melihat kita saat di cafe kemarin,"ucap Natali.


"Kamu nggak apa-apa,?"tanya Arya.


"Enggak Kak, tadi ada kak Kelvin yang belain aku," ucap Natali,


"Kembali ke kelasmu, maaf karena aku Anes sampai melakukan ini ke kamu,"sesal Arya.


"Aku ke kelas dulu ya kak," Natali kemudian ke kelasnya.


Arya naik ke atap dan melihat Kelvin juga ada di atap bersama Anes dan teman-temannya.


Anes semakin takut saat melihat tatapan tajam Arya.


"Dengar Anes, aku selama ini membiarkanmu tapi jika kamu sudah keterlaluan seperti ini itu tidak bisa dibiarkan lagi,"ucap Arya.


"Kenapa kak Arya malah menyalahkan ku,semua ini kulakukan karena kak Arya, karena Kakak selalu menolak. Aku sudah lama menyukai kakak, selalu mengejar-ngejar kakak, apa tidak ada sedikitpun perasaan kak Arya padaku,"ucap Anes, air mata mulai menetes di pipinya.


"Maaf, aku hanya menganggap mu sebagai teman tidak lebih, jadi tolong hargai pertemanan kita jangan sampai pertemanan kita jadi permusuhan." garam Arya dan pergi meninggalkan anes di atap yang terus memanggil namanya.


Kelvin hanya menggeleng melihat tingkah kakak kelasnya itu.


Saat di tangga, Arya dan Kelvin turun bersama,


"Kak, sepertinya di benar-benar tidak waras."ucap Kelvin.


"Sepertinya dia memang sudah tidak waras,"ucap Arya.


"Saran aku kalau kakak mau menemui seseorang atau menyukai seorang gadis, sebaiknya Kakak sembunyikan identitas kakak untuk saat ini, takutnya Anes akan melukainya,"saran Kelvin,Kelvin mengira Natali dan kakaknya itu memang ada hubungannya.


"Iya, untung saja dia masih bisa diselamatkan, ia benar-benar sudah tidak waras."ucap Arya.


Tahun lalu ada seorang murid baru yang menyukai Arya, murid terus mendekati Arya dan Arya merasa nyaman dan membiarkan murid tersebut mendekatinya,mereka satu kelas,Anes yang tak terima mendorongnya dari lantai 2, Untung saja saat itu murid tersebut berhasil diselamatkan, ia terjatuh di tumpukan matras bekas.


Namun karena memiliki banyak uang dan berjanji tidak akan mengulangi lagi, Anes dimaafkan dan diterima kembali di sekolah itu. Dengan catatan jika ia melakukan perbuatan yang sama dia kan menerima semua hukuman yang akan diberikan kepadanya.


Saat pulang sekolah Anes sengaja menunggu Natali keluar dan saat Natali turun dari tangga ia sengaja mengganjal kaki Natali sehingga Natali jatuh dari tangga, kakinya terkilir.


Arya yang kebutuhan lewat membantu Natali dan memberi peringatan kepada Anes, bukanlah Anes meminta maaf, ia justru melenggang pergi meninggalkan Natali yang kesakitan.Tak merasa bersalah sama sekali.


"Aku antar ke dokter ya?"tawar Arya,


"Enggak usah Kak, ini cuman berkilir biasa, aku akan obati di rumah saja," ucap Natali mencoba berdiri namun kakinya terasa sakit.


Arya kemudian membantunya menuju parkiran.


Arya melihat Raina sudah menunggunya di gerbang sekolah,


"Apa kamu bisa naik motor ?"tanya Arya .


"Bisa ko kak?"jawab Natali.


Raina datang menghampiri Natali,

__ADS_1


"Kamu kenapa ?"tanya Raina melihat kondisi Natali.


"Tadi dia jatuh di tangga,"ucap Arya .


Raina baru menyadari jika pria yang memegangi Natali adalah arya.


Raina sedikit tersentak saat melihat wajah Arya dengan jelas, sangat mirip dengan teman masa kecilnya.


"Apakah kak Arya memang Kak Arya yang sama dengan yang ku kenal," batin Raina.


"Begini saja, kalian berdua naiklah ke mobilku, aku akan mengantarkan kalian pulang.


Motormu nanti biar aku yang suruh orang mengantar nya ,"ucap Arya


"Enggak usah kak,aku bawa sendiri aja motor nya,biar Natali aja yang naik mobil Kakak," ucap Raina.


"Kamu yakin?"tanya Arya.


"Iya kak, aku bisa naik motor ke toko, Natali kamu pulang saja biar aku yang jaga toko hari,"ucap Raina.


Mereka pun pulang, Natali diantar oleh Arya ke kos-kosannya sedangkan Raina menuju ke toko bunga.


Arya mengantarnya hingga ke depan rumah kos-kosan nya. Mobilnya tidak memungkinkan untuk masuk ke sana jadi Arya meminta bantuan pada kendaraan bermotor yang lewat...


Arya kembali setelah memastikan Natali masuk ke kos-kosannya.


Natalie sangat senang dia bisa begitu dekat dengan idolanya, pria yang sangat dikaguminya.


Arya tidak langsung pulang atau ke kantor, ia menuju ke toko bunga Ibu Sari, Arya memakai jaket yang sama sewaktu terakhir bertemu Raina Minggu lalu.ia tak lupa memakai masker.


Awalnya Arya berpura-pura membeli bunga,


"kak Arjuna ya?"tanya Raina masih mengingat nya.


"Iya,kamu kerja di sini,"basa basi Arya.


"Iya kak,,Kaka mau beli bunga?"tanya Raina.


"Iya,"jawab Arya hanya mengiyakan apa yang di tanyakan Raina.


Mereka banyak mengobrol,khususnya tentang berbagi ke anak jalanan dan panti asuhan.


Arya memang sering pergi ke berbagai panti asuhan mengantar Bundanya,dan di jadikannya bahan obrolan dengan Natali.


Hari itu Arya membantu Raina berjualan di toko bunga sambil terus mengobrol,,,


Kelvin yang sedari tadi mengikuti kakaknya itu tersenyum melihat kakaknya begitu bahagia, mengobrol dan sesekali mereka tertawa,entah apa yang mereka bahas...


Kelvin tadinya ingin ke kantor menemui kakaknya itu, namun ia melihat mobil Arya melaju ke arah lain,ia pun mengikuti nya.


🙏💖💖💖💖💖💖🙏


Terima kasih sudah membaca, semoga kalian terhibur. jangan lupa like dan komen sebanyak-banyaknya ya agar novel ini menjadi lebih baik.

__ADS_1


Dukungan kalian sangat dibutuhkan untuk membantu karya ini tetap mempertahankan levelnya. sebagai motivasi kami sebagai author agar bisa menciptakan karya-karya yang lebih baik lagi.


Salam dariku Author m anha.💖


__ADS_2