
Tak terasa seminggu kini sudah berlalu, ayah Mikaila udah semakin sehat. kondisinya sudah kembali pulih Walau tak sesehat dulu.
"Ayah, ayah ikut kami aja ya, biar Mikaila bisa jagain ayah!," ucap Mikaila memohon agar ayahnya ikut pulang dengannya ke kota X,
"Ayah sudah lebih baik sekarang, Pulanglah bersama anak dan suami mu, kasihan anakmu mereka sudah meninggal pelajaran dan pekerjaan mereka sudah cukup lama."Ucap ayah.
"Tapi yah, siapa yang akan menjaga ayah dan ibu? Mikaila ga akan tenang disana jika kalian hanya berdua saja disini, bagaimana jika kalian butuh sesuatu dan tak ada yang bisa membantu kalian.?!" tanya Mikaila memelas agar ayahnya mau ikut dengan nya.
"Tak apa sayang, ibu masih kuat untuk mengurus ayah, jika ada waktu kami akan mengunjungimu." ucap ibu.
"Kakak juga akan sering menjenguk ibu, kamu pulang saja,"ucap Jabbar membujuk Mikaila untuk pulang. Jabbar tau jika Bram dan Arya pasti sudah meninggalkan pekerjaan mereka.
Jabbar yang semakin sibuk di bengkel dan terus menambah fasilitas canggih di bengkelnya membuat Pelanggan nya semakin ramai dan klinik Isabela yang semakin banyak pasien membuat mereka mengambil keputusan untuk tinggal di kota. Selain jarak dari tempat kerja dan rumah mereka cukup jauh, Adam juga bersekolah di kota.
Jabbar dan keluarga kecil nya hanya saat libur saja mengunjungi mereka. Ibu mengerti akan kesibukan anaknya itu.
Tak lama kemudian datang dua orang.
Isabela yang sudah mengenal salah satu dari mereka langsung menyambut nya.
"Hay Rini, ayo silahkan masuk" ucap Isabela mempersilahkan suster Rini dan tamu satunya lagi masuk.
Suster Rini adalah salah satu perawat yang bekerja di kliniknya.
"Mereka siap?" tanya Mikaila.
"Kenalkan ini Rini, ia seorang perawat. Bram sudah bayarnya untuk membantu merawat ayah," jelas Isabela.
Bram meminta Isabella mencarikan perawat untuk menjaga mertua mereka selama 24 Jam dengan bayaran gaji 3 lali lipat perbulannya dari gajinya di rumah sakit.
Mendengar gaji yang akan di dapatkannya 3 kali lipat dari biasanya Rini langsung setuju dengan tawaran Isabela.
"Kalau anda siapa ya?" Tanya Isabela yang tak mengenal tamu satunya lagi.
"Perkenalkan nama saya Ajeng, saya di tugaskan untuk bekerja di rumah ini sebagai asisten rumah tangga." jawabnya.
"Apa mas Bram juga yang memintamu?" tanya Mikaila
"iya Bu," jawabnya Sopan.
"Saya juga di minta menginap disini," tambahnya.
Bram juga membayar lebih untuk Ajeng sama dengan Rini, begitu juga dengan para pekerja lainnya. Bram membayarnya lebih mahal dari di tempat lain.
Bram yang melihat mereka sudah datang langsung menghampiri mereka.
"Mas, apa mas yang meminta mereka bekerja di sini.?" tanya Mikaila.
"Iya, mas pikir tak baik jika kita meninggalkan ayah dan ibu di rumah ini, tak ada yang menemani mereka, jadi mas menyewa mereka untuk tinggal dan merawat Ayah dan ibu.
__ADS_1
"Makasih ya mas," ucap Mikaila merasa lebih tenang saat akan meninggalkan mereka.
"besok kita pulang ya, kasih Arya. Dia harus bolak-balik ke sini. Pekerjaan di kantor sudah sangat menguras tenaga nya."ucap Bram.
"iya mas," jawab Mikaila patuh.
Pagi hari mereka semua sudah bersiap-siap, untuk pulang.
Arsy yang sudah sangat merindukan suasana di sekolahannya bersemangat untuk pulang ke kota X.
Mereka semua berpamitan pada ayah dan ibu.
"Ibu jaga kesehatan ya," ucap Mikaila.
"Ayah, jika ayah berubah pikiran dan ingin tinggal bersama Mikaila ayah langsung telfon aja ya, nanti anak-anak akan menjemput ayah,"
"iya, kamu ga usah khawatir, suami kamu sudah menyelesaikan perawat dan asisten rumah tangga buat kami." ucap ayah memeluk putri bungsunya.
Jabbar mengantarkan mereka hingga ke bandara.
"Kak, tolong jaga ibu ya, dan tolong bujuk ayah dan ibu untuk tinggal bersamaku ya," ucap Mikaila pada kakaknya.
"Iya, akan kakak usahakan membujuk mereka." ucap Jabbar.
Mereka pun sampai di rumah, Mikaila langsung menelpon ibunya begitu mereka sampai. Menanyakan kabar ayahnya yang baru saja di lihatnya..
"Sudah, ayah baik-baik saja, kamu fokus pada anak dan suami mu saja, ayah biar ibu yang urus." ucap ibu di balik telfon.
"Liburan selama 2 Minggu sungguh terasa cepat bagi mereka.Mereka masih ingin bermain di sawah dan kebun.
Meraka sangat menikmatinya.
"Sayang kita ke kantor dulu ya," ucap Bram setelah mengantar kan Arsy ke sekolahnya.
Ada file yang lupa Arya bawa dan ini sangat penting di rapat nanti." ucap Bram.
Bram mengetuk pintu dan langsung masuk.
Bram bisa melihat diruang itu hanya ada Arya, sedangkan meja Gavin dan Kelvin terlihat kosong.
Bram sengaja menempatkan mereka di satu ruangan, agar mereka bisa saling membantu dalam menyelesaikan pekerjaannya dan berusaha mengatur waktu kapan mereka belain hp dan kapa mereka makan.
"Gavin mana?" tanya Bram.
"Ga tau pah, tadi katanya keluar bentar tapi udah 2 jam ia tak balik juga.
Tak lama kemudian Raina dan Natali masuk, mereka habis membuat kopi untuk Arya.
Raina membuat dua cangkir, ia juga membuatnya untuk Gavin,"
__ADS_1
Tapi Sepertinya Kopi itu memang rejeki Papa," ucap Raina memberikan secangkir kopi pada Rafiz .
"Bagaimana, apa kalian suka bekerja di sini?" tanya Bram.
"iya Pah, walau tak banyak membantu," jawab Raina
"Kehadiran kalian di sini saja sudah sangat membantu mereka," ucap Bram meminum kopi nya.
"Kalian tak ada mata kuliah? tanya Bram
"Ada om, tapi agak siangan." ucap Natali.
"Apa Gavin pergi ke ke kampus ya, " Ucap Bram.
"Sepertinya tadi aku ngelihat Gavin di kafe depan deh" ucap Natali.
"Ngapain dia disana?" tanya Raina,
"mana aku tau, tanya aja sendiri sama orang nya.," jawab Natali.
Raina mengambil ponselnya dan menelfon Gavin.
"Halo Gavin Kamu di mana?!" tanya Raina dari balik telfon.
"Aku lagi di kafe depan," jawab Gavin santai.
"di cariin papa di kantor," ucap Raina.
"Kamu yang benar, papa ada di kantor? tanya Gavin mulai panik.
"Beneran, kapan sih aku boong sama kamu!?" ucap Raina.
"Ya udah, aku ke kantor sekarang ya," ucap Gavin dengan cepat menghabiskan minumnya dan pamit pada pacar barunya.
"Bagaimana?" tanya Bram.
"Gavin akan segera kekantor pah,!"
" Dia di kafe kan?" tanya Natali.
"Iya, lagi sama pacar barunya katanya," jawab Raina.
πππππππππππππ
Terima kasih sudah membaca jangan lupa tinggalkan jejak kalian dengan memberi like vote dan komennya ya ππππ
Like nya di setiap bab ya kak πππ
πSalam dariku Author m anha.π
__ADS_1
Sambil menunggu update terbaru mampir ke karya terbaruku" My Papa My Boss" oke ditunggu ya π
ππππππππππππππ