Cinta Tulus Suamiku

Cinta Tulus Suamiku
103


__ADS_3

Fandi yang sudah tiba di dalam restonya kini tengah sibuk dengan berbagai macam diberikannya, Penggarapan proyeknya juga sudah tinggal sedikit lagi akan selesai tinggal menunggu beberapa bahan pelengkap


Terdengar suara ketukan dari arah luar membuat Fandi sejenak meninggalkan pekerjaannya.


" Masuk ", Ucap Fandi dari dalam ruangannya.


Setelah pintu terbuka terlihat Dina yang sedang membuka pintunya tersebut.


" Ada apa Din??", Tanya Fandi yang masih duduk dibalik meja kebesarannya.


" Maaf Pak, di luar ada Nyonya besar ", Ujar Dina kepada Fandi.


Fandi pun langsung bangkit dari duduknya ketika mendengar Mamanya lah yang datang dan mencarinya.


" Terimakasih Din, saya akan kesana ", Ujar Fandi.


" Baik Pak, saya permisi dulu ", Ujar Dina sambil berbalik keluar dan menutup pintunya kembali.


Fandi pun segera melangkahkan kakinya keluar, lalu Fandi mengedarkan pandangannya sejenak untuk mencari sosok Mamanya.


Terlihat Mama Mira kini duduk di meja bagian ujung, Fandi yang mengetahuinya segera berjalan menghampiri sang Mama.


" Mah ", Ucap Fandi yang memecahkan lamunan Mama Mira, Mama Mira terlihat sendirian disini, Pak Rizal yang mengantarkan Mama nya hanya menunggu di mobil nya.


Fandi kemudian duduk di depan Mama nya membuat membuat Mama nya menatap dirinya dengan tajam.


Fandi rasanya sudah tau arti tatapan itu untuknya.


" Mah, apa gak sebaiknya kita bicara di ruangan Fandi ", Ujar Fandi sambil menatap kearah Mama nya.


Tak lama kemudian pelayan pun sudah datang dengan membawa Dua porsi makanan dan minuman ter enak di resto ini.


" Silahkan Nyonya, Pak Fandi ", Ujar pelayan tersebut.


" Terimakasih ", Ucap Mama Mira dengan senyum manisnya.


Kemudian Mama Mira kembali menatap Fandi dengan tatapan yang sudah berubah dan tidak ada senyuman manis seperti tadi.


Yang ada kini hanya tatapan ingin meminta penjelasan dari putra tersayangnya tersebut.


" Mama makanlah dulu, nanti biar Fandi jelaskan semuanya ", Ujar Fandi.


" Tidak Fand, Mama kesini cuma ingin mendengar penjelasan mu dan ingin mengetahui kabar dari menantu dan cucu Mama ", Ujar Mama Mira.

__ADS_1


Fandi pun membuang nafasnya secara kasar, ia masih mencoba mengumpulkan energinya untuk memulai menjelaskan titik masalah nya dengan sang Mama.


Mama Mira pun terlihat menunggu Fandi yang akan menjelaskan semuanya kepadanya.


Bahkan ini sudah dinanti sejak tadi malam tapi sama sekali tidak ada kabar dari Fandi atau pun Alisa.


" Mah, semua ini hanya lah kesalahpahaman saja ", Ujar Fandi.


" Maksud mu apa Fand??", Tanya Mama Mira tak mengerti.


" Fandi lah yang menyebabkan semua ini mah sehingga Alisa pergi dari rumah tanpa sepengetahuan ku ", Ujar Fandi melanjutkan.


" Lalu apa kamu sudah menemukannya Fand??", Tanya Mama Mira yang masih menatap lurus ke arah Fandi.


" Alisa sekarang berada dirumah mah, kita sudah menyelesaikan masalah kita ", Ujar Fandi.


" Mama tidak perlu khawatir lagi tentang masalah ini, ini semua sudah berakhir ", Ujar Fandi melanjutkan.


" Mama Mira melihat kejujuran di mata Fandi, ia juga tak mau menanyakan masalah putra nya semakin jauh, Mama Mira hanya khawatir dengan kandungan menantunya yang sebentar lagi akan melahirkan.


" Sekarang Mama makanlah, habis ini Fandi akan mengantar Mama kerumah Fandi ", Ujar Fandi merayu Mama nya.


Mama Mira akhirnya mau untuk makan karena Fandi sudah merayunya terlebih dahulu.


Seharusnya Fandi mengerti dengan hormon kehamilan Alisa ,sikap nya bisa jadi sering berubah-ubah dan terkadang membuat kita menjadi sangat kesal.


Dan Fandi juga harus extra sabar jika Alisa menginginkan sesuatu yang terkadang bisa di luar nalar pemikiran kita.


Mama Mira dan Fandi makan dalam diam, tidak ada perkataan apapun, hanya suara dentingan sendok dan suara dari para pengunjung lain yang terdengar dari telinga Fandi.


Setelah selesai, Fandi meminta Mama nya untuk menunggunya sebentar, Fandi kemudian mengajak Mama nya untuk masuk kedalam ruangannya dan istirahat sebentar sambil menunggu Fandi menyelesaikan pekerjaannya.


Pak Rizal juga sudah pulang setelah Fandi memintanya untuk pulang terlebih dahulu.


Mama Mira yang berada di dalam ruangan putranya terlihat takjub dengan ruangan tersembunyi yang ada di dalam ruangan tersebut.


" Kapan kamu merenovasi ini Fand??", Tanya Mama Mira yang masih duduk di atas ranjang king size tersebut.


" Hampir dua bulan yang lalu mah ",Ujar Fandi.


'Ruangan ini Fandi peruntukan untuk Alisa jika Alisa ikut bersama Fandi ke resto, Fandi terkadang kasihan melihat Alisa yang tidur disofa, jadi Fandi meminta untuk di buatkan kamar yang terhubung langsung dengan ruangan ini mah ", Ujar Fandi melanjutkan.


Mam Mira kemudian merebahkan tubuhnya di ranjang yang empuk tersebut, dan tak lama kemudian Fandi sudah berjalan menghampiri sang Mama.

__ADS_1


" Mah Fandi sudah selesai ", Ujar Fandi.


Fandi sengaja menyelesaikan pekerjaannya dengan cepat karena tak mau mamanya menunggu terlalu lama.


Fandi akhirnya menyelesaikan pekerjaannya dan segera mengajak Mamanya untuk pulang kerumahnya.


Fandi keluar dari Resto sebelum jam makan siang, tentunya ini akan menjadi kejutan untuk istrinya karena Fandi jarang sekali pulang terlalu cepat seperti ini.


Fandi masih berkonsentrasi pada jalanan yang ada didepannya.


Fandi juga sekilas melirik Mama nya dari kaca spion mobil nya.


Wajah Mama Mira kini terlihat lebih santai dari awal pertemuan nya dengan Fandi tadi di Resto,


Wajah Mama Mira sekarang lebih banyak menyunggingkan senyumnya.


" Mah, kita mampir dulu ke supermarket ya", Ujar Fandi


Mama Mira hanya mengangguk tanpa berkata apapun kepada Fandi, tak lama kemudian Fandi membelokkan mobilnya setelah sampai ditempat yang dituju.


Mama Mira berjalan terlebih dahulu dan Fandi mengikuti nya dari belakang.


Mama Mira ingin mengetahui apa saja yang akan di beli oleh putranya tersebut untuk istrinya.


Terlihat Fandi mengambil beberapa susu ibu hamil dengan varian rasa yang berbeda.


Fandi kemudian juga mengambil berbagai macam camilan yang tentu saja sangat disukai oleh istrinya.


Setelah troli belanjaannya sudah penuh, kemudian Fandi segera berjalan menuju ke arah meja kasir.


Pegawai supermarket pun tengah sibuk mentotal barang belanjaan Fandi, Fandi pun terlihat dengan sabar menunggu batang belanjaannya selesai.


Setelah semuanya sudah dibayar, Fandi kini keluar dengan menenteng dua buah kresek besar belanjaannya.


Fandi kemudian menaruh barang belanjaannya di kok mobilnya paling belakang, setelah semuanya selesai Fandi dan Mama nya kembali melanjutkan perjalanannya menuju ke rumah Fandi dan Alisa.


Tak sampai satu jam perjalanan mereka sudah sampai di halaman rumah Fandi.


Mama Mira yang sudah tidak sabar ingin bertemu dan mengetahui keadaan Alisa dengan segera Mama Mira turun dari mobil Fandi.


Fandi pun mengikuti langkah Mama nya dari belakang sambil membawa barang belanjaannya ke dalam.


Setelah pintu terbuka Mama Mira dan Fandi pun segera masuk kedalam rumah untuk mencari Alisa yang kini masih sibuk dengan barang-barang yang akan di kenakan oleh bayinya nanti.

__ADS_1


__ADS_2